Editor
KOMPAS.com — Bekerja mencari nafkah memang berpotensi bernilai ibadah dalam Islam. Namun, nilai ibadah itu tidak datang secara otomatis begitu saja tanpa syarat.
Hal ini dipaparkan oleh Mariana Binti Mohd Ismail dari Universiti Islam Antarabangsa Malaysia dalam jurnal "Prinsip Bekerja Sebagai Ibadah Menurut Perspektif Islam", yang dimuat di jurnal World of Work.
Dalam jurnal itu disebutkan, ada empat syarat utama yang harus dipenuhi agar suatu pekerjaan dapat dikategorikan sebagai ibadah yang berpahala.
Baca juga: Jangan Keliru, Bekerja Cari Nafkah Juga Bagian dari Ibadah
Menurut Mariana, jika suatu aktivitas bertentangan dengan syariat baik secara langsung maupun tidak langsung, maka aktivitas tersebut tidak mungkin dianggap sebagai ibadah.
Aktivitas muamalah sehari-hari sebenarnya tetap sah dilakukan meski tanpa niat beribadah. Namun agar mendapatkan ganjaran pahala, pekerjaan tersebut harus diniatkan sebagai ibadah kepada Allah SWT.
"Niat itu mengubah sesuatu amalan dari 'adah (kebiasaan) kepada ibadah," tulis Mariana, mengutip pandangan al-Suyuti (1983).
Suatu pekerjaan tidak bisa menjadi ibadah jika sampai membuat seseorang meninggalkan kewajiban pokok yang diperintahkan Allah SWT, seperti shalat lima waktu.
Mariana menjelaskan, sebagaimana shalat harus dikerjakan dengan khusyuk dan sempurna, pekerjaan sehari-hari pun harus dilakukan dengan penuh ketekunan dan sesuai aturan yang berlaku.
Ia mengutip hadis riwayat al-Bayhaqi yang berbunyi, "Sesungguhnya Allah SWT menyukai apabila seseorang bekerja, ia memperelokkan kerjanya."
Jurnal tersebut turut mengutip hadis yang mengoreksi pandangan para sahabat Nabi Muhammad SAW tentang seorang lelaki pekerja keras.
Ketika para sahabat berharap orang tersebut bekerja di jalan Allah, Rasulullah SAW menjawab bahwa bekerja untuk menafkahi anak kecil, orang tua yang sudah lanjut usia, maupun diri sendiri, semuanya termasuk fi sabilillah (di jalan Allah), kecuali jika diniatkan untuk riya atau membanggakan diri.
Dengan empat syarat tersebut, kerja tidak lagi dipandang sebagai rutinitas semata, melainkan sarana meraih pahala jika dilakukan dengan cara yang benar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang