Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Willie Salim Belajar Agama ke KH Cholil Nafis di Pesantren Depok

Kompas.com, 3 Agustus 2026, 08:53 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Kreator konten populer Willie Salim memperlihatkan sisi lain dari aktivitasnya dengan menyempatkan diri bersilaturahmi sekaligus belajar agama kepada Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis.

Momen tersebut berlangsung saat Willie menghadiri Mujahadah Sabtiyah di Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026).

Berbeda dari konten hiburan yang kerap dibagikan di media sosial, kali ini Willie tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah, pembacaan ratib, hingga kajian kitab bersama para santri.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @willie27_, Willie mengaku bersyukur dapat belajar langsung dari KH Cholil Nafis.

Baca juga: Mengintip Tren Fesyen Muslim Gen Z 2026, Terinspirasi Gaya Korea

"Silaturahim dan belajar langsung dari Kyai pondok pesantren sekaligus Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH M Cholil Nafis. Dijamu dengan baik dan bisa bertemu dengan para santri. Terima kasih untuk ilmunya. Semoga bisa bermanfaat," tulis Willie dalam unggahannya.

Ikut Ratib hingga Kajian Kitab

Dalam majelis yang dipimpin langsung KH M Cholil Nafis, Willie mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak pagi.

Acara diawali dengan pembacaan ratib, kemudian dilanjutkan kajian kitab Mau'izhatul Mu'minin min Ihya' Ulumiddin, salah satu kitab yang berisi nasihat-nasihat keislaman.

Majelis tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan figur publik, di antaranya Ustaz Derry Sulaiman, Vincen, Ustaz Muhay, Ustaz Agus Edward, serta Habib Fachri Jamalullail.

Usai pelaksanaan ibadah dan kajian, para peserta melanjutkan kebersamaan melalui diskusi santai hingga menjelang waktu Zuhur.

KH Cholil Nafis mengatakan suasana diskusi berlangsung hangat dengan perpaduan dakwah, dialog, dan canda yang mencairkan suasana.

Santri Antusias Bertemu Willie Salim

Kehadiran Willie Salim juga menarik perhatian para santri Pondok Pesantren Cendekia Amanah.

Setelah mengetahui kreator konten yang mereka kenal hadir di lingkungan pesantren, para santri tampak antusias menyambut dan mengajak Willie berfoto bersama.

Willie pun melayani permintaan swafoto para santri dengan ramah di sela-sela kegiatan.

Interaksi tersebut menambah suasana akrab dalam kegiatan Mujahadah Sabtiyah yang memang terbuka untuk masyarakat umum.

Mujahadah Sabtiyah Digelar Rutin Sejak 2015

KH Cholil Nafis menjelaskan, Mujahadah Sabtiyah merupakan majelis rutin yang telah berlangsung setiap Sabtu pagi sejak 2015.

Baca juga: Apakah Anak Piatu Berhak Mendapat Santunan seperti Anak Yatim? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah

Selain menjadi wadah ibadah dan kajian kitab, majelis ini terbuka bagi masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk tokoh publik, influencer, hingga siapa saja yang ingin bersilaturahmi dan memperdalam ilmu agama.

Menurut KH Cholil, keterbukaan tersebut diharapkan dapat memperluas syiar Islam sekaligus menjadi ruang belajar bersama dalam suasana yang hangat, inklusif, dan penuh kekeluargaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kisah Bencana yang Diungkap dalam Al-Quran dan Hadis, dari Banjir hingga Wabah
Kisah Bencana yang Diungkap dalam Al-Quran dan Hadis, dari Banjir hingga Wabah
Aktual
Peristiwa Rabiul Awal: Mengenang Momen Rasulullah Lahir hingga Wafat
Peristiwa Rabiul Awal: Mengenang Momen Rasulullah Lahir hingga Wafat
Aktual
Doa Upacara 17 Agustus 2026, Teks Lengkap untuk Peringatan HUT ke-81 RI
Doa Upacara 17 Agustus 2026, Teks Lengkap untuk Peringatan HUT ke-81 RI
Doa dan Niat
Nama dan Gelar Nabi Muhammad SAW Beserta Maknanya
Nama dan Gelar Nabi Muhammad SAW Beserta Maknanya
Aktual
Menjawab Mitos Larangan Menikah di Bulan Rabiul Awal, Ini Hukum Islam dan Penjelasannya
Menjawab Mitos Larangan Menikah di Bulan Rabiul Awal, Ini Hukum Islam dan Penjelasannya
Aktual
Kisah Pemuda Pendosa yang Dimuliakan karena Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Kisah Pemuda Pendosa yang Dimuliakan karena Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Aktual
Apa Itu Sutrah dalam Shalat? Kenali Fungsi dan Hukumnya Menggunakannya
Apa Itu Sutrah dalam Shalat? Kenali Fungsi dan Hukumnya Menggunakannya
Aktual
Hukum Imam Salat Sambil Duduk, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Hukum Imam Salat Sambil Duduk, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Aktual
Daun Sirih Disulap Jadi Sabun, Cara Mahasiswa Muhammadiyah Ajari Siswa Hidup Bersih
Daun Sirih Disulap Jadi Sabun, Cara Mahasiswa Muhammadiyah Ajari Siswa Hidup Bersih
Aktual
Jelang Muktamar NU, Ali Masykur Musa: Semangat Kebangsaan Tak Boleh Luntur
Jelang Muktamar NU, Ali Masykur Musa: Semangat Kebangsaan Tak Boleh Luntur
Aktual
Jangan Jegal Gus Yahya dan Gus Salam dengan Tafsir Aturan
Jangan Jegal Gus Yahya dan Gus Salam dengan Tafsir Aturan
Aktual
Dari Iqra hingga Jurnalisme, Haedar Nashir: Islam Punya Tradisi Literasi yang Kuat
Dari Iqra hingga Jurnalisme, Haedar Nashir: Islam Punya Tradisi Literasi yang Kuat
Aktual
Doa Naik Kendaraan dan Bepergian: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Naik Kendaraan dan Bepergian: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Harian
Apakah Kentut dari Kemaluan Membatalkan Wudhu? Ini Pendapat Para Ulama
Apakah Kentut dari Kemaluan Membatalkan Wudhu? Ini Pendapat Para Ulama
Aktual
33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat dari Soetta, Kemenhaj Ungkap Travel Diduga Tak Berizin
33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat dari Soetta, Kemenhaj Ungkap Travel Diduga Tak Berizin
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar