Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Ibu Perancis di Pangandaran: Pilih “Cukup”, Homestay Murahnya Jadi Inspirasi

Kompas.com, 4 April 2026, 08:45 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com — Di tengah dunia yang terus mendorong orang untuk meraih lebih banyak harta, kisah seorang perempuan asal Prancis yang menetap di Pangandaran justru mengajarkan arti hidup yang sederhana namun penuh makna: merasa cukup.

Adalah Catherine Hirigoyen-Efendi, perempuan yang datang ke Indonesia pada 1980-an dan kini telah menjadi warga negara Indonesia.

Ia memilih tinggal di Pangandaran dan membangun usaha penginapan sederhana yang dikelolanya dengan hati, nama penginapannya adalah Mini Tiga Homestay.

Kisah ini viral setelah dibagikan oleh putrinya, Laura Hermawati, melalui media sosial Instagram @laurahermawati.

Baca juga: Generasi “Side Hustle” Saudi: Kerja Kantoran Tak Lagi Cukup, Anak Muda Kejar Passion dan Cuan Sekaligus

Dalam ceritanya, Laura mengungkapkan bahwa harga homestay milik sang ibu hampir tidak berubah sejak pertama kali dibuka—mulai Rp180.000 per malam, bahkan sudah termasuk sarapan.

Bagi sebagian orang, keputusan itu mungkin terdengar tidak masuk akal di tengah biaya hidup yang terus meningkat. Namun bagi Catherine, bisnis bukan semata soal keuntungan.

Ia mengaku sengaja mempertahankan harga murah karena menganggap para tamu seperti keluarga sendiri. Rasa empati kepada pengunjung juga menjadi alasan kuat di balik pilihannya.

“Bisnis itu bukan untuk mengejar uang terus-menerus. Yang penting cukup untuk hidup,” begitu prinsip yang dipegangnya.

Laura pun merangkum filosofi hidup sang ibu dalam satu kata sederhana namun dalam: cukup.

“Di dunia yang selalu mendorong lebih, mamaku memilih cukup,” ujar Laura.

Qanaah: Saat “Cukup” Jadi Kekayaan Sejati

Kisah Catherine seolah menjadi gambaran nyata dari konsep qanaah dalam Islam—yakni sikap merasa cukup atas rezeki yang diberikan.

Dalam pandangan ini, kekayaan tidak diukur dari banyaknya harta, melainkan dari ketenangan hati. Bahkan, para ulama menyebut qanaah sebagai “harta yang tak pernah habis”.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa orang yang beruntung adalah mereka yang diberi rezeki secukupnya (kafaf) dan hati yang qanaah.

Dengan sikap ini, seseorang bisa merasakan kebahagiaan tanpa harus terus-menerus mengejar dunia.

Teladan serupa juga ditunjukkan oleh Hakim bin Hizam, sahabat Nabi yang memilih hidup tanpa bergantung pada pemberian orang lain setelah memahami bahwa harta bisa membuat manusia tak pernah merasa puas.

Bahagia Tak Harus Berlebih

Di era modern, ketika gaya hidup sering kali identik dengan kemewahan, kisah Catherine justru menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari angka di rekening.

Hidup sederhana, cukup, dan penuh syukur justru menghadirkan ketenangan yang sulit dibeli.

Apa yang dilakukan Catherine mungkin tampak kecil—sekadar mempertahankan harga penginapan murah.

Baca juga: Alam Barzakh: Kehidupan Setelah Kematian yang Pasti Dilalui Setiap Manusia

Namun di balik itu, ada nilai besar: tentang empati, kesederhanaan, dan keberanian untuk tidak mengikuti arus.

Pada akhirnya, seperti pesan yang disampaikan Laura, menjadi kaya bukanlah tentang memiliki segalanya.

Melainkan tentang tidak lagi merasa kekurangan—karena hati sudah memilih untuk cukup.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Indonesia Punya 240 Juta Muslim, Anggito Ungkap Urgensi Danantara Syariah
Indonesia Punya 240 Juta Muslim, Anggito Ungkap Urgensi Danantara Syariah
Aktual
Jejak Kehangatan Kak Bund, dari Kantin sampai Sujud di Nabawi…
Jejak Kehangatan Kak Bund, dari Kantin sampai Sujud di Nabawi…
Aktual
Potensi Ekonomi Syariah Tembus Rp 2.000 Triliun, KUII VIII Dorong Danantara Syariah
Potensi Ekonomi Syariah Tembus Rp 2.000 Triliun, KUII VIII Dorong Danantara Syariah
Aktual
Doa Sebelum dan Sesudah Makan Lengkap dengan Arti serta Adab Makan dalam Islam
Doa Sebelum dan Sesudah Makan Lengkap dengan Arti serta Adab Makan dalam Islam
Doa dan Niat
Doa Masuk dan Keluar Masjid Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Adab yang Dianjurkan
Doa Masuk dan Keluar Masjid Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Adab yang Dianjurkan
Doa dan Niat
Husnul Khatimah atau Khusnul Khotimah? Ini Penulisan yang Benar Beserta Maknanya
Husnul Khatimah atau Khusnul Khotimah? Ini Penulisan yang Benar Beserta Maknanya
Aktual
Doa Meminta Husnul Khatimah Lengkap: Arab, Latin, Arti, dan Amalan agar Wafat dalam Keadaan Baik
Doa Meminta Husnul Khatimah Lengkap: Arab, Latin, Arti, dan Amalan agar Wafat dalam Keadaan Baik
Doa dan Niat
Benarkah Peminum Miras Shalatnya Tidak Diterima Selama 40 Hari? Ini Penjelasan Hadis dan Ulama
Benarkah Peminum Miras Shalatnya Tidak Diterima Selama 40 Hari? Ini Penjelasan Hadis dan Ulama
Aktual
Hukum Mengumandangkan Adzan untuk Jenazah Saat Dimakamkan, Begini Penjelasan Ulama
Hukum Mengumandangkan Adzan untuk Jenazah Saat Dimakamkan, Begini Penjelasan Ulama
Aktual
Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Hadis Anjuran Membacanya
Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Hadis Anjuran Membacanya
Doa dan Niat
4 Keutamaan Menjaga Wudhu, dari Penghapus Dosa hingga Menjadi Cahaya di Hari Kiamat
4 Keutamaan Menjaga Wudhu, dari Penghapus Dosa hingga Menjadi Cahaya di Hari Kiamat
Aktual
Doa Setelah Adzan dan Iqomah Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa Setelah Adzan dan Iqomah Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa dan Niat
Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas: Setara Sepertiga Al-Quran hingga Dibangunkan Rumah di Surga
Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas: Setara Sepertiga Al-Quran hingga Dibangunkan Rumah di Surga
Aktual
Menko Zulhas Prioritaskan MBG untuk Pesantren dan Wilayah 3T
Menko Zulhas Prioritaskan MBG untuk Pesantren dan Wilayah 3T
Aktual
Ketua MPR: Transformasi Pesantren Bukan Lagi Pilihan, tetapi Keharusan
Ketua MPR: Transformasi Pesantren Bukan Lagi Pilihan, tetapi Keharusan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar