Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rutin Baca Al-Waqiah, Benarkah Bisa Melancarkan Rezeki?

Kompas.com, 4 April 2026, 13:00 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, banyak umat Islam mencari ketenangan melalui amalan-amalan sederhana namun penuh makna. Salah satu yang paling populer adalah membaca Surat Al-Waqiah secara rutin setiap hari.

Amalan ini tidak hanya diwariskan secara turun-temurun, tetapi juga diperkuat oleh berbagai riwayat ulama dan literatur keislaman yang menempatkannya sebagai salah satu bentuk ikhtiar spiritual dalam menjaga keberkahan hidup, terutama terkait rezeki dan ketenangan batin.

Lantas, benarkah membaca Surat Al-Waqiah setiap hari memiliki keutamaan khusus? Bagaimana penjelasan para ulama dan apa makna yang terkandung di baliknya?

Baca juga: Surat Yasin: Arab, Latin dan Artinya

Surat Al-Waqiah: Gambaran Dahsyat Hari Akhir

Surat Al-Waqiah merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang tergolong Makkiyah, yakni diturunkan sebelum hijrah Nabi ke Madinah.

Kandungannya banyak membahas peristiwa hari kiamat serta pembagian manusia berdasarkan amalnya.

Dalam tafsir Al-Misbah, Quraish Shihab menjelaskan bahwa Surat Al-Waqiah menggambarkan tiga golongan manusia, golongan yang paling dekat dengan Allah (as-sabiqun), golongan kanan (ashabul yamin), dan golongan kiri (ashabul syimal). Pembagian ini menjadi refleksi mendalam tentang arah kehidupan manusia.

Sementara itu, dalam kitab Marah Labid, Syekh Nawawi Al-Bantani menegaskan bahwa surat ini memiliki kandungan akidah yang kuat, sekaligus menjadi pengingat agar manusia tidak terlena oleh kehidupan dunia.

Baca juga: Rahasia Rezeki Lancar dari Surat Al Waqiah: Amalan Pesantren yang Banyak Diamalkan

Riwayat Hadis tentang Keutamaan Al-Waqiah

Keutamaan membaca Surat Al-Waqiah sering dikaitkan dengan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi:

“Barang siapa membaca Surat Al-Waqiah setiap malam, maka ia tidak akan tertimpa kefakiran.”

Riwayat serupa juga dinisbatkan kepada sahabat Abdullah bin Mas'ud, yang dikenal sebagai salah satu ahli Al-Qur’an.

Ia bahkan mengajarkan surat ini kepada keluarganya sebagai amalan perlindungan dari kesulitan hidup.

Meski sebagian ulama menilai kualitas hadis ini sebagai dhaif, banyak yang tetap membolehkannya dalam konteks fadhailul a’mal (keutamaan amalan).

Dalam kitab Al-Adzkar, Imam Nawawi menegaskan bahwa hadis dhaif dapat diamalkan selama tidak berkaitan dengan hukum halal-haram dan memiliki dasar umum dalam syariat.

Perspektif Ulama tentang Rezeki dan Al-Waqiah

Kaitan antara Surat Al-Waqiah dan kelapangan rezeki tidak bisa dilepaskan dari pemahaman bahwa rezeki bersumber dari Allah SWT. Membaca Al-Waqiah menjadi sarana untuk memperkuat keyakinan tersebut.

Dalam buku Khulashoh Nurul Yaqin, Sayyid Alawi Al-Maliki menjelaskan bahwa amalan-amalan Al-Qur’an memiliki efek spiritual yang nyata bagi pelakunya, termasuk dalam membuka pintu rezeki.

Pandangan ini diperkuat dalam buku Fadhail Al-Qur’an karya Ibnu Katsir, yang menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an dengan penuh keimanan dapat mendatangkan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, para ulama juga mengingatkan bahwa rezeki tidak selalu berbentuk materi. Ia bisa hadir dalam bentuk kesehatan, ketenangan hati, kemudahan urusan, hingga perlindungan dari musibah.

Baca juga: Surat Yunus Ayat 40–41: Arab, Latin, Arti, Tafsir dan Makna Mendalam tentang Keimanan

Tradisi Membaca Al-Waqiah di Tengah Masyarakat

Di berbagai daerah, membaca Surat Al-Waqiah telah menjadi tradisi yang hidup. Banyak keluarga menjadikannya sebagai amalan rutin setelah salat Maghrib atau sebelum tidur.

Tradisi ini bukan sekadar ritual, tetapi juga bentuk pendidikan spiritual dalam keluarga. Anak-anak diajarkan untuk dekat dengan Al-Qur’an sejak dini, sekaligus memahami bahwa kehidupan tidak lepas dari campur tangan Ilahi.

Dalam praktiknya, bacaan Al-Waqiah sering disertai doa khusus yang memohon kecukupan dan dijauhkan dari ketergantungan kepada manusia.

Doa Pendamping: Memohon Kecukupan kepada Allah

Salah satu doa yang sering dibaca setelah Al-Waqiah berbunyi:

اَللّٰهُمَّ صُنْ وُجُوْهَنَا بِالْيَسَارِ، وَلَا تَبْتَذِلْهَا بِالْاِقْتَارِ، فَنَسْأَلَ شَرَّ خَلْقِكَ، وَنُبْتَلَى بِحَمْدِ مَنْ أَعْطَى، وَذَمِّ مَنْ مَنَعَ، وَأَنْتَ مِنْ وَرَاءِ ذٰلِكَ كُلِّهِ وَلِيُّ الْإِعْطَاءِ وَالْمَنْعِ.

Allahumma shun wujuhana bil-yasār, wa lā tabtadzilhā bil-iqtār, fana’s-alu syarra khalqik, wa nubtalā bihamdi man a‘thā wa dzammi man mana‘, wa anta min warā’i dzālika kullihi waliyyul-i‘thā’i wal-man‘.

“Ya Allah, peliharalah wajah-wajah kami dengan kecukupan, dan jangan Engkau hinakan dengan kekurangan. Sehingga kami terpaksa meminta kepada makhluk-Mu yang buruk, lalu diuji dengan memuji orang yang memberi dan mencela orang yang tidak memberi. Padahal Engkaulah di balik semua itu Pemilik keputusan dalam memberi maupun menahan.”

Doa ini mengandung permohonan agar Allah menjaga kehormatan manusia dengan kecukupan, serta menjauhkan dari kondisi yang memaksa seseorang bergantung kepada orang lain.

Dalam perspektif tasawuf, doa semacam ini mencerminkan keseimbangan antara usaha lahir dan ketergantungan batin kepada Allah SWT.

Makna Spiritual: Lebih dari Sekadar Rezeki

Membaca Surat Al-Waqiah sejatinya bukan hanya tentang mengejar kelapangan rezeki. Lebih dari itu, ia adalah sarana membangun kesadaran bahwa kehidupan dunia bersifat sementara.

Ayat-ayat dalam surat ini mengingatkan manusia tentang kepastian hari akhir, sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab atas setiap perbuatan.

Dalam buku Tazkiyatun Nafs, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dijelaskan bahwa hati yang dekat dengan Al-Qur’an akan lebih tenang dan tidak mudah gelisah oleh urusan dunia.

Baca juga: Surat Yusuf Ayat 4: Arab, Latin, Arti, Tafsir Lengkap dan Maknanya dalam Kehidupan

Dampak Psikologis dan Sosial

Menariknya, kebiasaan membaca Al-Waqiah juga memiliki dampak psikologis. Rutinitas ini membantu menenangkan pikiran, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan rasa optimisme.

Secara sosial, orang yang terbiasa dengan amalan ini cenderung memiliki sikap lebih sabar, dermawan, dan tidak mudah putus asa.

Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan spiritual dapat bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Amalan Pendukung untuk Membuka Rezeki

Para ulama menekankan bahwa membaca Al-Waqiah sebaiknya diiringi dengan amalan lain, seperti:

  • Memperbanyak istighfar
  • Bersedekah secara rutin
  • Menjaga salat tepat waktu
  • Membaca shalawat kepada Nabi

Amalan-amalan ini saling melengkapi dan memperkuat ikhtiar seorang Muslim dalam meraih keberkahan hidup.

Konsistensi sebagai Kunci Keberkahan

Keutamaan membaca Surat Al-Waqiah setiap hari pada akhirnya kembali pada satu hal: istiqamah.

Amalan yang sederhana akan memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten dan penuh keikhlasan.

Di tengah ketidakpastian hidup, Surat Al-Waqiah menjadi pengingat bahwa rezeki, kehidupan, dan masa depan berada dalam kendali Allah SWT.

Bagi mereka yang menjadikannya sebagai bagian dari rutinitas harian, bukan hanya harapan akan kelapangan rezeki yang didapat, tetapi juga ketenangan jiwa yang sulit dinilai dengan materi.

Dan mungkin di situlah letak keutamaan yang sesungguhnya, ketika hati menjadi lebih dekat kepada Sang Pemberi rezeki, bukan sekadar mengejar apa yang diberikan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menhaj Genjot Digitalisasi Haji 2026, Luncurkan Aplikasi hingga Perketat Pengawasan
Menhaj Genjot Digitalisasi Haji 2026, Luncurkan Aplikasi hingga Perketat Pengawasan
Aktual
Prabowo Minta Terminal Haji Khusus di Arab Saudi, Masa Tunggu Dipangkas
Prabowo Minta Terminal Haji Khusus di Arab Saudi, Masa Tunggu Dipangkas
Aktual
Biaya Haji 2026 Dipastikan Tidak Naik, Menhaj: Negara Tanggung Penyesuaian
Biaya Haji 2026 Dipastikan Tidak Naik, Menhaj: Negara Tanggung Penyesuaian
Aktual
Garuda dan Saudia Airlines Ajukan Kenaikan, Biaya Haji Dievaluasi Ulang
Garuda dan Saudia Airlines Ajukan Kenaikan, Biaya Haji Dievaluasi Ulang
Aktual
Makkah Bersolek Besar-besaran: Bandara Baru dan Metro Disiapkan, Layanan Jemaah Ditargetkan Makin Nyaman
Makkah Bersolek Besar-besaran: Bandara Baru dan Metro Disiapkan, Layanan Jemaah Ditargetkan Makin Nyaman
Aktual
Keberangkatan Petugas Haji 2026 Tetap Sesuai Jadwal, Pemerintah Siapkan Mitigasi Konflik Timur Tengah
Keberangkatan Petugas Haji 2026 Tetap Sesuai Jadwal, Pemerintah Siapkan Mitigasi Konflik Timur Tengah
Aktual
683 Calon Jemaah Haji Kuningan 2026 Siap Berangkat, Terbagi Jadi Dua Kloter
683 Calon Jemaah Haji Kuningan 2026 Siap Berangkat, Terbagi Jadi Dua Kloter
Aktual
Jemaah Haji dan Umrah Pemegang Kartu Nusuk Kini Bisa Dapat Diskon dan Penawaran Khusus di Arab Saudi
Jemaah Haji dan Umrah Pemegang Kartu Nusuk Kini Bisa Dapat Diskon dan Penawaran Khusus di Arab Saudi
Aktual
Apa Itu Skema Murur dan Tanazul? Ini Pengertian dan Penerapannya untuk Jemaah Haji Reguler 2026
Apa Itu Skema Murur dan Tanazul? Ini Pengertian dan Penerapannya untuk Jemaah Haji Reguler 2026
Aktual
Sejarah Jembatan King Fahd: Nadi Persaudaraan Saudi-Bahrain Sejak 1986
Sejarah Jembatan King Fahd: Nadi Persaudaraan Saudi-Bahrain Sejak 1986
Aktual
6 Teks Sambutan Walimatussafar untuk Persiapan Keberangkatan Haji 2026 Penuh Doa dan Harapan
6 Teks Sambutan Walimatussafar untuk Persiapan Keberangkatan Haji 2026 Penuh Doa dan Harapan
Aktual
Saudi Setop Akses Jembatan King Fahd, Waspada Ancaman Keamanan
Saudi Setop Akses Jembatan King Fahd, Waspada Ancaman Keamanan
Aktual
Unik! Negara Kecil di Eropa Ini Mayoritas Penduduknya Hampir 100% Muslim
Unik! Negara Kecil di Eropa Ini Mayoritas Penduduknya Hampir 100% Muslim
Aktual
Ke Arab Saudi, Delegasi Indonesia Intip Peluang Emas di Industri Mawar Dunia
Ke Arab Saudi, Delegasi Indonesia Intip Peluang Emas di Industri Mawar Dunia
Aktual
Tabula Rogeriana, Peta Dunia Karya Ilmuwan Muslim yang Mengubah Peradaban
Tabula Rogeriana, Peta Dunia Karya Ilmuwan Muslim yang Mengubah Peradaban
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com