Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Siapkan Transportasi Haji 2026: 3,1 Juta Kursi dan 12.000 Penerbangan untuk Layani Tamu Allah

Kompas.com, 20 April 2026, 20:17 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Gulf News

KOMPAS.com - Arab Saudi mulai mengaktifkan kesiapan tertinggi di sektor transportasi menjelang musim Haji 1447 H atau Haji 2026.

Persiapan dilakukan untuk melayani jutaan jemaah dari berbagai negara yang akan datang ke Tanah Suci.

Pemerintah menyiapkan sistem transportasi terintegrasi melalui jalur udara, darat, laut, dan kereta api.

Baca juga: Jelang Haji 2026, Arab Saudi Tangkap 14 Ribu Pelanggar dalam Sepekan

Langkah ini ditujukan agar mobilitas jemaah berlangsung aman, lancar, dan tertib selama musim haji.

Dilansir dari Gulf News (18/4/2026), Kementerian Transportasi dan Logistik Arab Saudi menyatakan seluruh persiapan dilakukan melalui pendekatan terpadu yang menghubungkan semua moda transportasi.

Sistem ini dirancang untuk memberikan perjalanan ibadah yang nyaman dan aman bagi para jemaah dari seluruh dunia.

Baca juga: Arab Saudi Kembali Tegaskan Sanksi bagi Jemaah Ilegal, Haji 2026 Wajib Pakai Izin Resmi

3,1 Juta Kursi Dialokasikan pada Penerbangan Haji  

Sektor penerbangan menjadi tulang punggung kedatangan jemaah internasional ke Arab Saudi. Pemerintah menyiapkan kapasitas besar untuk mengakomodasi arus masuk jemaah haji tahun ini.

Sebanyak lebih dari 3,1 juta kursi penerbangan telah dialokasikan bagi jemaah haji. Kapasitas tersebut didukung lebih dari 12.000 penerbangan reguler dan charter.

Otoritas setempat juga menurunkan tim pengawas untuk memastikan maskapai dan bandara memenuhi standar pelayanan serta performa operasional selama musim haji.

Enam Bandara Beroperasi Khusus Layani Jemaah Haji

Arab Saudi menetapkan enam bandara utama sebagai pintu masuk penerbangan haji. Seluruh operasional didukung lebih dari 22.000 petugas.

Pemerintah juga meluncurkan layanan baru berupa baggage-free traveller yang memungkinkan bagasi dikirim langsung dari lokasi penginapan jemaah.

Selain itu, distribusi air zamzam melalui sistem pengiriman awal juga diperluas guna mempercepat pelayanan kepada jemaah.

Maskapai Nasional Arab Saudi Tambah Kapasitas Penumpang

Maskapai nasional Arab Saudi ikut meningkatkan kapasitas angkut selama musim haji. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi tingginya kebutuhan transportasi udara.

Saudia menyediakan lebih dari satu juta kursi dengan dukungan layanan digital modern.

Sementara itu, flynas menyatakan siap mengangkut ratusan ribu jemaah, termasuk lebih dari 147.000 penumpang dari 20 destinasi internasional.

Kereta Jadi Andalan Antar Jamaah ke Lokasi Suci

Transportasi kereta akan memegang peran penting dalam mobilitas jemaah di area haji. Moda ini disiapkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas darat.

Saudi Arabia Railways menjadwalkan lebih dari 2.000 perjalanan Kereta Mashair.

Layanan ini diperkirakan mengangkut lebih dari dua juta penumpang antara Mina, Muzdalifah, dan Arafah.

Sementara itu, Kereta Cepat Haramain akan mengoperasikan 5.308 perjalanan dengan kapasitas lebih dari 2,2 juta kursi.

Jalur ini menghubungkan Mekkah dan Madinah melalui Bandara Internasional King Abdulaziz.

Transportasi Jalan Raya, Bus, dan Taksi Diperkuat

Di jalur darat, pemerintah melakukan pemeliharaan besar-besaran untuk menunjang keselamatan jemaah.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembersihan lebih dari 56 juta meter kubik gundukan pasir, perawatan 178.000 unit lampu jalan, serta pemasangan lebih dari 4.000 rambu penunjuk arah dan peringatan.

Transportasi umum juga diperkuat melalui armada lebih dari 33.000 bus dan 5.000 taksi.

Selain itu, inspeksi lapangan ditingkatkan untuk memastikan seluruh kendaraan memenuhi standar keselamatan.

Layanan Logistik dan Pelabuhan Disiagakan

Selain transportasi penumpang, Arab Saudi juga memperbesar kapasitas layanan logistik dan pengiriman barang.

Saudi Post mengerahkan armada truk, kendaraan distribusi, skuter listrik, dan sepeda motor untuk mendukung operasional di kawasan padat seperti bandara dan rumah sakit.

Di sektor laut, fasilitas Pelabuhan Islam Jeddah juga telah disiapkan untuk menerima kedatangan jemaah dengan tim khusus yang mempercepat prosedur layanan.

Tim Darurat Siaga 24 Jam

Pusat Keselamatan Transportasi Nasional menyatakan tim tanggap darurat akan bekerja sepanjang waktu di seluruh sektor transportasi.

Petugas disiagakan 24 jam untuk melakukan respons cepat apabila terjadi insiden selama musim haji berlangsung.

Dengan kesiapan menyeluruh ini, Arab Saudi menargetkan pelayanan Haji 2026 berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi jutaan jemaah.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Imam Masjid Al-Aqsa: Tugas Imam Tak Berhenti pada Memimpin Shalat
Imam Masjid Al-Aqsa: Tugas Imam Tak Berhenti pada Memimpin Shalat
Aktual
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar