Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

260 Jemaah dari Iran Mulai Tiba di Arab Saudi untuk Laksanakan Ibadah Haji

Kompas.com, 28 April 2026, 22:55 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Gulf News

KOMPAS.com - Arab Saudi mulai menerima kedatangan jemaah haji dari berbagai negara untuk musim haji tahun ini.

Salah satu rombongan awal yang tiba berasal dari Iran. Kedatangan tersebut menandai dimulainya partisipasi Iran dalam penyelenggaraan haji 2026 setelah seluruh izin resmi diselesaikan.

Dilansir dari Gulf News, sekitar 30 ribu jemaah dari Iran dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci di musim haji tahun ini.

Baca juga: Iran Puji Layanan Haji Arab Saudi, 30 Ribu Jamaah Siap Tiba di Tanah Suci

Adapun kelompok pertama jemaah haji Iran berjumlah sekitar 260 orang telah tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz pada Minggu (26/4/2026) waktu setempat.

Kedatangan ini menandai dimulainya partisipasi Iran dalam musim haji tahun ini setelah memperoleh persetujuan yang diperlukan dari otoritas terkait.

Baca juga: Sejarah Iran: Dari Kejayaan Persia hingga Ditaklukkan Islam di Nahavand

Para jemaah disambut dengan layanan terorganisasi dan berbagai fasilitas guna memastikan proses kedatangan berjalan lancar serta masa tinggal yang nyaman.

Penyambutan jemaah Iran menjadi bagian dari persiapan besar Arab Saudi dalam menerima tamu Allah dari berbagai negara.

Pemerintah Saudi menyatakan seluruh instansi terkait telah mengerahkan sumber daya untuk mendukung musim haji, termasuk teknologi canggih di pintu masuk serta petugas terlatih yang mampu melayani jemaah dalam berbagai bahasa.

Perjalanan Haji Iran Gunakan Jalur Udara dan Darat

Otoritas Iran menyebut perjalanan haji tahun ini dilakukan melalui skema gabungan jalur darat dan udara melalui perlintasan perbatasan Arar.

Penerbangan telah dimulai dan diperkirakan terus berlangsung untuk proses keberangkatan maupun kepulangan jemaah.

Mereka juga menepis spekulasi mengenai potensi gangguan perjalanan, seraya menegaskan operasional sebelumnya berjalan lancar, termasuk saat arus balik umrah Ramadhan.

Total 30 Ribu Jemaah Iran Berangkat Haji

Menurut pejabat Iran, sekitar 30.000 jemaah dari negara itu diperkirakan berangkat ke Arab Saudi tahun ini.

Persiapan keberangkatan disebut merupakan hasil koordinasi dengan otoritas Saudi serta kontrak dengan penyedia layanan khusus untuk mengatur perjalanan sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Kantor Berita Republik Islam (IRNA) juga melaporkan keberangkatan jemaah dijadwalkan dimulai besok.

Duta Besar Iran untuk Arab Saudi, Ali Reza Enayati mengatakan kelompok jemaah Iran yang akan menyusul dijadwalkan tiba dalam beberapa hari ke depan.

Ia menambahkan para jemaah menerima tingkat pelayanan dan fasilitas yang sama seperti jemaah dari negara lain.

Menurutnya, tim administrasi dan pendukung juga telah lebih dahulu tiba untuk mengawasi persiapan di lapangan.

Mengutip laporan IRNA, Deputi Urusan Haji dan Umrah pada Organisasi Haji dan Ziarah Iran, Akbar Rezaei menyebut seluruh persetujuan resmi yang dibutuhkan telah diperoleh.

Rezaei menambahkan struktur kelompok jemaah juga telah direorganisasi, dengan penambahan 236 kelompok baru ke platform elektronik resmi.

Persiapan di Makkah dan Madinah Sudah Dimulai

Sementara itu, Pprsiapan lapangan telah dimulai di Makkah, dengan misi haji Iran berkoordinasi bersama otoritas Saudi, Kedutaan Besar Iran, serta konsulat untuk memastikan prosedur dan layanan berjalan lancar.

Otoritas Iran menyiapkan 16 hotel di Madinah dan 24 hotel di Makkah untuk menampung jemaah.

Standar akomodasi disebut ditingkatkan, sementara masa tinggal di Madinah diperpanjang menjadi enam malam dan tujuh hari.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar