Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Mustajab Malam Jumat Pembuka Rezeki: Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 30 April 2026, 10:30 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Malam Jumat dalam tradisi Islam kerap dipandang sebagai ruang waktu yang “hening namun penuh peluang” bukan sekadar pergantian hari, melainkan momentum spiritual yang diyakini menyimpan keutamaan tersendiri.

Di tengah kesibukan duniawi, malam ini menjadi kesempatan untuk kembali merapat kepada Allah SWT melalui doa, zikir, dan muhasabah diri.

Tidak sedikit ulama menegaskan bahwa keistimewaan ini berakar pada sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW, di antaranya riwayat dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim yang menyebut adanya waktu mustajab di hari Jumat, yaitu saat di mana doa seorang hamba tidak akan ditolak oleh Allah SWT.

Baca juga: Doa Setelah Baca Yasin Lengkap Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya

Malam Jumat dan Waktu Mustajab yang Dinanti

Para ulama memiliki beberapa pandangan terkait kapan tepatnya waktu mustajab tersebut. Sebagian berpendapat terjadi setelah asar hingga menjelang magrib, sementara yang lain memperluasnya hingga malam hari.

Pendapat ini diperkuat oleh kajian dalam kitab-kitab klasik seperti karya Imam An-Nawawi yang menekankan pentingnya memperbanyak doa sepanjang hari Jumat, termasuk malam sebelumnya.

Dalam buku Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi disebutkan bahwa waktu-waktu utama untuk berdoa adalah saat hati dalam kondisi khusyuk dan penuh pengharapan. Malam Jumat, dengan nuansa spiritualnya, menjadi salah satu waktu yang sangat dianjurkan.

Baca juga: Surat Yasin Lengkap 83 Ayat: Arab, Latin dan Artinya

Doa Mustajab Malam Jumat Pembuka Pintu Rezeki

Salah satu doa yang sering diamalkan umat Islam pada malam Jumat adalah doa pengakuan dan permohonan ampun, yang juga dikenal sebagai bagian dari Sayyidul Istighfar.

Doa ini tidak hanya berisi permohonan ampun, tetapi juga pengakuan atas ketergantungan total manusia kepada Allah SWT.

اَللَّهُمَّ اَنْتَ رَبّي لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ خَلَقْتَنِي وَاَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ اَمَتِكَ وَفِي قَبْضَتِكَ وَنَاصِيَتِي بِيَدِكَ اَمْسَيْتُ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْـتَطَعْتُ اَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ شَـرِّ مَا صَنَعْتُ اَبُوءُ بِنِعْمَتِكَ وَاَبُوءُ بِذُنُوبِى فَاغْفِرْ لِى ذُنُوبِى اِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلاَّ اَنْتَ

Allahumma anta robbi la ilaha illa anta kholaqtani wa ana ‘abduka wabnu amatika wafi qobdhotika wa nashiyati biyadika amsaitu ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu a’uzu biridhoka min syarri ma shona’tu abu-u bini’matika wa abu-u bizunubi faghfirli zunubi innahu la yaghfiruz zunuba illa anta.

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu. Aku berada dalam genggaman-Mu, dan takdirku berada di tangan-Mu. Aku berada dalam janji kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.”

Makna Mendalam: Lebih dari Sekadar Permohonan

Jika ditelaah lebih jauh, doa ini bukan hanya permintaan ampun, tetapi juga refleksi tauhid yang sangat kuat.

Dalam buku Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali dijelaskan bahwa pengakuan atas dosa merupakan pintu awal terbukanya rahmat Allah.

Kesadaran spiritual semacam ini diyakini menjadi sebab datangnya ketenangan batin sekaligus kelapangan rezeki.

Rezeki dalam perspektif Islam tidak selalu berbentuk materi. Ia bisa hadir dalam bentuk kesehatan, kemudahan urusan, keluarga yang harmonis, hingga hati yang lapang.

Oleh karena itu, doa ini sering disebut sebagai “pembuka pintu rezeki” karena mengandung unsur taubat, tawakal, dan pengharapan.

Baca juga: 8 Keutamaan Baca Yasin di Malam Jumat, Dikabulkan Segala Hajat

Amalan Pendukung di Malam Jumat

Agar doa semakin bernilai, para ulama juga menganjurkan beberapa amalan yang menyertai, di antaranya:

  • Membaca Surah Al-Kahfi, sebagaimana dianjurkan dalam hadis
  • Memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW
  • Beristighfar secara konsisten
  • Melakukan salat sunnah dan memperpanjang sujud

Dalam buku Fadhail Al-A’maal karya Maulana Zakariya Al-Kandahlawi disebutkan bahwa kombinasi antara doa, zikir, dan amal saleh pada waktu-waktu utama akan memperbesar peluang dikabulkannya permohonan seorang hamba.

Momentum Memperbaiki Hubungan dengan Allah

Malam Jumat pada akhirnya bukan sekadar rutinitas ibadah mingguan, melainkan kesempatan untuk memperbaiki relasi spiritual yang mungkin sempat renggang. Dalam kesunyian malam, doa menjadi lebih jujur, lebih dalam, dan lebih personal.

Di situlah letak kekuatannya, ketika seorang hamba berbicara tanpa sekat kepada Tuhannya, mengakui kelemahan, dan menggantungkan harapan sepenuhnya.

Maka, ketika malam Jumat kembali datang, pertanyaannya bukan lagi “apakah doa akan dikabulkan”, melainkan “seberapa sungguh-sungguh kita memohon”.

Karena dalam keyakinan Islam, tidak ada doa yang sia-sia, semuanya didengar, hanya waktu dan bentuk pengabulannya yang menjadi rahasia Allah SWT.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar