Editor
KOMPAS.com – Otoritas Arab Saudi kembali menunjukkan ketegasan dalam menjaga keamanan wilayahnya.
Dalam operasi selama sepekan, sebanyak 11.300 orang ditangkap karena melanggar aturan izin tinggal, ketenagakerjaan, dan keamanan perbatasan.
Laporan resmi dari Kementerian Dalam Negeri Saudi Arabia merinci, dari jumlah tersebut:
Baca juga: Nekat Haji Tanpa Izin, Denda Rp 80 Juta hingga Deportasi Menanti
Dari 1.330 orang yang ditangkap saat mencoba masuk ke wilayah Arab Saudi secara ilegal, mayoritas berasal dari:
Selain itu, sebanyak 51 orang juga diamankan saat mencoba menyeberang ke negara tetangga secara ilegal.
Tak hanya pelanggar, pihak yang membantu aktivitas ilegal juga menjadi target penindakan. Sebanyak 14 orang ditangkap karena terlibat dalam pengangkutan dan penyembunyian pelanggar.
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menegaskan bahwa siapa pun yang memfasilitasi masuknya imigran ilegal—baik dengan transportasi maupun tempat tinggal—akan menghadapi hukuman berat, antara lain:
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dengan melaporkan pelanggaran melalui:
Baca juga: Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji Ilegal, 42 Calon Haji Nonprosedural Dicegah Berangkat
Langkah tegas ini menjadi bagian dari upaya Arab Saudi dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama di tengah meningkatnya mobilitas penduduk dan aktivitas lintas batas.
Otoritas menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak sesuai hukum yang berlaku, tanpa pengecualian.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.