Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cegah Cuaca Ekstrem Saat Haji 2026, Saudi Perluas Pendingin di Arafah hingga 272 Ribu m²

Kompas.com, 5 Mei 2026, 12:51 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Upaya mengurangi dampak panas ekstrem saat puncak ibadah haji terus diperkuat pemerintah Arab Saudi.

Menjelang musim haji 1447 H/2026 M, fasilitas peneduh dan pendingin di kawasan Arafah diperluas secara signifikan, terutama di sekitar Jabal Al-Rahmah.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk melindungi jutaan jemaah yang berkumpul dalam satu waktu saat wukuf, yang dikenal sebagai puncak ibadah haji.

Perluasan Area Pendingin hingga Lima Kali Lipat

Dilansir dari Saudi Press Agency, proyek pengembangan ini telah mencapai luas lebih dari 272.000 meter persegi setelah rampungnya fase kedua pada 2026.

Proyek tersebut dikelola oleh Kidana Development Company, yang berada di bawah Royal Commission for Makkah City and Holy Sites.

Perluasan ini membuat kapasitas area teduh dan sejuk bagi jemaah meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan musim haji sebelumnya.

Skala pengembangan ini mencerminkan perhatian serius pemerintah terhadap isu keselamatan dan kenyamanan jemaah di tengah suhu yang kerap mencapai tingkat ekstrem.

Baca juga: Jual Artefak Ilegal, 11 Orang di Arab Saudi Didenda hingga Rp 60 Juta

Fasilitas Modern: Kanopi, Kipas Kabut, hingga Pendingin Udara

Pada fase kedua, fasilitas yang ditambahkan meliputi:

  • 18 kanopi modern berteknologi tinggi
  • 7 unit pendingin udara canggih
  • 107 kolom kipas kabut tambahan

Fasilitas tersebut melengkapi fase pertama yang telah diselesaikan pada 2025, yang mencakup:

  • 3 kanopi utama
  • 6 kipas kabut
  • Lebih dari 165 kolom kipas kabut

Jika digabungkan, kedua fase ini membentuk sistem pendingin terintegrasi yang dirancang untuk menjaga suhu lingkungan tetap lebih stabil di tengah kepadatan jemaah.

Menjawab Tantangan Panas Ekstrem saat Wukuf

Kawasan Arafah dikenal sebagai titik terpadat selama pelaksanaan haji. Pada saat wukuf, jutaan jemaah berkumpul di satu lokasi dalam kondisi cuaca yang sering kali sangat panas.

Dalam perspektif ilmiah, kondisi ini berisiko menimbulkan heat stress hingga dehidrasi. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur pendingin menjadi langkah penting dalam mitigasi risiko kesehatan.

Dalam buku Hajj: Journey to the Heart of Islam karya Ziauddin Sardar dijelaskan bahwa tantangan utama penyelenggaraan haji modern adalah bagaimana mengelola jutaan manusia dalam ruang terbatas tanpa mengurangi esensi spiritual ibadah.

Infrastruktur seperti sistem pendingin dan peneduh dinilai sebagai bagian dari solusi untuk menjaga keseimbangan antara aspek spiritual dan keselamatan fisik.

Baca juga: Saudi Genjot Jalan Super Canggih untuk Haji 2026, Target Nol Macet dan Tekan Angka Kematian

Bagian dari Visi Besar Arab Saudi

Pengembangan fasilitas ini juga sejalan dengan program Saudi Vision 2030, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji dan umrah.

Melalui proyek ini, Kidana Development Company berupaya menghadirkan solusi berbasis teknologi yang tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga efisiensi pengelolaan kerumunan.

Pendekatan ini mencerminkan transformasi besar dalam tata kelola tempat suci, di mana aspek keberlanjutan dan inovasi menjadi prioritas.

Dampak bagi Kenyamanan dan Kekhusyukan Ibadah

Dengan adanya area peneduh yang lebih luas dan sistem pendingin yang terintegrasi, jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan fokus.

Dalam kajian sosiologi agama, faktor lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap pengalaman spiritual seseorang.

Seperti dijelaskan dalam buku The Sociology of Religion karya Max Weber, kondisi sosial dan fisik dapat memengaruhi kualitas penghayatan ibadah.

Dengan suhu yang lebih terkendali, jemaah memiliki peluang lebih besar untuk menjalani wukuf dengan khusyuk tanpa terganggu oleh kondisi fisik yang melelahkan.

Baca juga: Cara Tarik Uang Tunai di ATM Arab Saudi dengan Kartu dari Indonesia, Jemaah Haji Wajib Tahu

Transformasi Layanan Haji di Era Modern

Perluasan area pendingin di Arafah menjadi salah satu contoh bagaimana Arab Saudi terus berbenah dalam menyambut jutaan tamu Allah setiap tahun.

Modernisasi tidak hanya terlihat pada transportasi dan digitalisasi layanan, tetapi juga pada infrastruktur dasar yang langsung menyentuh kebutuhan jemaah.

Langkah ini menegaskan bahwa penyelenggaraan haji kini tidak hanya berfokus pada ritual, tetapi juga pada aspek keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan.

Ibadah Nyaman di Tengah Cuaca Ekstrem 

Dengan perluasan area pendingin hingga lebih dari 272.000 meter persegi, kawasan Arafah kini menjadi lebih siap menghadapi tantangan musim haji 2026.

Di tengah suhu gurun yang ekstrem dan jutaan jemaah yang berkumpul, kehadiran fasilitas modern ini menjadi penopang penting agar ibadah tetap berjalan lancar.

Pada akhirnya, inovasi seperti ini menunjukkan bahwa pelayanan terhadap jemaah haji terus berkembang, menggabungkan nilai spiritual dengan kemajuan teknologi demi menciptakan pengalaman ibadah yang lebih aman, nyaman, dan bermakna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar