Editor
KOMPAS.com - Ibadah haji menjadi rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan umat Islam yang mampu secara fisik, mental, dan finansial.
Menjelang musim haji 1447 Hijriah/2026, jutaan jemaah dari berbagai negara mulai mempersiapkan perjalanan menuju Tanah Suci Makkah.
Haji bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi ibadah suci yang menjadi impian banyak Muslim sepanjang hidupnya.
Baca juga: Tiga Kelompok Jemaah Haji yang Paling Rentan Saat Hadapi Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci
Karena itu, calon jemaah perlu memahami syarat, aturan, hingga rangkaian ibadah haji sebelum berangkat.
Dilansir dari Gulf News, berikut panduan haji 2026 lengkap yang bisa disimak agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan khusyuk.
Baca juga: Dokter Gizi Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Dehidrasi dan Heat Stroke di Tanah Suci
Musim haji 2026 diperkirakan dimulai pada Senin, 25 Mei 2026 hingga Sabtu, 30 Mei 2026.
Sementara puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah, diperkirakan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026. Setelah itu, Hari Raya Idul Adha diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Menjelang keberangkatan, calon jemaah biasanya mulai mempersiapkan kondisi fisik, mental, perlengkapan, hingga memperbanyak ibadah dan doa.
Ibadah haji dimulai dengan niat dan memasuki ihram sebelum tiba di Makkah.
Setelah itu, jemaah melaksanakan tawaf dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, kemudian melanjutkan sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah untuk mengenang perjuangan Siti Hajar mencari air bagi Nabi Ismail AS.
Jemaah kemudian menuju Mina untuk bermalam sebelum menjalani wukuf di Arafah yang menjadi puncak ibadah haji.
Setelah matahari terbenam, jemaah bergerak ke Muzdalifah untuk bermalam dan mengumpulkan batu kerikil untuk lempar jumrah di Mina.
Prosesi lempar jumrah dilakukan untuk mengenang Nabi Ibrahim AS yang melempar setan ketika digoda agar tidak menaati perintah Allah SWT.
Setelah itu, jemaah menyembelih hewan kurban dan melaksanakan tahalul dengan mencukur atau memotong rambut sebagai tanda selesainya sebagian rangkaian ibadah haji.
Rangkaian ibadah kemudian diakhiri dengan tawaf perpisahan sebelum meninggalkan Kota Makkah.
Bagi umat Islam, haji merupakan perjalanan spiritual menuju Makkah yang wajib dilakukan minimal sekali seumur hidup bagi yang memenuhi syarat istitha’ah atau kemampuan.
Ibadah ini dianggap istimewa karena diyakini menjadi kesempatan untuk memohon ampunan dan membersihkan diri dari dosa.
Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa orang yang menunaikan haji dengan ikhlas tanpa melakukan perbuatan buruk akan kembali dalam keadaan suci seperti saat dilahirkan ibunya.
Sebagian masyarakat masih menyamakan haji dengan umrah, padahal keduanya memiliki perbedaan.
Umrah dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun dan hukumnya tidak wajib. Sedangkan haji wajib dilakukan sekali seumur hidup bagi yang mampu dan hanya berlangsung pada waktu tertentu di bulan Zulhijah.
Umrah sering disebut sebagai ibadah kunjungan singkat ke Tanah Suci, sedangkan haji menjadi perjalanan ibadah besar yang menjadi puncak spiritual umat Islam.
Kewajiban haji hanya berlaku bagi Muslim yang telah baligh, berakal sehat, mampu secara fisik, serta memiliki kemampuan biaya tanpa harus berutang.
Orang yang sakit berat, lansia dengan kondisi fisik lemah, penyandang disabilitas tertentu, atau mereka yang belum mampu secara ekonomi tidak diwajibkan berhaji.
Anak-anak juga tidak memiliki kewajiban menunaikan haji, meskipun sebagian keluarga tetap mengajak mereka ke Tanah Suci.
Islam juga tidak membebani seseorang di luar kemampuannya, sehingga tidak ada dosa bagi orang yang belum mampu berhaji.
Menjelang keberangkatan, calon jemaah disarankan mulai menjaga kondisi tubuh karena ibadah haji membutuhkan aktivitas fisik cukup berat.
Selama di Tanah Suci, jemaah akan banyak berjalan kaki di tengah cuaca panas dan keramaian jutaan manusia.
Karena itu, jemaah dianjurkan rutin berjalan kaki ringan, memperbanyak konsumsi air putih, menjaga pola makan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat.
Selain kesiapan fisik, jemaah juga perlu memahami makna ihram sebagai bentuk kesiapan spiritual selama berhaji.
Ihram bukan hanya pakaian, tetapi juga kondisi spiritual ketika jemaah mulai memasuki rangkaian ibadah haji.
Saat berihram, jemaah dilarang bertengkar, berkata kasar, menyakiti orang lain, memotong rambut atau kuku, hingga menggunakan wewangian.
Bagi laki-laki, pakaian ihram terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan. Sedangkan perempuan mengenakan pakaian tertutup, namun tidak menutupi wajah dan telapak tangan.
Pakaian ihram melambangkan kesederajatan seluruh manusia di hadapan Allah SWT tanpa memandang status sosial maupun kekayaan.
Keramaian saat musim haji membuat jemaah perlu lebih memperhatikan faktor keselamatan dan kesehatan.
Jemaah disarankan membawa identitas diri, memastikan telepon genggam tetap aktif, menentukan titik kumpul bersama rombongan, serta mengikuti arahan petugas haji dan otoritas Arab Saudi.
Selain itu, penggunaan masker, rutin mencuci tangan, dan membawa obat-obatan pribadi juga dianjurkan untuk menjaga kesehatan selama di Tanah Suci.
Calon jemaah juga diingatkan untuk meluruskan niat sebelum berangkat haji.
Ibadah haji bukan dilakukan demi pengakuan, pujian, atau sekadar membagikan momen di media sosial, melainkan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.
Karena itu, seluruh rangkaian haji sebaiknya dijalankan dengan penuh keikhlasan dan ketulusan.
Calon jemaah haji diimbau membawa perlengkapan secukupnya namun tetap lengkap, seperti kain ihram, sandal nyaman, obat pribadi, sabun tanpa pewangi, serta tas kecil untuk kebutuhan harian.
Jemaah juga dianjurkan memperbanyak membaca talbiyah:
“Labbaik Allahumma Labbaik”
Artinya: “Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku memenuhi panggilan-Mu.”
Saat berada di Arafah, jemaah dianjurkan memperbanyak doa untuk keluarga, orang tua, anak-anak, dan seluruh umat Islam di dunia.
Hari Arafah dikenal sebagai salah satu waktu terbaik untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang