Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saudi Terapkan Kontrak Digital Umrah 1448 H, Visa Dibuka 31 Mei

Kompas.com, 12 Mei 2026, 14:30 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi kembali melakukan transformasi besar dalam pelayanan ibadah umrah.

Menjelang musim umrah 1448 Hijriah, Kerajaan Saudi resmi menerapkan sistem kontrak digital untuk seluruh proses kerja sama layanan umrah internasional.

Kebijakan baru tersebut diumumkan melalui Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebagai bagian dari percepatan digitalisasi layanan haji dan umrah yang dalam beberapa tahun terakhir terus dikembangkan secara masif.

Dilansir dari Gulf News, sistem kontrak digital itu diterapkan melalui platform Masar Nusuk yang digunakan untuk memproses kerja sama antara perusahaan penyelenggara umrah Arab Saudi dengan agen perjalanan luar negeri.

Melalui sistem tersebut, seluruh tahapan administrasi kontrak kini dilakukan secara elektronik tanpa prosedur manual seperti sebelumnya.

Arab Saudi juga mulai menerapkan model kontrak elektronik terstandarisasi yang dilengkapi kode QR sebagai sistem verifikasi digital terintegrasi dengan platform Nusuk.

Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dari modernisasi layanan umrah global yang tengah digencarkan Saudi demi meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kenyamanan jemaah internasional.

Baca juga: Ketentuan Umrah Wajib yang Dijalani Jemaah Haji Sebelum Puncak Haji di Armuzna

Saudi Percepat Digitalisasi Layanan Umrah

Dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi memang semakin agresif memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan layanan ibadah.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari program besar Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk meningkatkan kualitas pelayanan jutaan jemaah dari seluruh dunia.

Sebelumnya, Saudi telah memperkenalkan berbagai layanan digital seperti aplikasi Nusuk, e-visa umrah, kartu pintar jemaah, hingga integrasi data perjalanan berbasis platform elektronik.

Kini, sistem kontrak digital menjadi langkah lanjutan yang dianggap akan memangkas berbagai hambatan administratif yang selama ini sering memperlambat proses penyelenggaraan umrah.

Dalam buku Manajemen Haji dan Umrah Modern karya Ahmad Sarwat dijelaskan bahwa digitalisasi layanan ibadah menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya jumlah jemaah internasional setiap tahun.

Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meningkatkan akurasi data, mempercepat pelayanan, sekaligus mengurangi potensi kesalahan administrasi dalam pengelolaan perjalanan ibadah berskala besar.

Seluruh Kontrak Diproses Lewat Platform Digital

Proses kerja sama antara agen luar negeri dan penyedia layanan di Arab Saudi kini dilakukan sepenuhnya lewat platform Masar Nusuk.

Dengan sistem tersebut, perusahaan umrah tidak lagi harus menjalani proses dokumen manual yang memakan waktu panjang.

Kontrak elektronik nantinya mencakup berbagai kebutuhan layanan jemaah, mulai dari:

  • akomodasi hotel,
  • transportasi,
  • katering,
  • layanan tambahan,
  • hingga penyusunan paket perjalanan umrah.

Selain itu, sistem QR Code diterapkan untuk mempermudah verifikasi data kontrak sekaligus memperkuat keamanan administrasi.

Kebijakan tersebut juga diharapkan memudahkan pengawasan pemerintah Saudi terhadap seluruh aktivitas penyelenggaraan umrah internasional.

Dalam buku Digital Transformation in Islamic Tourism karya Maria Hassan dijelaskan bahwa penggunaan platform digital dalam layanan wisata religi membantu meningkatkan transparansi serta efisiensi operasional lintas negara.

Hal itu dinilai sangat penting terutama bagi negara tujuan ibadah dengan jumlah pengunjung yang sangat besar seperti Arab Saudi.

Baca juga: Jemaah Haji Diimbau Tak City Tour di Luar Makkah, Umrah Sunah Maksimal Tiga Kali

Visa Umrah 1448 H Dibuka Akhir Mei 2026

Peluncuran sistem kontrak digital dilakukan menjelang pembukaan musim pengajuan visa umrah 1448 H.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi menyebut proses pengajuan dan pemrosesan visa umrah mulai dibuka pada 31 Mei 2026.

Sementara penerbitan izin pelaksanaan umrah melalui aplikasi Nusuk dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.

Jadwal tersebut menjadi penanda dimulainya persiapan musim umrah baru setelah berakhirnya musim haji 1447 H.

Bagi banyak negara Muslim, termasuk Indonesia, pembukaan visa umrah selalu menjadi perhatian besar karena berkaitan langsung dengan jadwal keberangkatan jemaah.

Nusuk Jadi Pusat Layanan Jemaah

Dalam beberapa tahun terakhir, aplikasi Nusuk menjadi pusat integrasi berbagai layanan jemaah di Arab Saudi.

Melalui platform itu, jemaah dapat mengakses izin umrah, reservasi layanan, jadwal ibadah, hingga informasi perjalanan secara digital.

Menurut pemerintah Saudi, integrasi layanan melalui satu platform bertujuan memberikan pengalaman ibadah yang lebih praktis dan efisien.

Dalam buku Smart Tourism and Digital Religion karya Christopher Neal disebutkan bahwa digitalisasi layanan ibadah menjadi tren baru di banyak negara karena mampu meningkatkan aksesibilitas sekaligus pengalaman pengguna secara real time.

Arab Saudi menjadi salah satu negara yang paling aktif menerapkan konsep tersebut dalam sektor pelayanan ibadah internasional.

Baca juga: Doa Perjalanan Haji dan Umrah Lengkap, Ini Bacaan dari Berangkat hingga Tiba

Saudi Siapkan Layanan Call Center 24 Jam

Selain sistem kontrak digital, pemerintah Saudi juga memperluas layanan komunikasi langsung bagi jemaah internasional.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi menyediakan nomor terpadu 1966 yang dapat diakses selama 24 jam penuh oleh jemaah dari berbagai negara.

Layanan call center tersebut disiapkan untuk menerima pertanyaan, laporan, hingga pengaduan jemaah terkait layanan haji dan umrah.

Menariknya, layanan itu tersedia dalam 11 bahasa berbeda agar memudahkan komunikasi jemaah internasional tanpa kendala bahasa.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya Saudi meningkatkan kualitas pelayanan berbasis teknologi sekaligus memperkuat perlindungan dan kenyamanan jemaah.

Bagian dari Visi Besar Arab Saudi

Digitalisasi sektor haji dan umrah sebenarnya menjadi bagian penting dari program besar Vision 2030 Saudi Arabia yang dicanangkan pemerintah Arab Saudi.

Melalui program tersebut, Saudi berupaya meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat sektor pariwisata religi, serta mempermudah akses jutaan jemaah Muslim dari seluruh dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Saudi juga memperluas penggunaan kecerdasan buatan, big data, dan layanan digital dalam pengelolaan Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan ibadah modern kini tidak lagi hanya bergantung pada sistem konvensional, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan pelayanan yang lebih cepat, aman, dan efisien.

Bagi calon jemaah umrah, perubahan ini diperkirakan akan membuat proses administrasi perjalanan menjadi lebih praktis sekaligus transparan di masa mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar