Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anies Baswedan Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Jakarta Disebut Rujukan Transportasi Publik

Kompas.com, 18 Mei 2026, 10:14 WIB
Khairina

Penulis

KOMPAS.com-Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan pengalamannya mengikuti Riyadh Competitiveness Forum atau RCF di Riyadh, Arab Saudi.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @aniesbaswedan beberapa waktu lalu, Anies menyebut dirinya hadir sebagai anggota Dewan Penasihat Royal Commission for Riyadh City atau RCRC.

Forum tersebut mempertemukan para penasihat dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman dan memberi masukan strategis bagi peningkatan daya saing Kota Riyadh.

Anies juga menyebut transformasi transportasi publik terintegrasi di Jakarta menjadi salah satu tolok ukur yang dipelajari Riyadh.

Baca juga: Band Metal Saudi “Dune” Bangkit Lagi, Scene Rock Riyadh Kini Makin Menggila

Anies hadir dalam forum daya saing Riyadh

Anies mengatakan, selama tiga hari terakhir dirinya berada di Riyadh untuk berpartisipasi dalam Riyadh Competitiveness Forum.

Ia menyebut sejak tahun lalu mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasihat RCRC.

“Tiga hari terakhir di Riyadh, Arab Saudi, berpartisipasi dalam Riyadh Competitiveness Forum (RCF). Sejak tahun lalu ikut mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasihat dari Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh (RCRC - Royal Commission for Riyadh City),” tulis Anies dalam unggahannya.

Menurut Anies, anggota Dewan Penasihat RCRC berkumpul dalam forum tersebut untuk berbagi pengalaman dan memberikan masukan strategis.

Masukan itu diarahkan untuk mendukung peningkatan daya saing Kota Riyadh.

Baca juga: Arab Saudi Dirikan Universitas Seni di Riyadh, Buka Pendaftaran Mei 2026

Bertukar pikiran dengan penasihat dari berbagai negara

Anies hadir di forum tersebut bersama Karsa City Lab.

Ia menyebut kegiatan itu menjadi ruang bertukar pikiran dengan sesama anggota dewan penasihat yang berasal dari berbagai negara.

“Kali ini, anggota dewan penasihat RCRC berkumpul dalam acara RCF untuk ikut berbagi pengalaman dan memberikan masukan strategis guna meningkatkan daya saing kota Riyadh,” tulisnya.

Anies mengatakan diskusi dalam forum tersebut berlangsung bersama tim pemerintah Kota Riyadh dan Kerajaan Arab Saudi.

“Datang bersama @karsa.citylab di sini, bertukar pikiran dengan sesama dewan penasihat yang berasal dari berbagai negara. Diskusi yang kaya ini dilakukan bersama dengan tim dari pemerintah kota Riyadh dan Kerajaan Arab Saudi,” tulis Anies.

Baca juga: Dingin Ekstrem Kembali Hantam Arab Saudi, Riyadh Terancam Beku

Jakarta jadi rujukan transportasi publik

Dalam unggahan itu, Anies menyampaikan rasa senang dan hormat karena Riyadh menunjukkan semangat belajar dari kota-kota dunia.

Ia menyebut Jakarta menjadi salah satu tolok ukur yang dianggap berhasil melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi.

“Senang dan terhormat bahwa Riyadh bersemangat belajar dari kota-kota dunia, dengan Jakarta sebagai salah satu tolok ukur yang dianggap sukses melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi,” tulisnya.

Menurut Anies, hal tersebut menjadi salah satu wujud semangat Jakarta sebagai kota global.

“Inilah salah satu wujud semangat Jakarta sebagai kota global, tak hanya jadi tuan rumah di negeri sendiri tapi jadi tamu memesona di panggung dunia,” lanjutnya.

Dorong kota di Indonesia naik kelas

Anies juga menyinggung pentingnya mendorong lebih banyak kota di Indonesia agar naik kelas menjadi kota global.

Menurut dia, kota-kota di Indonesia perlu berkembang menjadi kota yang layak huni, ramah, dan nyaman bagi penghuni maupun pengunjung.

“Kita dorong sama-sama agar semakin banyak kota-kota di Indonesia yang naik kelas menjadi kota global, livable cities yang ramah dan nyaman bagi penghuni dan pengunjungnya, serta jadi teladan bagi kota-kota lain di dunia,” tulis Anies.

Keterlibatan Anies dalam forum tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengalaman transformasi perkotaan di Indonesia, khususnya Jakarta, mulai mendapat perhatian dalam forum internasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar