Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saudi Hadirkan Terjemahan 10 Bahasa untuk Jamaah Haji 2026 di Dua Masjid Suci

Kompas.com, 19 Mei 2026, 14:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Musim haji bukan hanya menjadi pertemuan jutaan umat Islam di Tanah Suci, tetapi juga menghadirkan potret keragaman dunia dalam satu tempat.

Di pelataran Masjidil Haram hingga kawasan Masjid Nabawi, berbagai bahasa terdengar bersamaan di tengah lantunan talbiyah dan doa para jamaah.

Bahasa Arab, Indonesia, Urdu, Turki, Persia, Bengali, Inggris, Prancis, hingga Swahili terdengar saling bersahutan selama pelaksanaan ibadah haji.

Di tengah keberagaman itu, komunikasi menjadi salah satu tantangan terbesar dalam penyelenggaraan layanan bagi jamaah dari berbagai negara.

Karena itu, otoritas Arab Saudi terus memperkuat layanan penerjemahan dan pendampingan multibahasa di dua masjid suci demi membantu jamaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan mudah dipahami.

Dilansir dari Arab News, Otoritas Umum untuk Pengelolaan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyediakan berbagai fasilitas penerjemahan modern, mulai dari penerjemahan khutbah secara simultan hingga layanan panduan multibahasa di area Masjidil Haram.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih inklusif bagi jutaan jamaah dari seluruh dunia.

Baca juga: Tawakkalna Hadirkan 19 Bahasa untuk Haji 2026, Termasuk Indonesia!

Makkah Jadi Titik Pertemuan Bahasa Dunia Islam

Selama musim haji, Kota Makkah berubah menjadi pusat pertemuan umat Islam lintas budaya dan bahasa.

Setiap tahun, jutaan jamaah dari lebih dari 180 negara datang ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Dalam buku The Hajj: The Muslim Pilgrimage to Mecca and the Holy Places karya F.E. Peters dijelaskan bahwa ibadah haji merupakan salah satu peristiwa keagamaan terbesar di dunia yang mempertemukan manusia dari berbagai ras, budaya, dan bahasa dalam satu ritual yang sama.

Meski berasal dari latar budaya berbeda, seluruh jamaah dipersatukan oleh bahasa ibadah yang sama seperti talbiyah, takbir, doa, dan bacaan Al-Qur’an.

Fenomena tersebut menjadikan Makkah bukan sekadar kota suci, tetapi juga simbol persatuan global umat Islam.

Namun di tengah keragaman tersebut, hambatan bahasa tetap menjadi tantangan nyata, terutama bagi jamaah lanjut usia atau mereka yang tidak memahami bahasa Arab maupun Inggris.

Khutbah Masjidil Haram Diterjemahkan ke 10 Bahasa

Untuk menjawab kebutuhan jamaah internasional, otoritas Masjidil Haram menyediakan layanan penerjemahan simultan khutbah Jumat dan ceramah keagamaan ke dalam 10 bahasa.

Layanan tersebut dapat diakses melalui platform Manarat Al-Haramain dan siaran radio FM khusus.

Dengan sistem tersebut, jamaah dari berbagai negara dapat memahami isi khutbah secara langsung menggunakan perangkat audio atau aplikasi yang telah disediakan.

Dalam beberapa tahun terakhir, digitalisasi layanan haji memang menjadi fokus utama pemerintah Arab Saudi.

Dikutip dari buku Transformasi Pelayanan Haji Modern karya Ahmad Zarkasih, penggunaan teknologi digital dalam pelayanan ibadah haji dinilai mampu meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta akses informasi bagi jamaah internasional.

Penerjemahan khutbah secara langsung juga dinilai membantu jamaah memahami pesan-pesan keagamaan secara lebih mendalam tanpa terkendala bahasa.

Baca juga: Arab Saudi Rilis Panduan Kesehatan Haji dalam 8 Bahasa, Salah Satunya Indonesia

Panduan Lokasi dan Budaya Hadir dalam Puluhan Bahasa

Tidak hanya khutbah, layanan multibahasa juga tersedia dalam bentuk panduan lokasi dan informasi budaya di area Masjidil Haram.

Otoritas setempat menyediakan headphone nirkabel dan kartu panduan digital dalam lebih dari 50 bahasa untuk membantu jamaah memahami arah, fasilitas, hingga prosedur ibadah di kawasan suci.

Layanan ini sangat membantu jamaah yang baru pertama kali datang ke Tanah Suci, terutama saat menghadapi kepadatan manusia selama musim haji.

Berbagai papan petunjuk arah, layar elektronik, buku panduan, hingga brosur layanan juga telah diterjemahkan ke banyak bahasa internasional.

Selain itu, mushaf Al-Qur’an lengkap dengan terjemahan maknanya turut tersedia dalam berbagai bahasa untuk memudahkan jamaah membaca dan memahami isi Al-Qur’an selama beribadah.

Dalam buku Manajemen Pelayanan Haji dan Umrah karya M. Ali Hasan dijelaskan bahwa penyediaan informasi yang mudah dipahami menjadi salah satu unsur penting dalam pelayanan jamaah modern, terutama di lokasi dengan mobilitas dan kepadatan tinggi seperti Masjidil Haram.

Relawan Multibahasa Turun Langsung Membantu Jamaah

Selain dukungan teknologi, layanan kemanusiaan juga diperkuat melalui kehadiran relawan dan tim lapangan multibahasa di area masyair dan dua masjid suci.

Para relawan tersebut membantu jamaah berkomunikasi, memberikan panduan arah, membantu jamaah tersesat, hingga menjelaskan informasi kesehatan dan tata cara ibadah.

Di tengah jutaan jamaah yang bergerak bersamaan, kehadiran relawan dinilai sangat penting untuk menjaga kelancaran komunikasi dan keselamatan jamaah.

Dalam sejumlah situasi, relawan juga membantu lansia dan jamaah berkebutuhan khusus yang mengalami kesulitan memahami informasi layanan.

Menurut laporan Arab News, layanan tersebut menjadi bagian dari strategi Arab Saudi dalam menciptakan pengalaman ibadah yang lebih aman dan nyaman bagi jamaah internasional.

Baca juga: Jelang Haji 2026, Saudi Siapkan Call Center 24 Jam dalam 11 Bahasa

Bahasa Jadi Jembatan Pelayanan Haji Modern

Perkembangan layanan penerjemahan di Masjidil Haram menunjukkan bahwa penyelenggaraan ibadah haji modern kini tidak hanya berfokus pada fasilitas fisik, tetapi juga kualitas komunikasi dan akses informasi.

Di tengah jutaan manusia dari berbagai negara, kemampuan menghadirkan pelayanan lintas bahasa menjadi bagian penting dari pengelolaan ibadah haji berskala global.

Dalam buku Komunikasi Antarbudaya dalam Islam karya Alo Liliweri dijelaskan bahwa komunikasi lintas budaya menjadi kunci dalam membangun rasa aman, nyaman, dan saling memahami di lingkungan internasional.

Oleh karena itu, layanan multibahasa di dua masjid suci tidak hanya membantu jamaah memahami informasi, tetapi juga memperkuat nilai persaudaraan umat Islam dari seluruh dunia.

Makkah dan Wajah Persatuan Dunia Islam

Musim haji selalu menghadirkan gambaran unik tentang persatuan umat Islam. Di tengah perbedaan bahasa, budaya, warna kulit, dan kebangsaan, jutaan jamaah tetap bergerak dalam satu tujuan ibadah yang sama.

Melalui layanan penerjemahan, pendampingan relawan, dan teknologi komunikasi modern, Arab Saudi berupaya memastikan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan mudah dipahami.

Di pelataran Masjidil Haram, keberagaman bahasa akhirnya tidak menjadi penghalang, melainkan menjadi simbol bahwa Islam mampu menyatukan manusia dari berbagai penjuru dunia dalam satu panggilan yang sama menuju Tanah Suci.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar