Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Toko Oleh-oleh Haji di Boyolali yang Lengkap dan Berkualitas

Kompas.com, 19 Mei 2026, 17:10 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Mencari toko oleh-oleh haji di Boyolali kini semakin mudah karena tersedia banyak pilihan tempat belanja dengan produk yang lengkap.

Berbagai kebutuhan khas haji dan umrah bisa ditemukan mulai dari kurma, air zamzam, hingga perlengkapan ibadah.

Sejumlah toko bahkan menjadi langganan warga karena menyediakan produk dengan harga yang bervariasi dan kualitas yang cukup baik.

Baca juga: Jangan Asal Beli, Ini Oleh-oleh Haji yang Dilarang di Pesawat

Kehadiran toko oleh-oleh haji ini juga membantu masyarakat yang ingin mencari buah tangan tanpa harus pergi ke kota besar.

Selain menjual makanan khas Timur Tengah, beberapa toko menyediakan busana muslim dan perlengkapan ibadah dengan banyak pilihan model.

Baca juga: Aturan Oleh-oleh Haji 2026, Bea Cukai: Bebas Bea Masuk tapi Ada Syaratnya

Lokasinya yang mudah dijangkau membuat toko-toko tersebut ramai didatangi pembeli setiap hari.

Pelayanan yang ramah dan suasana belanja yang nyaman juga menjadi alasan warga memilih berbelanja di tempat tersebut.

3 Toko Oleh-oleh Haji di Boyolali

Dilansir dari TribunStyle.com, berikut tiga toko oleh-oleh haji di Boyolali yang banyak dicari masyarakat karena koleksi produknya lengkap.

1. Agen Kurma Dan Oleh-oleh Haji

Agen Kurma Dan Oleh-oleh Haji menjadi salah satu toko yang cukup dikenal di Boyolali karena koleksi produknya yang lengkap. Pengunjung bisa menemukan berbagai jenis kurma dengan pilihan harga yang bervariasi sesuai kebutuhan.

Selain makanan khas Timur Tengah, tersedia juga perlengkapan ibadah seperti tasbih, sajadah, hingga mukena. Pelayanan yang ramah membuat pembeli merasa nyaman saat memilih produk.

Alamat: Jalan Kelipan, Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah
Jam buka: pukul 08.00–18.00 WIB

2. An-Nisaa' Busana Boyolali

An-Nisaa’ Busana Boyolali dikenal sebagai pusat perlengkapan muslim yang juga menyediakan berbagai kebutuhan oleh-oleh haji dan umrah. Pilihan produknya cukup lengkap, mulai dari mukena, hijab, Al-Qur’an, hingga busana muslim pria dan wanita.

Tak hanya itu, toko ini juga menjual kurma, kacang Arab, air zamzam, dan perlengkapan ibadah lainnya. Variasi model serta warna produk yang beragam membuat pengunjung lebih leluasa dalam memilih.

Alamat: Jalan Pandanaran No.359A, Sidoharjo, Banaran, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah
Jam buka: pukul 08.00–20.00 WIB

3. Toko Zam Zam Oleh-oleh Haji & Umroh Boyolali

Toko Zam Zam menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat Boyolali untuk berburu oleh-oleh haji dengan harga terjangkau. Produk unggulan di tempat ini adalah kurma dengan pilihan rasa dan kualitas yang cukup lengkap.

Selain kurma, tersedia pula berbagai camilan khas Timur Tengah serta perlengkapan ibadah yang cocok dijadikan buah tangan untuk keluarga di rumah. Suasana toko yang nyaman membuat pengalaman belanja terasa lebih praktis dan menyenangkan.

Alamat: Jalan Tegalsari, Siswodipuran, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah
Jam buka: pukul 07.30–21.00 WIB

Tips Berbelanja Oleh-oleh Haji dengan Bijak

Masyarakat disarankan untuk membandingkan harga di beberapa toko sebelum membeli oleh-oleh haji dalam jumlah banyak.

Langkah tersebut penting agar pembeli mendapatkan produk dengan kualitas terbaik sesuai anggaran yang dimiliki.

Perhatikan juga kondisi kemasan dan tanggal kedaluwarsa produk makanan seperti kurma, coklat, atau kacang Arab sebelum dibawa pulang.

Pembeli sebaiknya memilih toko yang menyediakan produk dengan kondisi masih baik dan tersimpan rapi.

Jika membeli perlengkapan ibadah, pastikan bahan yang digunakan nyaman dan sesuai kebutuhan.

Memeriksa kualitas jahitan pada mukena, sajadah, maupun busana muslim juga dapat membantu menghindari barang yang mudah rusak.

Selain itu, pembeli dianjurkan untuk membuat daftar kebutuhan terlebih dahulu agar belanja lebih terarah dan tidak berlebihan.

Dengan memilih toko yang terpercaya dan berbelanja secara bijak, masyarakat dapat memperoleh oleh-oleh haji berkualitas dengan harga yang sesuai.

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul "Cari Oleh-oleh Haji di Boyolali? Ini 3 Toko Lengkap yang Banyak Dicari Warga". 

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar