Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Doa Sebelum Membuka Hasil SNBT, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 25 Mei 2026, 10:31 WIB
Khairina

Penulis

KOMPAS.com-Pengumuman hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 akan disampaikan pada Senin (25/5/2026) pukul 15.00 WIB.

Pengumuman ini menjadi salah satu momen yang paling ditunggu calon mahasiswa.

Rasa cemas, harap, dan takut gagal sering muncul menjelang waktu membuka hasil seleksi masuk perguruan tinggi negeri tersebut.

Dalam Islam, setiap ikhtiar dianjurkan untuk diiringi doa dan tawakal kepada Allah SWT, termasuk saat menunggu hasil penting seperti pengumuman SNBT.

Baca juga: Doa Belajar UTBK: Rahasia Cepat Paham dan Ingat Materi Lebih Lama

Sejumlah doa dari Al-Qur’an dapat dibaca sebelum membuka hasil SNBT agar hati lebih tenang, urusan dimudahkan, dan apa pun hasilnya menjadi pilihan terbaik menurut Allah SWT.

Berikut empat doa sebelum membuka hasil SNBT yang bisa dibaca, lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.

1. Doa kemudahan urusan  (QS Thaha ayat 25-28)

Doa ini merupakan doa Nabi Musa AS ketika memohon kelapangan hati, kemudahan urusan, dan kelancaran lisan saat menghadapi tugas besar.

Calon mahasiswa dapat membaca doa ini sebelum membuka pengumuman SNBT agar diberi ketenangan dan kemudahan dalam menerima hasil.

رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْۙ

وَيَسِّرْ لِيْٓ اَمْرِيْۙ

وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِيْۙ

يَفْقَهُوْا قَوْلِيْۖ

Rabbisyrah lī shadrī.

Wa yassir lī amrī.

Wahlul ‘uqdatam mil lisānī.

Yafqahū qaulī.

Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.”

2. Doa diberi kemudahan (QS Al Kahfi ayat 10)

Doa ini dibaca oleh para pemuda Ashabul Kahfi saat memohon rahmat dan petunjuk dari Allah SWT.

Doa ini dapat diamalkan sebelum membuka hasil SNBT agar Allah SWT memberikan jalan terbaik, kemudahan, dan ketenangan dalam menghadapi keputusan.

رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا

Rabbanā ātinā mil ladunka rahmataw wa hayyi’ lanā min amrinā rasyadā.

Artinya: “Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

3. Doa Nabi Yunus (QS Al Anbiya ayat 87)

Doa Nabi Yunus AS dikenal sebagai doa permohonan ampun dan pengakuan kelemahan seorang hamba di hadapan Allah SWT.

Doa ini bisa dibaca ketika calon mahasiswa merasa cemas, takut, atau gelisah sebelum membuka hasil SNBT.

لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَۚ

Lā ilāha illā anta subhānaka innī kuntu minazh zhālimīn.

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Baca juga: Jelang UTBK 2026, Ini Doa Ibu untuk Anak agar Dimudahkan dan Lulus SNBT

4. Doa memohon hasil terbaik (QS Al Baqarah ayat 201)

Doa ini dikenal sebagai doa sapu jagat karena berisi permohonan kebaikan di dunia dan akhirat.

Doa ini dapat dibaca sebelum membuka hasil SNBT agar apa pun hasilnya menjadi kebaikan, membawa keberkahan, dan tidak menjauhkan diri dari Allah SWT.

رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanā ātinā fid-dunyā hasanataw wa fil-ākhirati hasanataw wa qinā ‘adzāban-nār.

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”

Cara menenangkan diri sebelum membuka hasil SNBT

Selain membaca doa, calon mahasiswa dapat menenangkan diri dengan mengambil napas perlahan, berwudhu, dan membuka hasil SNBT dalam kondisi yang lebih siap.

Dukungan keluarga juga penting agar calon mahasiswa tidak merasa sendirian saat menerima hasil seleksi.

Hasil SNBT memang menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan, tetapi hasil tersebut bukan satu-satunya penentu masa depan seseorang.

Setiap hasil dapat menjadi jalan untuk memahami rencana Allah SWT yang lebih luas, selama seseorang tetap berusaha, berdoa, dan tidak berhenti memperbaiki diri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lirik Sholawat Badar Lengkap: Arab, Latin, Arti & Sejarah
Lirik Sholawat Badar Lengkap: Arab, Latin, Arti & Sejarah
Doa Harian
Jelang 100 Tahun Gontor, UNIDA Siapkan Buku “Hadiah Gontor untuk Indonesia”
Jelang 100 Tahun Gontor, UNIDA Siapkan Buku “Hadiah Gontor untuk Indonesia”
Aktual
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Nyatakan Siap Maju Jadi Calon Ketua Umum
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Nyatakan Siap Maju Jadi Calon Ketua Umum
Aktual
Doa Mandi Wajib Pria Keluar Mani (Sengaja/Mimpi) & Tata Cara
Doa Mandi Wajib Pria Keluar Mani (Sengaja/Mimpi) & Tata Cara
Doa Harian
Gus Salam Sambut Penetapan Ponpes Tambakberas sebagai Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Gus Salam Sambut Penetapan Ponpes Tambakberas sebagai Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Aktual
Niat Sholat Tarawih Lengkap: Sendiri, Makmum, Imam (Arab/Latin)
Niat Sholat Tarawih Lengkap: Sendiri, Makmum, Imam (Arab/Latin)
Doa Harian
Ikhfa Artinya Samar: Pengertian, 15 Huruf, Jenis & Contoh
Ikhfa Artinya Samar: Pengertian, 15 Huruf, Jenis & Contoh
Doa Harian
Muktamar NU ke-35 Siapkan Layanan Kesehatan Terpadu, LK PBNU Gandeng RS NU dan Dinkes
Muktamar NU ke-35 Siapkan Layanan Kesehatan Terpadu, LK PBNU Gandeng RS NU dan Dinkes
Aktual
Kisah Umar bin Abdul Aziz, Teladan Pemimpin yang Bisa Memisahkan Fasilitas Negara dan Hak Pribadi
Kisah Umar bin Abdul Aziz, Teladan Pemimpin yang Bisa Memisahkan Fasilitas Negara dan Hak Pribadi
Aktual
Masih Tinggal Serumah, Ini Cara Menjaga Hubungan Harmonis dengan Mertua Menurut Islam
Masih Tinggal Serumah, Ini Cara Menjaga Hubungan Harmonis dengan Mertua Menurut Islam
Aktual
Penyakit Ain dalam Islam: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Mengobatinya Menurut Syariat
Penyakit Ain dalam Islam: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Mengobatinya Menurut Syariat
Aktual
Ketua DPP PK-Tren KH Ilyas Marwal: Hafiz Al-Qur'an Harus Jadi Dokter, Ilmuwan hingga Pemimpin Bangsa
Ketua DPP PK-Tren KH Ilyas Marwal: Hafiz Al-Qur'an Harus Jadi Dokter, Ilmuwan hingga Pemimpin Bangsa
Aktual
7 Surah dan Ayat Al-Quran yang Dianjurkan untuk Dihafal Sebelum Ajal Menjemput
7 Surah dan Ayat Al-Quran yang Dianjurkan untuk Dihafal Sebelum Ajal Menjemput
Aktual
Melayat Khamenei, Delegasi RI Dorong Perdamaian Konflik Iran-AS di Teheran
Melayat Khamenei, Delegasi RI Dorong Perdamaian Konflik Iran-AS di Teheran
Aktual
Kemenag Ungkap Potensi 10 Juta Santri sebagai Kekuatan SDM Indonesia
Kemenag Ungkap Potensi 10 Juta Santri sebagai Kekuatan SDM Indonesia
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar