Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Belajar UTBK: Rahasia Cepat Paham dan Ingat Materi Lebih Lama

Kompas.com, 20 April 2026, 10:51 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menjelang ujian seperti UTBK, banyak pelajar fokus pada strategi belajar, try out, hingga manajemen waktu.

Namun ada satu aspek yang sering dianggap sederhana, padahal memiliki pengaruh besar terhadap kualitas belajar: doa sebelum dan sesudah belajar.

Dalam perspektif Islam, belajar bukan sekadar aktivitas intelektual, tetapi juga ibadah yang melibatkan dimensi spiritual.

Di sinilah doa berperan menjadi jembatan antara usaha manusia dan pertolongan Allah SWT. Bagi peserta UTBK yang dituntut memahami materi kompleks dalam waktu terbatas, doa bukan hanya pelengkap, melainkan penguat daya serap, fokus, dan ingatan.

Belajar dalam Islam: Antara Ikhtiar dan Keberkahan

Islam menempatkan ilmu pada posisi yang sangat tinggi. Wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui peristiwa Turunnya Wahyu Pertama menegaskan pentingnya membaca dan belajar.

Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

Rabbi zidni ‘ilma” (Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmuku), QS. Surah Taha:114

Ayat ini menjadi dasar utama doa belajar yang paling sering diamalkan. Menurut M. Quraish Shihab dalam tafsirnya, permohonan ilmu dalam ayat tersebut tidak hanya berarti kuantitas pengetahuan, tetapi juga kedalaman pemahaman dan kebijaksanaan dalam mengamalkannya.

Baca juga: Sekolah Tetap Masuk usai Lebaran 2026, Pemerintah Batalkan Wacana Belajar Hybrid

Mengapa Doa Penting untuk Persiapan UTBK?

Belajar untuk UTBK membutuhkan tiga hal utama: pemahaman konsep, konsentrasi tinggi, dan daya ingat kuat.

Secara psikologis, doa membantu menenangkan pikiran, sementara secara spiritual, doa diyakini membuka kemudahan dari Allah.

Dalam buku Psikologi Pendidikan Islam karya Ramayulis dijelaskan bahwa pendekatan spiritual seperti doa dapat meningkatkan kesiapan mental dan mengurangi kecemasan akademik. Hal ini relevan bagi peserta UTBK yang sering mengalami tekanan tinggi.

Doa Sebelum Belajar: Membuka Pikiran dan Menjernihkan Niat

Berikut beberapa doa yang dianjurkan sebelum belajar:

1. Doa Inti dari Al-Qur’an

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا

Robbi zidnii ‘ilman warzuqnii fahman

Artinya:”Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku dan berilah aku pemahaman”.

Doa ini sederhana, tetapi memiliki makna mendalam: permohonan agar ilmu terus bertambah sekaligus menjadi berkah.

2. Doa Memohon Pemahaman dan Kecerdasan

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

Robbi zidnii ‘ilmaa, warzuqnii fahmaa, waj’alnii minash-sholihiin

Artinya:”Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku, berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang saleh”.

Dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi, doa ini termasuk bagian dari adab menuntut ilmu yang dianjurkan.

3. Doa Menguatkan Niat dan Keimanan

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلَامِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا

Rodhitu billahi robba, wabil islaamidiina, wabimuhammadin nabiyya warasuula. Robbi zidnii ‘ilman warzuqnii fahman

Artinya: “Aku ridha Allah SWT sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad SAW sebagai nabi dan rasulku. Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pemahaman yang baik”.

Tidak hanya menegaskan identitas keimanan, tetapi juga memperkuat motivasi belajar sebagai ibadah, bukan sekadar mengejar nilai UTBK.

Baca juga: 5 Doa Sebelum TKA agar Ujian Lancar dan Mudah Mengingat Materi

Doa Sesudah Belajar: Menguatkan Ingatan dan Menjaga Ilmu

Setelah belajar, doa memiliki fungsi penting: menjaga ilmu agar tidak mudah hilang.

1. Doa Agar Ilmu Mudah Diingat

اللَّهُمَّ إِنِّي اسْتَوْدَعْتُكَ مَا عَلَّمْتُهُ فَرْدُدُهُ لِي عِنْدَ حَاجَتِيْ إِلَيْهِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Allaahumma innii istauda’tuka maa ‘allamtuhuu faardud-hu lii ‘indaa haajatii ilaihi yaa rabbal ‘aalamiin

Artinya: “Ya Allah, aku titipkan kepada-Mu apa yang telah aku pelajari, maka aku mohon kembalikanlah kepadaku ketika aku membutuhkannya, wahai Tuhan semesta alam”.

Maknanya adalah “menitipkan” ilmu kepada Allah. Dalam konteks UTBK, ini sangat relevan karena membantu menjaga memori jangka panjang.

2. Doa Syukur atas Pemahaman

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَلَّمَنَا مَا جَهِلْنَا وَفَهَّمَنَا مَا كُنَّا نَسْتَفْتِحُ

Alhamdulillahil-ladzii ‘allamanaa maa jahilnaa wa fahhamanaa maa kunnaa nastaftih

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah mengajarkan kepada kami apa yang belum kami ketahui, dan telah memberikan pemahaman terhadap apa yang sebelumnya belum kami mengerti”.

Mengucapkan Alhamdulillah setelah belajar bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk pengakuan bahwa pemahaman adalah karunia.

Dalam buku Ta’lim al-Muta’allim karya Az-Zarnuji, disebutkan bahwa rasa syukur merupakan salah satu kunci bertambahnya ilmu.

3. Doa Memohon Kebenaran Ilmu

اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

Allahumma arinal haqqa haqqa warzuqnat tiba’ah wa arinal batila batila warzuqaj tinabah

Artinya: “Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami kebenaran sehingga kami dapat selalu mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami sesuatu yang salah (batil) sehingga kami dapat selalu menjauhinya”.

Strategi Menggabungkan Doa dan Teknik Belajar UTBK

Mengandalkan doa saja tanpa usaha jelas tidak cukup. Namun mengandalkan usaha tanpa doa juga membuat proses belajar terasa berat. Keduanya harus berjalan seimbang.
Beberapa strategi yang bisa diterapkan:

  • Membaca doa sebelum mulai sesi belajar intensif (misalnya 60–90 menit)
  • Mengulang doa saat merasa buntu memahami soal
  • Menutup belajar dengan doa agar materi “tersimpan” lebih kuat
  • Menggabungkan dengan teknik aktif seperti latihan soal dan spaced repetition

Menurut penelitian dalam Educational Psychology Review, kondisi mental yang tenang terbukti meningkatkan retensi memori. Doa berfungsi sebagai “reset mental” yang membuat otak lebih siap menerima informasi.

Baca juga: 7 Doa Sebelum Ujian agar Lancar, Mudah Ingat, dan Hasil Terbaik

Dimensi Spiritual: Ilmu yang Melekat Bukan Sekadar Dihafal

Ilmu yang hanya dihafal cenderung mudah hilang setelah ujian. Namun ilmu yang dipahami dengan hati dan disertai doa memiliki daya tahan lebih lama.

Dalam pandangan ulama klasik seperti Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, ilmu yang berkah adalah ilmu yang memberi manfaat dan membentuk karakter, bukan hanya lulus ujian.

Ini menjadi refleksi penting bagi peserta UTBK: tujuan akhir bukan sekadar lolos seleksi, tetapi menjadi pribadi berilmu yang utuh.

UTBK Bukan Hanya Ujian Akademik

UTBK sering dipandang sebagai penentu masa depan. Namun dalam perspektif Islam, ia juga bisa menjadi ladang ibadah jika dijalani dengan niat yang benar.

Doa sebelum dan sesudah belajar adalah langkah kecil dengan dampak besar. Ia menenangkan pikiran, menguatkan ingatan, dan menghadirkan keberkahan dalam setiap proses belajar.

Di tengah persaingan ketat UTBK, mungkin yang membedakan bukan hanya siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang paling siap, secara ilmu, mental, dan spiritual.

Karena pada akhirnya, bukan hanya soal yang harus dijawab, tetapi juga bagaimana ilmu itu menetap dan memberi makna dalam hidup.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menambah Bacaan Doa di Sujud Terakhir Shalat, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Menambah Bacaan Doa di Sujud Terakhir Shalat, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Aktual
Daftar Puasa yang Diharamkan untuk Dilakukan dalam Islam, Apa Saja?
Daftar Puasa yang Diharamkan untuk Dilakukan dalam Islam, Apa Saja?
Aktual
Orang Tua Terlambat Akikahi Anak, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ulama
Orang Tua Terlambat Akikahi Anak, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Hukum Azan di Telinga Bayi Baru Lahir dalam Islam, Apakah Disunnahkan? Simak Penjelasan Ulama
Hukum Azan di Telinga Bayi Baru Lahir dalam Islam, Apakah Disunnahkan? Simak Penjelasan Ulama
Aktual
Bagaimana Hukum Akikah bagi Anak Lahir di Luar Nikah? Ini Penjelasan Ulama
Bagaimana Hukum Akikah bagi Anak Lahir di Luar Nikah? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Apakah Akikah Harus Dilakukan di Hari Ketujuh Kelahiran? Ini Penjelasan Ulama
Apakah Akikah Harus Dilakukan di Hari Ketujuh Kelahiran? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Dialog Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI, KH Imam Jazuli Soroti Transformasi Pesantren dan Kondusivitas Muktamar ke-35 NU
Dialog Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI, KH Imam Jazuli Soroti Transformasi Pesantren dan Kondusivitas Muktamar ke-35 NU
Aktual
Doa Kemerdekaan Republik Indonesia: Bacaan Doa 17 Agustus untuk Upacara HUT RI Penuh Syukur dan Harapan
Doa Kemerdekaan Republik Indonesia: Bacaan Doa 17 Agustus untuk Upacara HUT RI Penuh Syukur dan Harapan
Doa dan Niat
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar