Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Libur Idul Adha 2026 Bisa 6 Hari, Cek Jadwal Long Weekend hingga 1 Juni!

Kompas.com, 25 Mei 2026, 13:36 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Libur Hari Raya Idul Adha 2026 diperkirakan menjadi salah satu momen long weekend paling dinantikan masyarakat Indonesia.

Selain menjadi waktu penting bagi umat Islam untuk melaksanakan ibadah kurban, periode ini juga membuka peluang libur panjang hingga awal Juni 2026.

Tidak sedikit masyarakat mulai mencari tahu jadwal resmi libur Idul Adha 2026 untuk merencanakan mudik, perjalanan wisata, hingga berkumpul bersama keluarga.

Apalagi pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, disusul cuti bersama sehari setelahnya.

Jika dimanfaatkan dengan mengambil cuti tambahan, masyarakat bahkan bisa menikmati libur panjang hingga enam hari berturut-turut.

Lantas, libur Idul Adha 2026 berapa hari? Berikut jadwal lengkap long weekend Idul Adha hingga awal Juni 2026.

Baca juga: Idul Adha 27 Mei 2026, Cek Jadwal Libur 6 Hari dan Hitung Mundurnya

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 pada 27 Mei

Penetapan Hari Raya Idul Adha 1447 H dilakukan melalui sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia setelah mempertimbangkan hasil hisab dan rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia.

Pemerintah menetapkan 1 Zulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Keputusan tersebut juga sejalan dengan ketetapan Muhammadiyah yang sebelumnya telah menetapkan Idul Adha 2026 melalui metode hisab.

Dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 disebutkan bahwa 10 Zulhijjah 1447 H jatuh pada 27 Mei 2026.

Sementara Nahdlatul Ulama (NU) juga diperkirakan menetapkan tanggal yang sama berdasarkan posisi hilal dan perhitungan kalender hijriah.

Kesamaan penetapan ini dinilai membawa suasana Idul Adha yang lebih kondusif karena umat Islam di Indonesia dapat merayakan hari raya secara bersamaan.

Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Adha 2026

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, pemerintah menetapkan dua hari libur resmi terkait Idul Adha.

Berikut jadwal lengkapnya:

  • Rabu, 27 Mei 2026: Libur Nasional Hari Raya Idul Adha 1447 H
  • Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Idul Adha 1447 H

Artinya, masyarakat mendapatkan dua hari libur resmi berturut-turut pada pertengahan pekan.

Namun menariknya, jika mengambil cuti tambahan pada Jumat, 29 Mei 2026, maka libur bisa berlanjut hingga akhir pekan.

Baca juga: 50 Ucapan Idul Adha 2026 Menyentuh dan Penuh Doa untuk Status WhatsApp

Potensi Long Weekend hingga 1 Juni 2026

Posisi kalender Idul Adha 2026 memang cukup strategis karena berdekatan dengan akhir pekan dan hari besar nasional lainnya.

Jika masyarakat mengambil cuti pribadi pada Jumat, 29 Mei 2026, maka rangkaian libur menjadi:

  • Rabu, 27 Mei 2026: Libur Idul Adha
  • Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama
  • Jumat, 29 Mei 2026: Cuti tambahan pribadi
  • Sabtu, 30 Mei 2026: Libur akhir pekan
  • Minggu, 31 Mei 2026: Libur akhir pekan sekaligus Hari Raya Waisak
  • Senin, 1 Juni 2026: Libur Nasional Hari Lahir Pancasila

Dengan skema tersebut, masyarakat berpotensi menikmati libur hingga enam hari berturut-turut.

Momentum ini diperkirakan akan meningkatkan aktivitas mudik, kunjungan wisata domestik, hingga okupansi hotel dan transportasi umum.

Idul Adha Bukan Sekadar Libur Panjang

Meski identik dengan long weekend dan momen rekreasi keluarga, Idul Adha sejatinya memiliki makna spiritual yang sangat dalam bagi umat Islam.

Hari raya ini menjadi momentum mengenang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan, ketundukan, serta pengorbanan demi menjalankan perintah Allah SWT.

Dalam Al-Qur’an Surah Al-Hajj ayat 37, Allah SWT berfirman:

“Daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan kalianlah yang akan sampai kepada-Nya.”

Ayat tersebut menegaskan bahwa esensi kurban bukan hanya ritual penyembelihan hewan, melainkan ketakwaan dan keikhlasan hati seorang hamba.

Dalam kitab Madarijus Salikin, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menjelaskan bahwa pengorbanan sejati adalah ketika manusia mampu mengalahkan hawa nafsunya demi mendekat kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, banyak ulama mengingatkan agar momentum Idul Adha tidak hanya diisi dengan perjalanan wisata atau liburan semata, tetapi juga menjadi waktu memperkuat silaturahmi, berbagi kepada sesama, dan memperbanyak ibadah.

Baca juga: Batas Waktu Potong Kuku dan Rambut Bukan Sesudah Shalat Idul Adha 2026, Lalu Kapan?

Momen Favorit untuk Mudik dan Wisata Keluarga

Dalam beberapa tahun terakhir, libur Idul Adha memang mulai menjadi salah satu musim perjalanan favorit masyarakat Indonesia selain Lebaran dan akhir tahun.

Banyak keluarga memanfaatkan long weekend untuk pulang kampung, berlibur ke destinasi wisata alam, hingga menikmati waktu berkualitas bersama keluarga.

Di sisi lain, sektor pariwisata juga diprediksi mendapat dampak positif dari panjangnya periode libur tersebut.

Dalam buku The Experience Economy karya B. Joseph Pine dan James H. Gilmore dijelaskan bahwa masyarakat modern kini semakin mencari pengalaman emosional dan kebersamaan dalam aktivitas liburan.

Fenomena itu terlihat jelas setiap momen libur panjang keagamaan, termasuk Idul Adha.

Namun di tengah euforia long weekend, masyarakat tetap diimbau merencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari lonjakan harga tiket dan kepadatan transportasi.

Jadwal Penting Menjelang Idul Adha 2026

Selain hari raya dan cuti bersama, terdapat beberapa momen penting pada bulan Zulhijjah 1447 H yang juga banyak dinantikan umat Islam.

Berikut jadwalnya:

  • Senin, 18 Mei 2026: 1 Zulhijjah 1447 H
  • Selasa, 26 Mei 2026: Puasa Arafah (9 Zulhijjah)
  • Rabu, 27 Mei 2026: Hari Raya Idul Adha
  • Kamis-Sabtu, 28–30 Mei 2026: Hari Tasyrik

Hari Tasyrik sendiri merupakan waktu yang dianjurkan untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dan memperbanyak dzikir kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, Idul Adha bukan hanya tentang libur panjang, tetapi juga momentum memperkuat nilai keimanan, kepedulian sosial, dan kebersamaan di tengah keluarga maupun masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Saudi Razia Besar-besaran Jelang Haji 2026, 8.943 Penduduk Ilegal Ditangkap!
Saudi Razia Besar-besaran Jelang Haji 2026, 8.943 Penduduk Ilegal Ditangkap!
Aktual
Libur Idul Adha 2026 Bisa 6 Hari, Cek Jadwal Long Weekend hingga 1 Juni!
Libur Idul Adha 2026 Bisa 6 Hari, Cek Jadwal Long Weekend hingga 1 Juni!
Aktual
Tertipu Jalur Haji Dakhili Rp300 Juta, 13 Calon Jemaah Indonesia Gagal Terbang
Tertipu Jalur Haji Dakhili Rp300 Juta, 13 Calon Jemaah Indonesia Gagal Terbang
Aktual
Dubai Resmi Buka Pantai Privat Khusus Perempuan 24 Jam, Dilarang Foto dan Dijaga Teknologi Canggih
Dubai Resmi Buka Pantai Privat Khusus Perempuan 24 Jam, Dilarang Foto dan Dijaga Teknologi Canggih
Aktual
Wanita Haid Tetap Bisa Raih Pahala Hari Arafah, Simak 5 Amalan Penggantinya!
Wanita Haid Tetap Bisa Raih Pahala Hari Arafah, Simak 5 Amalan Penggantinya!
Aktual
Keutamaan Hari Arafah, Hari Terbaik untuk Memanjatkan Doa & Menghapus Dosa 2 Tahun
Keutamaan Hari Arafah, Hari Terbaik untuk Memanjatkan Doa & Menghapus Dosa 2 Tahun
Aktual
Khutbah Idul Adha 2026 Menyentuh Hati tentang Mengorbankan Ego demi Rida Allah SWT
Khutbah Idul Adha 2026 Menyentuh Hati tentang Mengorbankan Ego demi Rida Allah SWT
Aktual
50 Ucapan Idul Adha 2026 Menyentuh dan Penuh Doa untuk Status WhatsApp
50 Ucapan Idul Adha 2026 Menyentuh dan Penuh Doa untuk Status WhatsApp
Aktual
4 Doa Sebelum Membuka Hasil SNBT, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
4 Doa Sebelum Membuka Hasil SNBT, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
35 Ucapan Idul Adha 2026 Paling Menyentuh, Lengkap Bahasa Arab dan Artinya
35 Ucapan Idul Adha 2026 Paling Menyentuh, Lengkap Bahasa Arab dan Artinya
Aktual
Kenapa Puasa Arafah Bisa Menghapus Dosa Dua Tahun? Ini Haditsnya
Kenapa Puasa Arafah Bisa Menghapus Dosa Dua Tahun? Ini Haditsnya
Aktual
Kisah Haru Marsiyah, Penjual Bubur yang Akhirnya Menatap Kabah di Usia 105 Tahun
Kisah Haru Marsiyah, Penjual Bubur yang Akhirnya Menatap Kabah di Usia 105 Tahun
Aktual
Haji 2026 Tetap Dipadati Jemaah meski Timur Tengah Memanas, Lebih dari 1,5 Juta Orang Tiba di Saudi
Haji 2026 Tetap Dipadati Jemaah meski Timur Tengah Memanas, Lebih dari 1,5 Juta Orang Tiba di Saudi
Aktual
Puasa Tarwiyah dan Arafah: Keutamaan, Hukum, dan Bacaan Niatnya
Puasa Tarwiyah dan Arafah: Keutamaan, Hukum, dan Bacaan Niatnya
Doa dan Niat
Jemaah Wajib Tahu, Skema Trip Bus Taraddudi dari Makkah ke Arafah dan Aturannya
Jemaah Wajib Tahu, Skema Trip Bus Taraddudi dari Makkah ke Arafah dan Aturannya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com