KOMPAS.com - Libur Hari Raya Idul Adha 2026 diperkirakan menjadi salah satu momen long weekend paling dinantikan masyarakat Indonesia.
Selain menjadi waktu penting bagi umat Islam untuk melaksanakan ibadah kurban, periode ini juga membuka peluang libur panjang hingga awal Juni 2026.
Tidak sedikit masyarakat mulai mencari tahu jadwal resmi libur Idul Adha 2026 untuk merencanakan mudik, perjalanan wisata, hingga berkumpul bersama keluarga.
Apalagi pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, disusul cuti bersama sehari setelahnya.
Jika dimanfaatkan dengan mengambil cuti tambahan, masyarakat bahkan bisa menikmati libur panjang hingga enam hari berturut-turut.
Lantas, libur Idul Adha 2026 berapa hari? Berikut jadwal lengkap long weekend Idul Adha hingga awal Juni 2026.
Baca juga: Idul Adha 27 Mei 2026, Cek Jadwal Libur 6 Hari dan Hitung Mundurnya
Penetapan Hari Raya Idul Adha 1447 H dilakukan melalui sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia setelah mempertimbangkan hasil hisab dan rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia.
Pemerintah menetapkan 1 Zulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Keputusan tersebut juga sejalan dengan ketetapan Muhammadiyah yang sebelumnya telah menetapkan Idul Adha 2026 melalui metode hisab.
Dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 disebutkan bahwa 10 Zulhijjah 1447 H jatuh pada 27 Mei 2026.
Sementara Nahdlatul Ulama (NU) juga diperkirakan menetapkan tanggal yang sama berdasarkan posisi hilal dan perhitungan kalender hijriah.
Kesamaan penetapan ini dinilai membawa suasana Idul Adha yang lebih kondusif karena umat Islam di Indonesia dapat merayakan hari raya secara bersamaan.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, pemerintah menetapkan dua hari libur resmi terkait Idul Adha.
Berikut jadwal lengkapnya:
Artinya, masyarakat mendapatkan dua hari libur resmi berturut-turut pada pertengahan pekan.
Namun menariknya, jika mengambil cuti tambahan pada Jumat, 29 Mei 2026, maka libur bisa berlanjut hingga akhir pekan.
Baca juga: 50 Ucapan Idul Adha 2026 Menyentuh dan Penuh Doa untuk Status WhatsApp
Posisi kalender Idul Adha 2026 memang cukup strategis karena berdekatan dengan akhir pekan dan hari besar nasional lainnya.
Jika masyarakat mengambil cuti pribadi pada Jumat, 29 Mei 2026, maka rangkaian libur menjadi:
Dengan skema tersebut, masyarakat berpotensi menikmati libur hingga enam hari berturut-turut.
Momentum ini diperkirakan akan meningkatkan aktivitas mudik, kunjungan wisata domestik, hingga okupansi hotel dan transportasi umum.
Meski identik dengan long weekend dan momen rekreasi keluarga, Idul Adha sejatinya memiliki makna spiritual yang sangat dalam bagi umat Islam.
Hari raya ini menjadi momentum mengenang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan, ketundukan, serta pengorbanan demi menjalankan perintah Allah SWT.
Dalam Al-Qur’an Surah Al-Hajj ayat 37, Allah SWT berfirman:
“Daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan kalianlah yang akan sampai kepada-Nya.”
Ayat tersebut menegaskan bahwa esensi kurban bukan hanya ritual penyembelihan hewan, melainkan ketakwaan dan keikhlasan hati seorang hamba.
Dalam kitab Madarijus Salikin, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menjelaskan bahwa pengorbanan sejati adalah ketika manusia mampu mengalahkan hawa nafsunya demi mendekat kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, banyak ulama mengingatkan agar momentum Idul Adha tidak hanya diisi dengan perjalanan wisata atau liburan semata, tetapi juga menjadi waktu memperkuat silaturahmi, berbagi kepada sesama, dan memperbanyak ibadah.
Baca juga: Batas Waktu Potong Kuku dan Rambut Bukan Sesudah Shalat Idul Adha 2026, Lalu Kapan?
Dalam beberapa tahun terakhir, libur Idul Adha memang mulai menjadi salah satu musim perjalanan favorit masyarakat Indonesia selain Lebaran dan akhir tahun.
Banyak keluarga memanfaatkan long weekend untuk pulang kampung, berlibur ke destinasi wisata alam, hingga menikmati waktu berkualitas bersama keluarga.
Di sisi lain, sektor pariwisata juga diprediksi mendapat dampak positif dari panjangnya periode libur tersebut.
Dalam buku The Experience Economy karya B. Joseph Pine dan James H. Gilmore dijelaskan bahwa masyarakat modern kini semakin mencari pengalaman emosional dan kebersamaan dalam aktivitas liburan.
Fenomena itu terlihat jelas setiap momen libur panjang keagamaan, termasuk Idul Adha.
Namun di tengah euforia long weekend, masyarakat tetap diimbau merencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari lonjakan harga tiket dan kepadatan transportasi.
Selain hari raya dan cuti bersama, terdapat beberapa momen penting pada bulan Zulhijjah 1447 H yang juga banyak dinantikan umat Islam.
Berikut jadwalnya:
Hari Tasyrik sendiri merupakan waktu yang dianjurkan untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dan memperbanyak dzikir kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, Idul Adha bukan hanya tentang libur panjang, tetapi juga momentum memperkuat nilai keimanan, kepedulian sosial, dan kebersamaan di tengah keluarga maupun masyarakat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang