Editor
KOMPAS.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi membagikan paket imunitas kepada jamaah calon haji lanjut usia (lansia) guna menjaga daya tahan tubuh menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Paket tersebut diberikan secara gratis sebagai langkah antisipasi menjaga kondisi kesehatan jamaah selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Selain vitamin, tim kesehatan haji juga menyiapkan layanan medis dan obat-obatan bagi jamaah lansia.
Baca juga: Jemaah Haji RI Bergerak ke Arafah Hari Ini, Kemenhaj Ingatkan 3 Hal Penting Ini
PPIH memastikan seluruh jamaah calon haji terus dipantau agar siap mengikuti puncak haji sesuai jadwal yang ditetapkan.
Ketua Kloter 8 PLM, Giapul Prabungga, mengatakan paket imunitas hanya diberikan kepada jamaah calon haji kategori lansia.
"Paket imunitas hanya diberikan secara gratis kepada jamaah calon haji lanjut usia seperti vitamin C dan vitamin B," kata Giapul saat dihubungi dari Sungailiat, Senin (25/5/2026).
Baca juga: Saudi Razia Besar-besaran Jelang Haji 2026, 8.943 Penduduk Ilegal Ditangkap!
Sementara itu, jamaah calon haji nonlansia diminta membawa kebutuhan vitamin masing-masing sejak keberangkatan dari Tanah Air.
Menurut Giapul, pemenuhan vitamin sangat penting untuk menjaga stamina jamaah, terutama saat menjalani puncak ibadah haji di Padang Arafah yang membutuhkan kondisi fisik prima.
"Pemenuhan vitamin bagi jamaah calon haji sangat dibutuhkan, terutama saat menjalani puncak haji di Padang Arafah, dimana saat itu stamina tubuh seorang calon haji harus benar-benar kuat," jelas dia.
Selain pembagian vitamin, tim kesehatan haji juga menyediakan fasilitas obat-obatan dan kebutuhan medis lainnya bagi jamaah lansia.
Giapul mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan PPIH kloter, PPIH Arab Saudi, dan pihak syarikah untuk memastikan seluruh jamaah calon haji dapat diberangkatkan menuju Arafah sesuai jadwal pada 8 Zulhijah 1447 Hijriah.
"Sampai saat ini semua jamaah calon haji baik fisik maupun mental sudah siap untuk diberangkatkan menuju Arafah sesuai jadwal yang ditetapkan," katanya.
Jumlah jamaah calon haji asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 8 PLM tercatat sebanyak 444 orang.
Rinciannya terdiri atas 249 jamaah asal Kabupaten Bangka, 151 jamaah asal Kabupaten Bangka Tengah, 37 jamaah asal Bangka Selatan, dan tujuh orang petugas haji.
"Dari 444 orang calon haji Kloter 8 PLM, diketahui sebanyak 130 orang merupakan lansia," ujarnya.
Giapul memastikan seluruh jamaah calon haji Kloter 8 PLM saat ini dalam kondisi sehat.
Termasuk satu jamaah atas nama Muhamad Mardiansyah Eko Saputra yang sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Al Noor Arab Saudi karena menderita penyakit hipertiroid.
Menurut Giapul, jamaah tersebut kini telah pulih dan kembali ke hotel bersama rombongan lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang