Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wapres Gibran Salurkan Sapi Kurban 916 Kilogram Lewat BAZNAS RI

Kompas.com, 26 Mei 2026, 20:47 WIB
Khairina

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyalurkan hewan kurban berupa satu ekor sapi simental melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.

Hewan kurban tersebut diterima BAZNAS RI dalam acara seremonial di Kantor Pusat BAZNAS, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Sapi kurban dari Wapres Gibran memiliki bobot 916 kilogram dan akan dipotong serta didistribusikan langsung oleh BAZNAS RI.

Daging kurban tersebut rencananya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Tangerang.

Baca juga: Dosen UGM Tekankan Kesejahteraan Hewan dalam Penyembelihan Kurban Idul Adha

BAZNAS sebut kurban Wapres jadi teladan

Wakil Ketua BAZNAS RI  Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, penyaluran hewan kurban Wapres Gibran melalui BAZNAS menjadi contoh baik bagi para pemimpin dan dermawan lain.

Menurut dia, penyaluran hewan kurban melalui lembaga amil zakat resmi penting dilakukan agar manfaatnya dapat diterima masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran.

Zainut menyebut, pemenuhan asupan protein berupa daging masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat rentan di Indonesia.

"Mudah-mudahan ini menjadi keteladanan beliau yang bisa dicontoh oleh para pemimpin yang lain agar bisa menyalurkan hewan kurbannya, baik melalui BAZNAS maupun lembaga amil zakat yang lain," jelas Zainut Tauhid dalam sambutannya.

Daging kurban disalurkan ke masyarakat membutuhkan

Zainut mengatakan, BAZNAS menerima amanah penyerahan hewan kurban dari Wakil Presiden RI dengan penuh rasa syukur.

Ia memastikan, daging kurban tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Zainut, BAZNAS juga menjamin seluruh proses pengelolaan hewan kurban dilakukan secara profesional.

Ia menegaskan, penyaluran hewan kurban melalui BAZNAS memenuhi prinsip 3A, yakni aman regulasi, aman syar'i, dan aman NKRI.

“Kami akan menyalurkan dagingnya nanti kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami pastikan bahwa penyaluran hewan kurban melalui BAZNAS dijamin 3A: aman regulasi, aman syar'i, dan aman NKRI,” tuturnya.

Baca juga: Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Idul Adha 2026 Sesuai Syariat Islam

Sapi kurban Wapres berbobot 916 kilogram

Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Wakil Presiden RI, Eka Denny Mansyur, mengatakan, hewan kurban tersebut merupakan bantuan kemasyarakatan dari Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Eka menyebut, sapi kurban yang disalurkan merupakan sapi ras simental dengan nomor Q477 dan bobot 916 kilogram.

Ia berharap, pengelolaan hewan kurban milik Wapres Gibran dapat berjalan lancar hingga proses distribusi kepada masyarakat.

Eka juga menyampaikan keyakinannya bahwa BAZNAS akan memproses dan mendistribusikan daging kurban tersebut kepada masyarakat yang berhak.

“Kami harapkan mudah-mudahan ini merupakan keberkahan bagi kita semua dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, terutama eh nantinya dalam eh pemberdayaan ekonomi masyarakat dan umat,” katanya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar