Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bahlil Lahadalia Doakan Seluruh Jemaah Haji Indonesia Jadi Haji Mabrur

Kompas.com, 31 Mei 2026, 09:34 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendoakan seluruh jemaah haji Indonesia memperoleh predikat haji mabrur pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Doa tersebut disampaikan Bahlil saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Mina, Arab Saudi.

Selain menyampaikan doa, ia juga memberikan apresiasi terhadap pelayanan yang diterima jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.

Baca juga: Reaksi Bahlil Saat Raffi Ahmad Tanya Lagu MBG

Bahlil Sampaikan Doa untuk Jemaah Haji Indonesia

Saat ditemui jurnalis Tribun-Timur.com di kawasan lempar jumrah Jamarat, Mina, Jumat (29/5/2026), Bahlil menyampaikan doa singkat bagi seluruh jemaah haji Indonesia.

"Semoga jemaah haji tahun ini menjadi jemaah haji mabrur," katanya.

Baca juga: Sapi Kurban 1,3 Ton dari Bahlil Jadi yang Terbesar di DPP Golkar

Keberangkatan Bahlil ke Tanah Suci diketahui karena ia merupakan salah satu tokoh Indonesia yang mendapat undangan khusus dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Bahlil Lahadalia menerima undangan haji gratis tanpa antre dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan berangkat ke Tanah Suci bersama 41 tokoh Muslim Indonesia lainnya.

Bahlil Apresiasi Pelayanan untuk Jemaah Haji

Selain mendoakan para jemaah, Bahlil juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan kepada jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi.

"Pelayanan bagus," katanya singkat.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga melayani permintaan foto bersama dari sejumlah jemaah haji Indonesia yang menemuinya di Mina.

"Ayo... Ayo foto," katanya.

Setelah itu, Bahlil kembali menuju Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah hajinya.

42 Tokoh Indonesia Jadi Tamu Raja Salman

Pemerintah Arab Saudi kembali memberangkatkan puluhan tokoh Indonesia melalui Program Tamu Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud pada musim haji 1447 H/2026 M.

Sebanyak 42 warga negara Indonesia dari berbagai latar belakang mendapatkan kehormatan sebagai tamu khusus Raja Salman.

Mereka terdiri atas tokoh masyarakat, ulama, akademisi, hingga pejabat negara yang dinilai memiliki kontribusi bagi bangsa dan umat.

Program yang rutin digelar setiap tahun tersebut menjadi bagian dari upaya Arab Saudi mempererat hubungan keagamaan dan kemanusiaan dengan negara-negara sahabat, termasuk Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia.

Arab Saudi Beri Fasilitas Khusus bagi Tamu Raja Salman

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, mengatakan program tersebut merupakan arahan langsung dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

“Tentu Kerajaan Arab Saudi merasa terhormat dan merupakan suatu kewajiban bagi kami untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh umat Islam, termasuk jamaah haji,” ujar Faisal saat acara pelepasan calon haji tamu Raja Salman di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, para jemaah undangan memperoleh berbagai fasilitas dan kemudahan selama berada di Tanah Suci sehingga dapat lebih fokus menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.

Para tamu Raja Salman diberangkatkan ke Arab Saudi pada 19 Mei 2026 dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 3 Juni 2026 setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.

Dalam kesempatan yang sama, Faisal juga mendoakan agar seluruh jemaah Indonesia diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalankan rukun Islam kelima.

Acara pelepasan calon haji tamu Raja Salman turut dihadiri sejumlah tokoh nasional yang masuk dalam daftar undangan kehormatan, antara lain Bahlil Lahadalia, Ahmad Muzani, serta Ahmad Haikal Hasan.

Program undangan Raja Salman selama ini menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Arab Saudi.

Program tersebut juga menjadi bentuk penghargaan Kerajaan Arab Saudi kepada tokoh-tokoh yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan masyarakat serta penguatan nilai-nilai keislaman.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul “Harapan Bahlil Lahadalia kepada Jemaah Haji Indonesia”. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Wamenhaj Minta Jemaah Haji Fokus Pulihkan Kondisi Fisik Usai Armuzna
Wamenhaj Minta Jemaah Haji Fokus Pulihkan Kondisi Fisik Usai Armuzna
Aktual
Fase Armuzna Selesai, Bus Shalawat Kembali Beroperasi 24 Jam Layani Jemaah Haji Indonesia
Fase Armuzna Selesai, Bus Shalawat Kembali Beroperasi 24 Jam Layani Jemaah Haji Indonesia
Aktual
Bahlil Lahadalia Doakan Seluruh Jemaah Haji Indonesia Jadi Haji Mabrur
Bahlil Lahadalia Doakan Seluruh Jemaah Haji Indonesia Jadi Haji Mabrur
Aktual
Jangan Ditinggalkan, Ini Keutamaan Shalat Dhuha yang Disebutkan Rasulullah SAW
Jangan Ditinggalkan, Ini Keutamaan Shalat Dhuha yang Disebutkan Rasulullah SAW
Aktual
Polda Metro Jaya Buka Posko Pengaduan Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group
Polda Metro Jaya Buka Posko Pengaduan Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group
Aktual
Sholat Dhuha: Pengertian, Hukum, dan Dalil Kesunnahannya dalam Islam
Sholat Dhuha: Pengertian, Hukum, dan Dalil Kesunnahannya dalam Islam
Aktual
Haji 2026 Bebas Wabah, Arab Saudi Berikan 2,5 Juta Layanan Kesehatan
Haji 2026 Bebas Wabah, Arab Saudi Berikan 2,5 Juta Layanan Kesehatan
Aktual
Arab Saudi Bagikan 1,9 Juta Al Quran Terjemahan 80 Bahasa ke Jamaah Haji Dunia
Arab Saudi Bagikan 1,9 Juta Al Quran Terjemahan 80 Bahasa ke Jamaah Haji Dunia
Aktual
Kapan Waktu Shalat Dhuha Dimulai dan Berakhir? Ini Penjelasan Lengkapnya
Kapan Waktu Shalat Dhuha Dimulai dan Berakhir? Ini Penjelasan Lengkapnya
Aktual
Jemaah Haji Diimbau Tak Langsung Tawaf Ifadah Usai dari Mina
Jemaah Haji Diimbau Tak Langsung Tawaf Ifadah Usai dari Mina
Aktual
Nahdlatul Ulama dan Jalan Diplomasi Global, Urgensi LHINU
Nahdlatul Ulama dan Jalan Diplomasi Global, Urgensi LHINU
Aktual
Wamenhaj: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina, Fase Armuzna Tuntas
Wamenhaj: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina, Fase Armuzna Tuntas
Aktual
Jemaah Nafar Tsani Mulai Tinggalkan Mina, Kemenhaj Pastikan Armuzna Terkendali
Jemaah Nafar Tsani Mulai Tinggalkan Mina, Kemenhaj Pastikan Armuzna Terkendali
Aktual
Mengapa Air Zamzam Istimewa? Ini 6 Keutamaannya Menurut Hadis
Mengapa Air Zamzam Istimewa? Ini 6 Keutamaannya Menurut Hadis
Aktual
Benarkah Malaikat Sudah Berhaji 2.000 Tahun Sebelum Nabi Adam Diciptakan?
Benarkah Malaikat Sudah Berhaji 2.000 Tahun Sebelum Nabi Adam Diciptakan?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com