Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mahasiswi Ini Lantunkan Surat Al-Alaq saat Kelulusan di Universitas Harvard

Kompas.com, 1 Juni 2026, 08:44 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Sebuah momen penuh haru dan sarat makna spiritual terjadi di salah satu kampus paling prestisius di dunia, Universitas Harvard, Amerika Serikat. Di tengah suasana perayaan kelulusan para wisudawan, seorang mahasiswi bernama Suheila Mukhtar tampil membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an di podium kehormatan kampus tersebut.

Momen itu terekam dalam video yang diunggah kanal YouTube MemChurchHarvad via Kompas TV dan langsung menarik perhatian publik. Lantunan ayat suci yang menggema di aula kelulusan Harvard menghadirkan nuansa berbeda di tengah seremoni akademik yang identik dengan capaian intelektual.

Mahasiswi tersebut membacakan Surat Al-Alaq ayat 1-14, wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Surat tersebut diawali dengan perintah “Iqra” atau “bacalah”, yang menjadi simbol pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam.

Baca juga: Satu-satunya dalam Sejarah, Kisah Pemulangan Jenazah Bung Tomo dari Makkah

Ayat-ayat yang dibacakan mengandung pesan mendalam tentang pentingnya belajar, membaca, dan menuntut ilmu dengan menyebut nama Tuhan yang menciptakan manusia.

Tidak hanya itu, Surat Al-Alaq juga menyinggung bagaimana Allah SWT mengajarkan manusia melalui perantaraan kalam atau pena, sebuah simbol peradaban, pendidikan, dan penyebaran ilmu pengetahuan.

Suasana kelulusan Harvard yang dipenuhi semangat pencapaian akademik terasa begitu selaras dengan pesan yang terkandung dalam ayat tersebut. Banyak warganet menilai momen itu sebagai perpaduan indah antara spiritualitas dan intelektualitas.

Selain Surat Al-Alaq, mahasiswi tersebut juga melantunkan kutipan Surat An-Nur ayat 35 yang dikenal sebagai “Ayat Cahaya”. Ayat tersebut menggambarkan Allah sebagai cahaya langit dan bumi dengan ungkapan terkenal “nurun ‘ala nur” atau cahaya di atas cahaya.

Pesan yang disampaikan dalam ayat tersebut dinilai memberikan refleksi mendalam bagi para lulusan agar ilmu yang dimiliki tidak melahirkan kesombongan, melainkan menjadi cahaya yang memberi manfaat bagi sesama.

Dalam Surat Al-Alaq juga terdapat peringatan bahwa manusia kerap melampaui batas ketika merasa dirinya sudah cukup pintar atau kuat, padahal pada akhirnya hanya kepada Tuhan manusia kembali.

Momen religius di kampus elite dunia itu pun menuai banyak pujian. Selain menghadirkan suasana haru, pembacaan ayat Al-Qur’an tersebut juga dianggap mencerminkan inklusivitas dan penghormatan terhadap keberagaman budaya dan keyakinan di lingkungan pendidikan global.

Penghormatan untuk 70 Mahasiwa Arab Saudi 

Di balik suasana wisuda tersebut, Harvard juga menjadi lokasi penghormatan bagi puluhan mahasiswa Arab Saudi yang lulus dari sejumlah universitas bergengsi di Amerika Serikat. Sebanyak 70 mahasiswa Saudi mendapatkan apresiasi dalam seremoni yang digelar di Harvard University sebagai bagian dari program beasiswa internasional Pemerintah Arab Saudi.

Acara tersebut dihadiri Atase Kebudayaan Saudi, Tahany Aleisa, bersama para lulusan, keluarga, dan komunitas akademik. Dari total 70 lulusan, sebanyak 29 mahasiswa berasal dari Harvard University, disusul Massachusetts Institute of Technology (MIT), Boston University, hingga Tufts University.

Para mahasiswa tersebut menempuh studi di berbagai bidang strategis seperti kedokteran, kesehatan masyarakat, kecerdasan buatan, teknik, ilmu komputer, hukum, kebijakan publik, bisnis, hingga manajemen rantai pasok.

Tahany Aleisa menyebut pencapaian mahasiswa Saudi di universitas-universitas elite Amerika mencerminkan komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam membangun sumber daya manusia unggul dan menyiapkan generasi pemimpin masa depan.

Program beasiswa internasional tersebut diketahui telah berjalan sejak 2005 pada masa Raja Abdullah bin Abdulaziz dan terus diperluas dalam kerangka Saudi Vision 2030 di bawah kepemimpinan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Baca juga: Kisah Haru Marsiyah, Penjual Bubur yang Akhirnya Menatap Kabah di Usia 105 Tahun

Saat ini, Amerika Serikat masih menjadi tujuan utama mahasiswa penerima beasiswa Saudi. Diperkirakan ada sekitar 16.000 hingga 18.000 mahasiswa Saudi yang sedang menempuh pendidikan tinggi di berbagai kampus AS, terutama pada bidang sains, teknologi, teknik, kedokteran, dan bisnis.

Nuansa spiritual yang muncul lewat lantunan Al-Qur’an di tengah seremoni kelulusan Harvard pun terasa semakin bermakna. Di tempat yang sama, ilmu pengetahuan, pencapaian akademik, dan nilai-nilai religius tampak berpadu dalam satu panggung dunia.

Bagi banyak orang, lantunan wahyu pertama di Harvard bukan sekadar pembacaan ayat suci, melainkan simbol bahwa ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual dapat berjalan beriringan di tengah peradaban modern global.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar