Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Dzikir dan Doa Ibu Hamil agar Anak Menjadi Saleh dan Berkah

Kompas.com, 5 Juni 2026, 17:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kehamilan bukan sekadar proses biologis, tetapi juga perjalanan spiritual yang penuh harapan, doa, dan ikhtiar.

Di masa inilah banyak calon ibu berusaha memberikan yang terbaik bagi buah hatinya, tidak hanya melalui asupan nutrisi dan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga dengan memperbanyak ibadah dan dzikir kepada Allah SWT.

Dalam tradisi Islam, pendidikan anak bahkan diyakini telah dimulai sejak masih berada dalam kandungan.

Karena itu, banyak ulama menganjurkan agar ibu hamil memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, berdoa, dan menjaga ketenangan jiwa agar janin tumbuh dalam lingkungan yang penuh keberkahan.

Allah SWT berfirman:

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Alā bidzikrillāhi tathma'innul qulūb.

Artinya: "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)

Ayat ini menjadi landasan penting mengapa dzikir dianjurkan bagi ibu hamil. Ketenangan yang dirasakan ibu diyakini akan berpengaruh terhadap kondisi psikologis dan emosional janin yang sedang berkembang.

Dalam buku Wirid Ibu Hamil karya Ummu Abdillah Naurah binti Abdirrahman dijelaskan bahwa dzikir menjadi benteng spiritual yang menjaga hati ibu dari kecemasan, ketakutan, dan kegelisahan selama masa kehamilan.

Sementara dari sisi medis, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas spiritual seperti berdoa dan berdzikir dapat membantu menurunkan hormon stres, memperbaiki suasana hati, serta meningkatkan kualitas tidur ibu hamil.

Mengapa Dzikir Penting Selama Kehamilan?

Kehamilan sering kali menghadirkan berbagai perubahan fisik maupun emosional. Tidak sedikit ibu yang merasa khawatir terhadap kondisi janin, proses persalinan, hingga masa depan anak yang akan dilahirkan.

Dalam kitab Fathul Bari, Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa salah satu waktu mustajab untuk memperbanyak doa adalah ketika seorang anak masih berada dalam kandungan.

Orang tua dianjurkan memohon agar anak yang lahir kelak menjadi keturunan yang saleh, sehat, dan membawa keberkahan.

Dzikir bukan sekadar bacaan lisan. Ia adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah sekaligus membangun optimisme, kesabaran, dan tawakal selama menjalani kehamilan.

Baca juga: Sering Diamalkan, Benarkah Surah Maryam Punya Dalil Khusus untuk Ibu Hamil?

1. Dzikir Lā Ḥaula wa Lā Quwwata Illā Billāh

Dzikir ini dikenal sebagai salah satu kalimat yang sangat dicintai Allah dan disebut sebagai perbendaharaan surga.

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh

Artinya: "Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."

Rasulullah SAW bersabda:

"Maukah aku tunjukkan kepadamu salah satu perbendaharaan surga? Yaitu lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh." (HR. Bukhari dan Muslim)

Bagi ibu hamil, dzikir ini membantu menumbuhkan keyakinan bahwa seluruh proses kehamilan dan persalinan berada dalam pertolongan Allah SWT.

2. Hasbunallāhu wa Ni'mal Wakīl

Ketika rasa cemas datang, kalimat tawakal ini menjadi penguat hati.

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Ḥasbunallāhu wa ni‘mal-wakīl

Artinya: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung."

Menurut Imam Al-Bukhari, kalimat ini pernah diucapkan Nabi Ibrahim AS ketika dilempar ke dalam api dan juga dibaca Rasulullah SAW saat menghadapi ancaman musuh.

Dzikir ini mengajarkan bahwa pertolongan Allah selalu lebih besar daripada rasa takut manusia.

3. Dzikir Tawakal dari QS At-Taubah Ayat 129

حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

Ḥasbiyallāhu lā ilāha illā huwa, ‘alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arsyil ‘aẓīm

Artinya: "Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arasy yang agung."

Dzikir ini memadukan tauhid, tawakal, dan pengagungan kepada Allah dalam satu bacaan yang sangat dianjurkan.

4. Doa Memohon Keturunan yang Saleh (Doa Nabi Zakariya)

Salah satu doa paling masyhur dalam Al-Qur'an.

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Rabbi hab lī mil ladunka dzurriyyatan ṭayyibah, innaka samī‘ud du‘ā’

Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa." (QS. Ali Imran: 38)

Menurut tafsir Ibnu Katsir, kata dzurriyyatan thayyibah berarti keturunan yang baik dalam akhlak, iman, ilmu, dan kehidupannya.

Baca juga: Doa Cepat Hamil dan Memiliki Keturunan: Arab, Latin, dan Artinya

5. Doa Agar Anak Menjadi Penyejuk Hati

Setiap orang tua tentu mendambakan anak yang menjadi kebahagiaan dunia dan akhirat.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Rabbanā hab lanā min azwājinā wa dzurriyyātinā qurrata a‘yunin waj‘alnā lil muttaqīna imāmā

Artinya: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati kami dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Furqan: 74)

6. Dzikir Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir

Dzikir sederhana namun sangat besar keutamaannya.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Subḥānallāh walḥamdulillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Rasulullah SAW bersabda bahwa bacaan tersebut lebih beliau cintai daripada segala sesuatu yang terkena sinar matahari (HR. Muslim).

Amalan Tambahan yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil

Selain dzikir, para ulama dan pendidik Islam juga menganjurkan sejumlah amalan yang dapat dilakukan selama kehamilan.

Membaca Al-Fatihah Setelah Subuh

Beberapa ulama dan dai, termasuk Ustaz Adi Hidayat, menganjurkan membaca Surah Al-Fatihah sebanyak tujuh kali setelah salat Subuh lalu meniupkannya ke arah perut sebagai bentuk doa dan ikhtiar.

Membaca Surah Al-Insyirah

Surah ini mengandung pesan optimisme bahwa setiap kesulitan akan diiringi kemudahan.

Membaca Surah Pilihan

Banyak keluarga Muslim membiasakan membaca:

  • Surah Yusuf
  • Surah Maryam
  • Surah Luqman
  • Surah Yasin
  • Surah Ar-Rahman

Meski tidak ada dalil khusus yang memastikan pengaruh tertentu pada janin, membaca Al-Qur'an secara umum merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dan membawa ketenangan.

Baca juga: Hukum Menikah dalam Keadaan Hamil dalam Islam, Sah atau Tidak? Ini Penjelasannya

Memperbanyak Shalawat

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allāhumma ṣalli wa sallim ‘alā sayyidinā Muḥammad

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad."

Dalam buku Keajaiban Shalawat untuk Kehidupan karya Ahmad Zacky El-Syafa disebutkan bahwa memperbanyak shalawat dapat menjadi sarana memohon keberkahan hidup, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.

Menyiapkan Anak Saleh Dimulai Sejak Dalam Kandungan

Dalam buku Tarbiyatul Aulad fil Islam karya Abdullah Nashih Ulwan dijelaskan bahwa pendidikan anak sesungguhnya dimulai jauh sebelum kelahiran.

Lingkungan spiritual yang baik selama masa kehamilan akan menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak di masa depan.

Karena itu, selain menjaga kesehatan fisik melalui makanan bergizi dan pemeriksaan rutin, ibu hamil juga dianjurkan menjaga kesehatan ruhani dengan memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, berdoa, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Pada akhirnya, setiap orang tua tentu berharap anak yang lahir kelak tidak hanya sehat jasmani, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berakhlak mulia, berilmu, dan menjadi penyejuk hati bagi keluarga.

Salah satu ikhtiar terbaik untuk mewujudkan harapan itu adalah memperbanyak dzikir dan doa sejak sang buah hati masih berada dalam kandungan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar