Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berburu Oleh-oleh Haji Murah di Pasar Kakiyah, "Tanah Abang" Makkah

Kompas.com, 7 Juni 2026, 11:30 WIB
Pythag Kurniati,
Farid Assifa

Tim Redaksi

MAKKAH, KOMPAS.com - Pasar Kakiyah di Mekkah menjadi incaran utama jemaah haji Indonesia untuk berburu oleh-oleh.

Pusat perbelanjaan ini menawarkan ragam suvenir dengan harga terjangkau bagi para jemaah sebelum mereka kembali ke Tanah Air.

Berjarak sekitar 8 kilometer dari Masjidil Haram, tepatnya di kawasan Al-Shoqiyah, pasar tiga lantai ini sering dijuluki sebagai "Tanah Abang" versi Mekkah.

Lebih dari 200 kios beroperasi di dalam gedung tersebut.

Berdasarkan pantauan Media Center Haji (MCH) pada Sabtu (6/6/2026), lokasi ini dipadati jemaah asal Indonesia karena sistem perdagangannya yang melayani grosir maupun eceran, persis seperti suasana di Jakarta.

Baca juga: Kebakaran di Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah, PPIH Pastikan Semua Jamaah Selamat

Barang yang dijajakan sangat bervariasi, mulai dari kurma, cokelat, abaya, sajadah, miniatur Ka'bah, parfum, hingga mainan anak.

Menariknya, produk-produk tersebut tidak hanya buatan lokal Arab Saudi, tetapi juga barang impor dari China, Turki, dan Bangladesh.

Rentang harga yang ditawarkan cukup bersahabat, dibanderol mulai dari 2 riyal hingga ratusan riyal Saudi, tergantung kualitas barang.

Pengunjung yang membawa banyak belanjaan juga tidak perlu repot, karena tersedia layanan jasa angkut troli dengan tarif 5 hingga 10 riyal untuk sekali jalan.

Suparman, salah satu jemaah haji asal Surabaya, Jawa Timur mengunjungi Pasar Kakiyah atas rekomendasi rekan dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk memborong buah tangan. "Menurut saya murah," katanya.

"Ini tadi belanja gamis untuk ibu-ibu, dan untuk anak-anak, gantungan kunci, tasbih, sama tadi cokelat juga," kata Suparman.

Walaupun tangannya sudah penuh dengan kantong belanja, Suparman menyebut daftar pesanannya belum tuntas. "Banyak banget, hahaha," ujarnya tertawa saat ditanya apakah masih ada barang yang dicari.

Kemudahan berbelanja di Pasar Kakiyah juga dirasakan oleh Tina, jemaah asal Lubuk Linggau, Sumatra Selatan.

Bersama ibunya, ia mencari pesanan untuk keluarga di kampung halaman.

"Saya beli coklat-coklat yang viral itu, ada kacang-kacang, aksesori, macem-macem. Ada parfum juga, pesanan oleh-olehnya itu. (Harganya) murah," tuturnya.

Baca juga: Wamenhaj Pastikan Layanan Prima akan Sambut Jemaah Haji Gelombang Kedua di Madinah

Selain harga yang miring, Tina menyoroti fleksibilitas transaksi yang ditawarkan oleh para pedagang di kawasan tersebut.

Pembeli dari Indonesia sangat dimudahkan tanpa harus terkendala bahasa maupun nilai tukar.

"Terus juga pegawainya di sini bisa bahasa Indonesia, dan bayarnya bisa pakai rupiah," imbuh Tina.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Arab Saudi Hijaukan Gurun dan Lindungi Laut Merah, Ambisi Besar Menuju Visi 2030 Jadi Sorotan Dunia
Arab Saudi Hijaukan Gurun dan Lindungi Laut Merah, Ambisi Besar Menuju Visi 2030 Jadi Sorotan Dunia
Aktual
Menag: Santri Harus Tampil Jadi Pemimpin Bangsa, Pesantren Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Menag: Santri Harus Tampil Jadi Pemimpin Bangsa, Pesantren Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Aktual
Wamenhaj: Hampir 17.000 Haji Tempati Hotel bintang 4 dan 5 di Madinah
Wamenhaj: Hampir 17.000 Haji Tempati Hotel bintang 4 dan 5 di Madinah
Aktual
Berburu Oleh-oleh Haji Murah di Pasar Kakiyah, 'Tanah Abang' Makkah
Berburu Oleh-oleh Haji Murah di Pasar Kakiyah, "Tanah Abang" Makkah
Aktual
Polisi Dubai Tutup Jalan Tol demi Bantu Mobil Mogok, Videonya Viral
Polisi Dubai Tutup Jalan Tol demi Bantu Mobil Mogok, Videonya Viral
Aktual
Manfaat Masjid Terdaftar di Simas Kemenag, Dapat Bantuan hingga Mudah Ditemukan di Google Maps
Manfaat Masjid Terdaftar di Simas Kemenag, Dapat Bantuan hingga Mudah Ditemukan di Google Maps
Aktual
Kebakaran di Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah, PPIH Pastikan Semua Jamaah Selamat
Kebakaran di Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah, PPIH Pastikan Semua Jamaah Selamat
Aktual
Nahnu NU: Dari Ego Sektoral Menuju Harmoni Kolektif
Nahnu NU: Dari Ego Sektoral Menuju Harmoni Kolektif
Aktual
Wamenhaj Minta Petugas Siaga Penuh Hadapi Kedatangan Jemaah Setelah Armuzna
Wamenhaj Minta Petugas Siaga Penuh Hadapi Kedatangan Jemaah Setelah Armuzna
Aktual
Wamenhaj Pastikan Layanan Prima akan Sambut Jemaah Haji Gelombang Kedua di Madinah
Wamenhaj Pastikan Layanan Prima akan Sambut Jemaah Haji Gelombang Kedua di Madinah
Aktual
75 Kloter Sudah Pulang, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam dalam Koper
75 Kloter Sudah Pulang, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam dalam Koper
Aktual
Pandangan MUI soal Mitos di Bulan Muharram, Umat Islam Diminta Berpegang pada Akidah
Pandangan MUI soal Mitos di Bulan Muharram, Umat Islam Diminta Berpegang pada Akidah
Aktual
Mengenal Bulan Muharram, Pembuka Tahun Hijriah yang Mulia dan Diharamkan untuk Berperang
Mengenal Bulan Muharram, Pembuka Tahun Hijriah yang Mulia dan Diharamkan untuk Berperang
Aktual
KH Manarul Hidayat Restui Gus Hery Haryanto Azumi Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU
KH Manarul Hidayat Restui Gus Hery Haryanto Azumi Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU
Aktual
Kebakaran Hotel Al Hidayah di Makkah, Bagaimana Nasib Jemaah Haji Indonesia?
Kebakaran Hotel Al Hidayah di Makkah, Bagaimana Nasib Jemaah Haji Indonesia?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com