Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram, Hapus Dosa Setahun

Kompas.com, 24 Juni 2026, 15:55 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Puasa Tasua dan Asyura yang dilaksanakan pada 9 dan 10 Muharram menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Bahkan, puasa di bulan Muharram disebut sebagai puasa sunnah paling utama setelah puasa wajib Ramadhan.

Momentum ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca juga: Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2026, Bolehkan Menjalankan Salah Satunya Saja?

Selain berpahala besar, puasa Tasua dan Asyura juga menyimpan berbagai keutamaan yang berkaitan dengan sejarah, spiritualitas, dan penguatan ukhuwah sesama Muslim.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ. (رواه مسلم)

Artinya: Dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam.” (HR Muslim).

Baca juga: Bolehkah Puasa Asyura Tanpa Puasa Tasua? Simak Hukumnya Menurut Ulama

Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura

Bulan Muharram dikenal sebagai salah satu bulan yang penuh keberkahan dan menyimpan sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam.

Di antaranya adalah turunnya rahmat Allah untuk pertama kali pada hari Asyura serta peristiwa Nabi Musa AS menerima kitab Taurat dari Allah SWT.

Di bulan yang dimuliakan ini, umat Islam dianjurkan menjalankan puasa Tasua dan Asyura sebagai bentuk ibadah yang memiliki keutamaan besar.

Muharram sendiri dipandang sebagai bulan terbaik untuk berpuasa setelah Ramadhan.

Salah satu keutamaan puasa Asyura adalah dihapuskannya dosa-dosa selama satu tahun yang telah berlalu. Bahkan, orang yang melaksanakannya disebut memperoleh pahala seakan-akan berpuasa selama setahun penuh.

1. Meneladani Kisah Nabi Musa AS

Puasa Asyura memiliki nilai sejarah yang mendalam karena berkaitan dengan kisah penyelamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari ancaman Firaun.

Peristiwa tersebut menjadi momen yang mencerminkan kekuasaan Allah SWT dan keteguhan seorang nabi dalam menghadapi kezaliman.

Sebagai bentuk syukur atas peristiwa besar itu, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berpuasa pada hari Asyura.

Melalui amalan ini, umat Islam diajak meneladani keimanan dan keteguhan Nabi Musa AS dalam menghadapi berbagai ujian.

2. Memperdalam Hubungan Spiritual dengan Allah

Menjalankan puasa Tasua dan Asyura tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kualitas keimanan.

Kedua puasa sunnah ini menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan batin dengan Allah SWT melalui doa, dzikir, dan refleksi diri.

Selain mendatangkan pahala, puasa juga membantu menenangkan hati, menjernihkan pikiran, dan menumbuhkan kesadaran spiritual yang lebih mendalam.

3. Menguatkan Rasa Persaudaraan Sesama Muslim

Puasa Tasua dan Asyura tidak hanya menjadi ibadah individual, tetapi juga mencerminkan kebersamaan umat Islam di seluruh dunia.

Pada hari-hari tersebut, jutaan Muslim menjalankan amalan yang sama meskipun berasal dari berbagai bangsa dan latar budaya yang berbeda.

Kesamaan niat dan ibadah itu menumbuhkan rasa persatuan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi momen untuk saling mendoakan kebaikan dan keselamatan bagi sesama Muslim.

4. Menambah Amal Kebaikan di Bulan Muharram

Puasa pada tanggal 9 Muharram atau Tasua merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Bersama puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram, amalan ini menjadi bagian penting dalam menyempurnakan ibadah di bulan Muharram.

Rasulullah bersabda: “Jika aku masih hidup hingga tahun depan, aku akan berpuasa pada hari kesembilan (Tasua) dan kesepuluh (Asyura).”

Hal tersebut menunjukkan bahwa menjalankan puasa Tasua menjadi salah satu cara menambah amal kebaikan dan menyempurnakan ibadah sunnah di bulan yang penuh keutamaan.

5. Menjadi Waktu Mustajab untuk Berdoa

Hari Asyura termasuk salah satu waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa.

Banyak ulama menyebut hari ini penuh keberkahan dan menjadi salah satu momen istimewa untuk memohon ampunan, perlindungan, serta berbagai kebaikan dunia dan akhirat.

6. Membuka Pintu Amal dan Keberkahan

Sejumlah riwayat dan tradisi ulama menyebutkan bahwa memberi makan orang lain, bersedekah, dan berbuat baik pada hari Asyura akan dibalas Allah dengan keberkahan yang berlipat.

Karena itu, momen Tasua dan Asyura menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk memperluas amal kebajikan dan meraih pahala tambahan di bulan Muharram yang dimuliakan Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Surat Ad-Duha: Bacaan, Tulisan Arab, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Duha: Bacaan, Tulisan Arab, Makna, dan Keutamaannya
Doa Harian
Kemenag Gelar Geber Mas, 50.000 Masjid di Indonesia Dibersihkan
Kemenag Gelar Geber Mas, 50.000 Masjid di Indonesia Dibersihkan
Aktual
Belajar dari Ilmu Nahwu, Begini Cara Islam Ajarkan Suami Istri Kelola Konflik Rumah Tangga
Belajar dari Ilmu Nahwu, Begini Cara Islam Ajarkan Suami Istri Kelola Konflik Rumah Tangga
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar