Editor
KOMPAS.com - Hari Jumat merupakan hari yang sangat istimewa bagi umat Islam. Dalam ajaran Islam, Jumat dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau rajanya hari-hari karena memiliki banyak keutamaan dan keberkahan.
Pada hari inilah umat Islam, khususnya laki-laki Muslim, diwajibkan melaksanakan shalat Jumat dan dianjurkan memperbanyak ibadah.
Berbagai amalan sunnah juga dapat dilakukan untuk meraih pahala, ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca juga: Teks Bacaan Bilal Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Allah SWT berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkan jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS Al-Jumu’ah: 9)
Baca juga: 5 Rukun Khutbah Jumat yang Wajib Dipenuhi Khatib, Jadi Penentu Sahnya Shalat Jumat
Dilansir dari laman MUI, berikut tujuh amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan pada hari Jumat:
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan sebelum menunaikan shalat Jumat adalah mandi sunnah.
Dalam buku Panduan Amalan Hari Jumat karya Mahmudin, halaman 106, disebutkan hadis Nabi Muhammad SAW:
عن سَلْمَان الْفَارِسِيّ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَتَطَهَّرَ بِمَا اسْتَطَاعَ مِنْ طُهْرٍ ثُمَّ ادَّهَنَ أَوْ مَسَّ مِنْ طِيبٍ ثُمَّ رَاحَ فَلَمْ يُفَرِّقْ بَيْنَ اثْنَيْنِ فَصَلَّى مَا كُتِبَ لَهُ ثُمَّ إِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ أَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ الْأُخْرَى
Artinya: Dari Salman Al Farisi RA berkata Rasulullah shallallohu alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat dan bersuci semampunya kemudian memakai wewangian lalu menuju ke mesjid dimana dia tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk di mesjid) lalu dia shalat sesuai dengan yang ditetapkan Allah (sekemampuannya) kemudian jika imam keluar dari tempatnya untuk berkhutbah dia diam mendengarkan khutbah niscaya akan diampuni dosanya yang terjadi diantara kedua Jumat.” (HR Bukhari)
Hari Jumat juga menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرِمْتَ يَقُولُونَ بَلِيتَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ
Artinya: Dari Aus bin Aus RA berkata,” Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya hari yang afdhal bagi kalian adalah hari Jumat; padanya Adam diciptakan dan diwafatkan, pada hari Jumat juga sangkakala (pertanda kiamat) ditiup dan padanya juga mereka dibangkitkan, karena itu perbanyaklah bershalawat kepadaku karena shalawat kalian akan diperhadapkan kepadaku” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana shalawat yang kami ucapkan untukmu bisa diperhadapkan padamu sedangkan jasadmu telah hancur ?” Beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan bagi tanah untuk memakan jasad para nabi” (HR Abu Daud, Nasaai, Ibnu Majah dan Ahmad dengan sanad yang shohih)
Membaca Surat Al-Kahfi pada malam atau hari Jumat merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan.
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ : مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنْ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ
Artinya: "Dari Abu Said Al Khudri radhiyallohu anhu berkata, “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi di malam Jumat niscaya Allah akan meneranginya dengan cahaya antara dia dengan Ka’bah.” (HR ad-Darimi, al-Hakim, dan al-Baihaqi).
Amalan ini bertujuan untuk memperoleh petunjuk dan cahaya dalam kehidupan dunia maupun akhirat.
Hari Jumat memiliki satu waktu mustajab, yakni waktu yang sangat baik untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَالَ : « فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ » وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا
Artinya: Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang hari Jumat, “Pada hari Jumat ada waktu yang mana seorang hamba muslim yang tepat beribadah dan berdoa pada waktu tersebut meminta sesuatu melainkan niscaya Allah akan memberikan permintaannya.” Beliau mengisyaratkan dengan tangannya untuk menunjukkan bahwa waktu tersebut sangat sedikit. (HR Bukhari dan Muslim)
Para ulama berbeda pendapat mengenai waktu mustajab tersebut. Namun, banyak yang meyakini waktunya berada antara Ashar hingga Maghrib.
Shalat Jumat merupakan kewajiban bagi laki-laki Muslim yang baligh, berakal, dan tidak sedang dalam perjalanan.
Allah SWT berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkan jual beli." (QS Al-Jumuah: 9)
Bersiwak sebelum melaksanakan shalat Jumat juga termasuk amalan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ وُضُوءٍ
Artinya: "Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak setiap kali hendak shalat." (HR Bukhari dan Muslim)
Amalan ini menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan diri, terutama pada hari yang memiliki keutamaan besar seperti Jumat.
Umat Islam juga dianjurkan mengenakan pakaian terbaik dan menggunakan wewangian ketika menyambut hari Jumat.
Dalam buku Zikir dan Amalan Sehari-hari karya Zahra, dikutip perkataan Imam Shadiq:
"Shalawat atas Muhammad SAW dan keluarganya sebanyak seribu kali pada hari Jumat dan seratus kali setiap hari selain hari Jumat adalah sunnah. Setiap orang yang membaca shalawat atas Muhammad SAW dan keluarganya seratus kali dan seribu kali membaca istighfar serta seratus kali membaca Surah Al-Ikhlas, Allah mengampuni dosa-dosanya."
Amalan-amalan sunnah pada hari Jumat memberikan banyak keutamaan dan pahala bagi umat Islam. Selain memperkuat keimanan, amalan tersebut juga menjadi sarana untuk meraih ampunan, keberkahan, dan ridha Allah SWT.
Karena itu, umat Islam dianjurkan memanfaatkan keistimewaan hari Jumat dengan memperbanyak ibadah dan amalan yang telah diajarkan Rasulullah SAW.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang