Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

359 Jamaah Haji Kloter 16 Debarkasi Banjarmasin Tiba di Tanah Air

Kompas.com, 27 Juni 2026, 08:49 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Sebanyak 359 jamaah haji Kloter 16 Debarkasi Banjarmasin dari Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Balangan telah tiba di Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji 2026 di Arab Saudi.

Kedatangan kloter ini menambah jumlah jamaah haji Debarkasi Banjarmasin yang telah kembali ke Indonesia menjadi 5.730 orang.

Secara umum, kondisi kesehatan jamaah dalam keadaan baik meski sebagian mengalami flu dan batuk setelah menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Baca juga: Kemenhaj Dorong Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji, Dana Dikelola Lebih Transparan

PPIH Debarkasi Banjarmasin memastikan proses pemulangan jamaah berjalan lancar hingga ke daerah asal masing-masing, sementara masih ada tiga kloter yang menunggu jadwal kepulangan dari Arab Saudi.

Dilansir dari Antara, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin Eddy Khairani mengatakan jamaah haji Kloter 16 tiba di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin, Sabtu (27/6/2026), sekitar pukul 05.32 WITA.

Baca juga: Kemenhaj Akan Perketat Syarat Kesehatan Haji 2027, Jamaah Berkomorbid Jadi Sorotan

Jamaah tersebut dipulangkan dari Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi, dengan rincian 154 laki-laki dan 205 perempuan.

"Ada tiga jamaah haji yang menggunakan kursi roda," katanya.

Kondisi Kesehatan Jamaah Haji Umumnya Baik

Eddy menyampaikan kondisi kesehatan jamaah haji secara umum cukup baik meski sebagian mengalami flu dan batuk. Menurut dia, kondisi tersebut lazim terjadi setelah jamaah kembali dari Tanah Suci.

"Alhamdulillah mereka setelah tiba bisa mengikuti acara penyambutan di asrama haji dan di jamuan makan," katanya.

Setelah mengikuti acara penyambutan di asrama haji, para jamaah dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan transportasi yang telah disiapkan pemerintah kabupaten hingga dapat berkumpul kembali dengan keluarga.

Jumlah Jamaah Haji Debarkasi Banjarmasin yang Sudah Pulang

Dengan kedatangan Kloter 16, jumlah jamaah haji Debarkasi Banjarmasin yang telah kembali ke Indonesia mencapai 5.730 orang.

Pada musim haji 2026, Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan total 19 kloter, terdiri dari 14 kloter dari Kalimantan Selatan dan lima kloter dari Kalimantan Tengah, dengan jumlah keseluruhan 6.804 orang.

"Masih ada sebanyak tiga kloter di Tanah Suci Arab Saudi saat ini," ujarnya.

Proses Pemulangan Berlangsung hingga 1 Juli 2026

Eddy menjelaskan proses kepulangan jamaah haji Debarkasi Banjarmasin dimulai sejak 4 Juni 2026 melalui Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin dan dijadwalkan berlangsung hingga 1 Juli 2026.

Menurut dia, perjalanan haji merupakan perjalanan yang penuh perjuangan dan pengorbanan. Setelah kembali ke Tanah Air, tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan semangat ibadah, keikhlasan, kesabaran, serta kepedulian sosial yang telah ditempa selama berada di Tanah Suci.

"Semoga seluruh jamaah menjadi haji dan hajah yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa," katanya.

PPIH Debarkasi Banjarmasin berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam proses pemulangan jamaah hingga seluruh kloter tiba di daerah masing-masing dengan aman, tertib, dan nyaman.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar