Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar Pemimpin Dunia yang Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, dari Rusia hingga Arab Saudi

Kompas.com, 4 Juli 2026, 13:31 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Sejumlah pemimpin dunia dan delegasi resmi dari berbagai negara mulai berdatangan ke Teheran, Iran, untuk menghadiri rangkaian prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Kehadiran para tamu negara tersebut menandai dimulainya upacara kenegaraan dan keagamaan yang akan berlangsung selama beberapa hari hingga prosesi pemakaman terakhir di Mashhad.

Iran juga telah menyusun jadwal penghormatan yang mencakup sejumlah kota suci di Iran dan Irak.

Baca juga: Mengapa Jenazah Ali Khamenei Baru Dimakamkan 4 Bulan Setelah Wafat? Ini Penjelasannya

Prosesi ini berlangsung setelah Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Februari lalu.

Pemimpin Dunia Mulai Berdatangan ke Teheran

Sejumlah pemimpin dunia dan delegasi resmi dari berbagai kawasan tiba di Teheran pada Jumat (3/7/2026) untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei.

Baca juga: Pemakaman Ali Khamenei Dimulai, Peti Kecil Sang Cucu Jadi Sorotan

Televisi pemerintah Iran menayangkan secara langsung kedatangan para kepala negara, pejabat tinggi, dan delegasi asing di Kompleks Salat Imam Khomeini Mosalla, Teheran, yang menjadi pusat penyelenggaraan upacara kenegaraan dan keagamaan.

Di lokasi tersebut, para tamu menyampaikan belasungkawa serta memberikan penghormatan di hadapan jenazah Khamenei.

Khamenei wafat dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari.

Peristiwa itu memicu perang yang berlangsung hampir tiga pekan dan meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah sebelum akhirnya tercapai gencatan senjata melalui nota kesepahaman Amerika Serikat-Iran yang dimediasi sejumlah negara di kawasan.

Daftar Pemimpin dan Delegasi Asing yang Hadir

Salah satu tokoh asing yang hadir ialah Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev yang datang sebagai utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum mengikuti prosesi penghormatan.

Turut hadir Wakil Presiden Turki Cevdet Yilmaz, Presiden Irak Nizar Amidi, Ketua Parlemen Irak Mohammed al-Halbousi, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Ketua Senat Pakistan Yousaf Raza Gillani, serta Panglima Angkatan Darat Pakistan Asim Munir.

Dari kawasan Arab hadir Ketua Dewan Syura Qatar Hassan bin Abdullah Al-Ghanim, Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Waleed Elkhereiji, Ketua Dewan Negara Oman Abdulmalik bin Abdullah Al Khalili, serta Wakil Presiden Yaman Aidarus al-Zoubaidi.

Delegasi dari Asia Tengah juga menghadiri upacara tersebut, di antaranya Pemimpin Nasional Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedow, Ketua Parlemen Uzbekistan Nuriddin Ismoilov, Menteri Luar Negeri Kazakhstan Yermek Kosherbayev, Ketua Parlemen Kirgizstan Marlyn Mamataliyev, serta Sekretaris Jenderal Shanghai Cooperation Organization Nurlan Yermekbayev.

Selain itu, hadir Presiden Georgia Mikheil Kavelashvili, Ketua Majelis Rendah Belarus Igor Sergeyenko, Ketua Senat Mesir Abdel Wahab Abdel Razek, dan Wakil Perdana Menteri Afghanistan Abdul Ghani Baradar.

Turut memberikan penghormatan Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi, Menteri Luar Negeri Burkina Faso Karamoko Jean Marie Traore, serta Menteri Luar Negeri Republik Kongo Jean-Claude Gakosso.

Hadir pula Menteri Urusan Kepresidenan Namibia Charles Mubita, Menteri Luar Negeri Nikaragua Valdrack Jaentschke, Menteri Informasi dan Telekomunikasi Serbia Boris Bratina, serta delegasi China yang dipimpin Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional He Wei.

Media Iran juga melaporkan kehadiran utusan khusus Myanmar Tin Aung San, Sekretaris Jenderal D-8 Seyed Soheil Mahmood, perwakilan Organisation of Islamic Cooperation Ahmed Khokher, delegasi Bangladesh yang dipimpin Ketua Parlemen Hafiz Uddin Ahmad, serta delegasi India yang dipimpin Gubernur Bihar Ata Hasnain.

Mantan Kepala Menteri Jammu dan Kashmir Mehbooba Mufti juga menghadiri prosesi tersebut bersama kelompok Muslim Syiah dari Thailand dan delegasi politik Bulgaria.

Delegasi Malaysia dipimpin utusan khusus Datuk Seri Haji Mohamad bin Sabu yang turut menyampaikan penghormatan kepada Khamenei.

Perwakilan berbagai kelompok regional juga hadir, termasuk Ziyad al-Nakhalah, sejumlah petinggi Hizbullah, perwakilan Yaman, ulama Palestina, faksi-faksi politik Lebanon, serta kelompok-kelompok sekutu lainnya.

Pada hari yang sama, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan tiba di Teheran dan ikut memberikan penghormatan sehingga menambah daftar delegasi asing yang menghadiri prosesi tersebut.

Secara terpisah, Hizbullah juga menggelar upacara penghormatan di Lebanon untuk mengenang Ali Khamenei. Kegiatan serupa dilaporkan berlangsung di Irak dan sejumlah ibu kota lain di kawasan.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian (ketiga dari kiri) menyambut delegasi asing pada prosesi pemakaman Ali Khamenei di Teheran, Jumat (3/7/2026).Tangkapan layar via Anadolu Agency Presiden Iran Masoud Pezeshkian (ketiga dari kiri) menyambut delegasi asing pada prosesi pemakaman Ali Khamenei di Teheran, Jumat (3/7/2026).

Jadwal Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Juru bicara panitia pemakaman Iran mengatakan jadwal resmi prosesi pemakaman masih berpeluang mengalami perubahan.

Meski upacara penghormatan publik utama dijadwalkan dimulai pada Sabtu pagi, pemerintah membuka kemungkinan akses ke Imam Khomeini Mosalla sejak Jumat malam apabila kondisi memungkinkan.

Berdasarkan jadwal resmi, rangkaian penghormatan di Teheran berlangsung sepanjang Jumat hingga akhir pekan dengan dihadiri para kepala negara, pejabat tinggi, dan tokoh agama.

Upacara penghormatan untuk masyarakat dijadwalkan berlangsung pada 4 dan 5 Juli, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemakaman utama di Teheran pada 6 Juli.

Setelah itu, rangkaian pemakaman akan berlanjut ke Kota Qom pada 7 Juli.

Pada 8 Juli, prosesi dijadwalkan berlangsung di Irak, meliputi Baghdad, Najaf, dan Karbala. Jenazah akan disambut para tokoh agama dan politik sebelum dibawa ke sejumlah tempat suci umat Syiah.

Prosesi pemakaman terakhir dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli di Kompleks Makam Imam Ali Reza, Kota Mashhad, Iran timur laut, yang merupakan salah satu situs paling suci bagi umat Muslim Syiah.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar