Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Amalan Sunnah Hari Jumat yang Dianjurkan untuk Meraih Keberkahan

Kompas.com, 9 Juli 2026, 17:48 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Hari Jumat merupakan hari istimewa yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam.

Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh untuk meraih pahala serta keberkahan pada hari yang mulia ini.

Selain melaksanakan shalat Jumat bagi laki-laki, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dapat dikerjakan sejak pagi hingga menjelang Maghrib.

Baca juga: 7 Amalan Sunnah Hari Jumat yang Dianjurkan Rasulullah, Amalkan untuk Menambah Pahala

Berbagai amalan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

9 Amalan Sunnah Hari Jumat

Dilansir dari Antara, berikut sembilan amalan sunnah hari Jumat yang dianjurkan untuk diamalkan.

Baca juga: Bukan Hari Biasa, Ini 7 Peristiwa Besar yang Terjadi di Hari Jumat

1. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Hari Jumat menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak mengingat Allah SWT melalui dzikir dan istighfar.

Amalan ini dapat menenangkan hati sekaligus menjadi ikhtiar memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah diperbuat, terutama jika dilakukan dengan penuh keikhlasan.

2. Mendengarkan Khutbah Jumat dengan Khusyuk

Bagi laki-laki yang melaksanakan shalat Jumat, mendengarkan khutbah dengan penuh perhatian merupakan bagian dari ibadah.

Rasulullah SAW mengingatkan agar tidak berbicara atau melakukan hal-hal yang mengganggu selama khutbah berlangsung karena dapat mengurangi pahala shalat Jumat.

3. Bersedekah

Bersedekah pada hari Jumat memiliki keutamaan yang besar. Selain berupa harta, sedekah juga dapat diwujudkan melalui bantuan tenaga, ilmu, maupun berbagai bentuk kebaikan kepada sesama. Amalan ini menjadi salah satu cara meraih keberkahan dalam kehidupan.

4. Mengenakan Pakaian Bersih dan Memakai Wewangian

Islam menganjurkan umatnya menjaga kebersihan saat hari Jumat. Mengenakan pakaian yang bersih dan terbaik serta memakai wewangian merupakan sunnah yang mencerminkan penghormatan terhadap hari yang mulia sekaligus menunjukkan pentingnya kebersihan dalam ajaran Islam.

5. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Hari Jumat juga menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang paling banyak bershalawat pada hari Jumat akan menjadi orang yang paling dekat dengan beliau pada hari kiamat.

6. Membaca Surah Al Kahfi

Membaca Surah Al Kahfi merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan pada hari Jumat. Dalam hadis disebutkan bahwa orang yang membacanya akan diberikan cahaya yang meneranginya hingga datangnya hari Jumat berikutnya.

7. Menjalin Silaturahim dan Menyebarkan Salam

Hari Jumat juga menjadi momen yang baik untuk mempererat hubungan dengan keluarga, kerabat, sahabat, maupun sesama Muslim.

Menjalin silaturahim dan membiasakan mengucapkan salam merupakan amalan yang membawa pahala sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.

8. Memperbanyak Doa

Hari Jumat memiliki waktu mustajab, yaitu waktu yang diyakini sebagai saat doa lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Meski waktu pastinya tidak diketahui secara pasti, banyak ulama berpendapat bahwa salah satu waktu terbaik adalah menjelang Maghrib. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa pada hari tersebut.

9. Melaksanakan Shalat Sunnah

Selain menjalankan shalat wajib, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak shalat sunnah pada hari Jumat, seperti shalat qabliyah dan ba'diyah Jumat.

Amalan ini menjadi salah satu cara menambah pahala sekaligus meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

Mengamalkan berbagai sunnah hari Jumat merupakan bentuk ikhtiar untuk meraih keutamaan, keberkahan, dan pahala yang dijanjikan Allah SWT.

Dengan memanfaatkan hari yang mulia ini untuk memperbanyak ibadah, diharapkan setiap Muslim dapat meningkatkan kualitas keimanan dan semakin dekat kepada-Nya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar