Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Doa yang Dianjurkan di Hari Jumat, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 8 Mei 2026, 09:55 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Hari Jumat selalu memiliki tempat istimewa dalam Islam. Bukan hanya karena disebut sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari, tetapi juga karena di dalamnya terdapat waktu mustajab yang disebut-sebut menjadi saat terbaik untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Di tengah kesibukan hidup, banyak orang sering lupa bahwa doa bukan sekadar pelengkap ibadah.

Doa adalah bentuk pengakuan seorang hamba bahwa dirinya lemah dan membutuhkan pertolongan Allah dalam setiap urusan.

Oleh karena itu, memperbanyak doa di hari Jumat menjadi amalan yang dianjurkan banyak ulama.

Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi dijelaskan bahwa seorang Muslim dianjurkan memperbanyak zikir, doa, dan shalawat pada hari Jumat karena hari tersebut memiliki banyak keutamaan dibanding hari lainnya.

Tidak ada doa khusus yang diwajibkan untuk dibaca pada hari Jumat. Namun, terdapat sejumlah doa yang berisi permohonan perlindungan, kelapangan hidup, hingga keberkahan yang sangat baik untuk diamalkan secara rutin.

Berikut tiga doa spesial yang bisa menjadi amalan setiap Jumat.

Baca juga: Doa Rasulullah agar Terhindar dari Virus dan Wabah Penyakit seperti Hantavirus

1. Doa Memohon Perlindungan dan Kecukupan Rezeki

Di tengah ketidakpastian hidup, banyak orang merasa cemas terhadap rezeki, pekerjaan, kesehatan, hingga masa depan keluarga. Islam mengajarkan bahwa ketenangan sejati lahir dari tawakal kepada Allah SWT.

Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca pada hari Jumat adalah doa perlindungan dan kecukupan hidup berikut ini:

اللهم عليك توكلت فارزقني واكفني، وبك لذت فنجني مما يؤذيني، أنت حسبي ونعم الوكيل، اللهم رضني بقضائك، وقنعني بعطائك، واجعلني من أوليائك

Allahumma ‘alaika tawakkaltu farzuqni wakfini, wa bika ludztu fa najjini mimma yu’dzini, anta hasbiy wa ni’mal wakil. Allahumma raddhini bi qadhaika, wa qanni’ni bi ‘athaika, waj‘alni min awliyaika.

Artinya: “Ya Allah, kepada-Mu aku bertawakal. Berilah aku rezeki dan cukupkanlah aku. Selamatkan aku dari segala sesuatu yang menyakitiku. Engkau adalah sebaik-baik pelindung. Jadikan aku ridha atas ketetapan-Mu, merasa cukup dengan pemberian-Mu, dan masukkan aku ke dalam golongan hamba-hamba pilihan-Mu.”

Doa ini mengandung makna mendalam tentang tawakal dan rasa cukup. Dalam buku Ihya Ulumuddin karya Abu Hamid Al-Ghazali dijelaskan bahwa ketenangan hati seorang mukmin lahir ketika ia menyerahkan urusannya kepada Allah tanpa kehilangan ikhtiar.

Karena itu, membaca doa ini pada hari Jumat dapat menjadi pengingat bahwa tidak semua masalah harus diselesaikan dengan kekuatan manusia semata.

2. Doa Memohon Keberkahan Hari Jumat untuk Diri dan Sesama

Hari Jumat bukan hanya momentum memperbaiki hubungan dengan Allah, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama Muslim. Tidak sedikit umat Islam saling mengirim ucapan dan doa keberkahan pada hari tersebut.

Salah satu doa yang bisa diamalkan adalah:

أدام الله لكم بركة الجمعة دهوراً، وألبسكم من تقواه نوراً، جمعة مباركة

Adamallahu lakum barakatal jumu’ati duhuran, wa albasakum min taqwahu nuran, jum’atan mubarakah.

Artinya: “Semoga Allah melimpahkan keberkahan Jumat kepada kalian sepanjang masa, dan mengenakan cahaya ketakwaan kepada kalian. Jumat yang penuh berkah.”

Meski sederhana, doa ini memiliki pesan yang sangat kuat. Ia bukan hanya berisi harapan duniawi, tetapi juga permohonan agar seseorang diberikan cahaya ketakwaan.

Dalam buku Fadhailul Auqat karya Al-Baihaqi disebutkan bahwa hari Jumat merupakan hari yang dipenuhi keberkahan dan menjadi waktu terbaik memperbanyak amal saleh, termasuk mendoakan sesama Muslim.

Kebiasaan saling mendoakan juga sejalan dengan hadis Nabi Muhammad SAW:

“Doa seorang Muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuan orang tersebut adalah doa yang mustajab.” (HR Muslim)

Karena itu, hari Jumat bisa menjadi momentum memperbanyak doa untuk keluarga, sahabat, hingga sesama Muslim yang sedang menghadapi kesulitan hidup.

Baca juga: Kemarau Berkepanjangan? Baca Doa Ini agar Tanah Kembali Subur

3. Doa Memohon Dihilangkan Kesulitan dan Kesedihan

Setiap manusia pasti pernah berada di titik paling lelah dalam hidupnya. Ada yang diuji dengan masalah ekonomi, kesehatan, kehilangan orang tercinta, hingga tekanan batin yang sulit dijelaskan.

Dalam kondisi seperti itu, Islam mengajarkan umatnya agar tidak berhenti berharap kepada Allah SWT.

Berikut doa yang dapat diamalkan pada hari Jumat ketika menghadapi kesulitan:

اللهم إني أسألك يا من لا تغلطه المسائل، يا من لا يشغله سمع عن سمع، يا من لا يبرمه إلحاح الملحين، اللهم إني أعوذ بك من جهد البلاء ودرك الشقاء، وسوء القضاء، وشماتة الأعداء، اللهم اكشف عني وعن كل المسلمين كل شدة وضيق وكرب

Allahumma inni as’aluka ya man la tughallithuhul masa’il, ya man la yusyghiluhu sam’un ‘an sam’, ya man la yubrimuhu ilhahul mulihhin. Allahumma inni a‘udzu bika min juhdil bala’, wa darkisy syaqa’, wa su’il qadha’, wa syamatatil a‘da’. Allahummaksyif ‘anni wa ‘an kullil muslimina kulla syiddatin wa dhiqin wa karb.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, wahai Dzat yang tidak tersamarkan oleh banyaknya permintaan. Wahai Dzat yang tidak tersibukkan oleh satu pendengaran dari pendengaran lainnya. Wahai Dzat yang tidak merasa jenuh oleh permohonan orang-orang yang meminta. Aku berlindung kepada-Mu dari beratnya cobaan, kesengsaraan, ketetapan buruk, dan kegembiraan musuh atas penderitaanku. Ya Allah, hilangkanlah segala kesulitan, kesempitan, dan kesedihan dariku dan dari seluruh kaum Muslim.”

Doa ini menggambarkan betapa luas kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Sebanyak apa pun permintaan manusia, Allah tidak pernah lalai mendengar.

Dalam buku Jami’ul Ulum wal Hikam karya Ibnu Rajab Al-Hanbali dijelaskan bahwa salah satu bentuk ibadah paling agung adalah menggantungkan harapan hanya kepada Allah ketika menghadapi kesulitan.

Waktu Mustajab Berdoa di Hari Jumat

Para ulama berbeda pendapat mengenai kapan tepatnya waktu mustajab pada hari Jumat. Namun, pendapat yang paling banyak disebut adalah:

  • Setelah Ashar hingga menjelang Maghrib
  • Saat imam duduk di mimbar hingga selesai shalat Jumat

Hal ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa di hari Jumat terdapat satu waktu yang apabila seorang Muslim berdoa pada saat itu, maka Allah akan mengabulkannya.

Oleh karena itu, memperbanyak doa, zikir, istighfar, dan shalawat di hari Jumat menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

Baca juga: Dzikir 10 Hari Dzulhijjah yang Dianjurkan, Lengkap Takbir hingga Doa Arafah

Mengapa Hari Jumat Begitu Istimewa?

Keutamaan hari Jumat dijelaskan dalam banyak hadis. Dalam riwayat Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa Jumat adalah hari terbaik ketika matahari terbit. Pada hari itulah Nabi Adam diciptakan, dimasukkan ke surga, dan diturunkan ke bumi.

Dalam tafsir Fi Zhilalil Quran, Sayyid Qutb menjelaskan bahwa hari Jumat bukan sekadar hari ibadah mingguan, tetapi momentum spiritual untuk memperbarui hubungan manusia dengan Allah dan sesama manusia.

Oleh karena itu, Jumat seharusnya tidak hanya diisi dengan rutinitas biasa, melainkan menjadi waktu memperbanyak amal baik, memperhalus hati, dan memperbanyak doa.

Amalan Sederhana di Hari Jumat

Doa adalah bahasa harapan seorang hamba kepada Tuhannya. Di hari Jumat yang penuh keberkahan, doa-doa itu menjadi semakin istimewa karena dipanjatkan pada waktu yang dimuliakan Allah SWT.

Mulai dari memohon perlindungan, keberkahan hidup, hingga meminta agar segala kesulitan diangkat, semuanya dapat menjadi amalan sederhana yang rutin dibaca setiap Jumat.

Boleh jadi, di antara banyak doa yang dipanjatkan pada hari itu, ada satu permohonan yang diam-diam sedang Allah siapkan untuk dikabulkan pada waktu terbaik menurut-Nya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar