Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenag Minta Calon Pengantin Tak Anggap Bimbingan Perkawinan Sekadar Formalitas

Kompas.com, 11 Juli 2026, 09:24 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Kemenag

KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan pentingnya Bimbingan Perkawinan (Bimwin) sebagai bekal utama bagi calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Program ini bukan sekadar syarat administratif menjelang akad nikah, melainkan ikhtiar untuk mempersiapkan pasangan membangun keluarga yang kuat dan harmonis.

Melalui Bimwin, calon pengantin dibekali pengetahuan serta keterampilan menghadapi dinamika kehidupan berumah tangga.

Baca juga: Kemenag Ubah Metode Bimbingan Perkawinan, Materi Disesuaikan dengan Usia Calon Pengantin

Penguatan keluarga juga dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, saat membuka Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca juga: Menag Klaim Angka Perceraian Turun karena Bimbingan Perkawinan

Bimwin Jadi Bekal Membangun Rumah Tangga

Di hadapan para peserta, Ahmad Zayadi mengajak seluruh calon pengantin mengikuti setiap sesi bimbingan dengan sungguh-sungguh agar memperoleh bekal yang memadai dalam menjalani kehidupan berkeluarga.

"Ikutilah Bimbingan Perkawinan ini dengan sebaik-baiknya. Manfaatkan setiap materi yang diberikan agar menjadi bekal dalam membangun kehidupan rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan penuh tanggung jawab," pesannya, Kamis (9/7/2026).

Menurut Ahmad Zayadi, Bimbingan Perkawinan tidak hanya memberikan pemahaman mengenai kehidupan rumah tangga, tetapi juga mempersiapkan pasangan untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah yang membawa kemaslahatan bagi lingkungan dan masyarakat.

Bimwin Siapkan Keluarga Kuat untuk Fondasi Bangsa

Ahmad Zayadi menegaskan keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Karena itu, pernikahan tidak dapat dipandang semata sebagai urusan pribadi, melainkan investasi sosial yang menentukan kualitas generasi mendatang.

"Keluarga adalah tiang negara. Pernikahan merupakan ibadah yang panjang, bukan hanya ibadah personal, tetapi juga memiliki kontribusi besar bagi masa depan bangsa dan negara. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang kuat, dan pada akhirnya akan memperkuat Indonesia," tegasnya.

Ia mengatakan peningkatan kualitas layanan Bimbingan Perkawinan sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menempatkan penguatan ketahanan keluarga sebagai salah satu prioritas Kementerian Agama.

Menurutnya, layanan yang semakin baik akan memperkuat upaya mewujudkan keluarga Indonesia yang sakinah, tangguh, dan mampu menghadapi berbagai tantangan sosial.

"Karena itu, saya berharap kualitas layanan Bimbingan Perkawinan terus ditingkatkan di seluruh jajaran Kementerian Agama. Semakin baik layanan yang kita berikan, semakin besar pula kontribusinya dalam melahirkan keluarga-keluarga yang kuat sebagai fondasi bangsa," ujarnya.

Materi Bimbingan Perkawinan Disusun Komprehensif

Program Bimbingan Perkawinan Mandiri di KUA Wonosari digelar secara rutin setiap pekan. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, seperti penghulu, penyuluh agama, tenaga kesehatan, hingga praktisi sesuai materi yang diberikan.

Selama mengikuti bimbingan, calon pengantin memperoleh pembekalan mengenai hak dan kewajiban suami istri, komunikasi efektif dalam keluarga, kesehatan reproduksi, pengelolaan ekonomi rumah tangga, pengasuhan anak, serta penyelesaian konflik secara bijaksana.

Melalui penguatan layanan Bimbingan Perkawinan, Kementerian Agama berharap semakin banyak pasangan memasuki jenjang pernikahan dengan kesiapan spiritual, emosional, sosial, dan ekonomi yang memadai.

Dengan demikian, keluarga yang terbentuk tidak hanya harmonis dan sejahtera, tetapi juga mampu melahirkan generasi berkualitas yang berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bacaan Ayat Kursi dan Artinya, Benarkah Bisa Mengusir Setan?
Bacaan Ayat Kursi dan Artinya, Benarkah Bisa Mengusir Setan?
Doa Harian
Sejarah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Sejarah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Aktual
Muktamar NU ke-35 Dongkrak Ekonomi Warga Tambakberas, Rumah Pribadi Ramai Disewa
Muktamar NU ke-35 Dongkrak Ekonomi Warga Tambakberas, Rumah Pribadi Ramai Disewa
Aktual
Kemenag Minta Calon Pengantin Tak Anggap Bimbingan Perkawinan Sekadar Formalitas
Kemenag Minta Calon Pengantin Tak Anggap Bimbingan Perkawinan Sekadar Formalitas
Aktual
Indonesia Jadi Negara Penerima Program Visa Package Arab Saudi, Visa Terbit Maksimal 48 Jam
Indonesia Jadi Negara Penerima Program Visa Package Arab Saudi, Visa Terbit Maksimal 48 Jam
Aktual
Penerbit Buku Keagamaan Diminta Patuhi Standar Mutu untuk Cegah Intoleransi dan Radikalisme
Penerbit Buku Keagamaan Diminta Patuhi Standar Mutu untuk Cegah Intoleransi dan Radikalisme
Aktual
Kemenag Telaah Ratusan Buku Keagamaan Islam, 42 Judul Dinyatakan Tidak Layak Edar
Kemenag Telaah Ratusan Buku Keagamaan Islam, 42 Judul Dinyatakan Tidak Layak Edar
Aktual
Lirik Sholawat Jibril Versi Panjang dan Pendek: Arab, Latin dan Artinya
Lirik Sholawat Jibril Versi Panjang dan Pendek: Arab, Latin dan Artinya
Doa Harian
Doa Iftitah Lengkap dan Pendek: Arab, Latin, serta Artinya
Doa Iftitah Lengkap dan Pendek: Arab, Latin, serta Artinya
Doa Harian
Bacaan Tahiyat Awal & Akhir Lengkap: Perbedaan & Teks
Bacaan Tahiyat Awal & Akhir Lengkap: Perbedaan & Teks
Doa Harian
Bacaan Sholawat Jibril Melimpah Rezeki: Arab, Latin, Arti
Bacaan Sholawat Jibril Melimpah Rezeki: Arab, Latin, Arti
Doa Harian
Arti Jazakallah Khairan Katsiran, Balasan & Cara Pakai
Arti Jazakallah Khairan Katsiran, Balasan & Cara Pakai
Doa Harian
Niat Mandi Taubat Nasuha Lengkap dengan Tata Cara Sholatnya
Niat Mandi Taubat Nasuha Lengkap dengan Tata Cara Sholatnya
Doa Harian
Tulisan Arab Bismillahirrahmanirrahim, Latin, Arti & Makna
Tulisan Arab Bismillahirrahmanirrahim, Latin, Arti & Makna
Doa Harian
Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir
Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar