Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Surah dan Ayat Al-Quran yang Dianjurkan untuk Dihafal Sebelum Ajal Menjemput

Kompas.com, 11 Juli 2026, 15:07 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Menghafal Al-Quran merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, menghafal ayat-ayat suci juga menjadi bekal amal saleh yang terus menyertai seorang Muslim sepanjang hidupnya.

Beberapa surah dan ayat Al-Quran memiliki keutamaan khusus sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW.

Baca juga: Bacaan Ayat Kursi dan Artinya, Benarkah Bisa Mengusir Setan?

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menghafalkan dan mengamalkannya secara rutin sebagai bagian dari ibadah sehari-hari.

Daftar Surah dan Ayat Al-Quran yang Dianjurkan untuk Dihafal

Semua surah dalam Al-Qur'an memiliki kemuliaan dan membawa kebaikan bagi siapa saja yang membaca serta mengamalkannya.

Baca juga: Menag: Jangan Belajar Al-Quran Hanya untuk Ilmu, Tapi untuk Mendekat kepada Allah

Meski demikian, terdapat sejumlah surah dan ayat yang secara khusus dianjurkan untuk dihafal karena memiliki keutamaan tertentu.

Berikut tujuh surah dan ayat Al-Quran yang dianjurkan untuk dihafal beserta keutamaannya.

1. Surah Al-Mulk

Surah Al-Mulk terdiri dari 30 ayat dan menjadi salah satu surah yang paling dianjurkan untuk dihafal. Dalam sejumlah hadis dijelaskan bahwa surah ini akan memberikan syafaat bagi orang yang membacanya serta menjadi sebab perlindungan dari siksa kubur.

Rasulullah SAW bersabda:

"Ada suatu surat dalam Al-Quran yang terdiri dari 30 ayat, dapat memberikan syafaat bagi pembacanya hingga ia diampuni, yaitu Surah Al-Mulk." (HR. Tirmidzi No. 2891).

Karena keutamaannya tersebut, Surah Al-Mulk dianjurkan untuk dibaca dan dihafalkan sebagai amalan harian.

2. Surah Al-Kahfi

Surah Al-Kahfi juga termasuk surah yang dianjurkan untuk dihafal. Meskipun berjumlah 110 ayat, Rasulullah SAW secara khusus menganjurkan menghafal 10 ayat pertamanya.

Beliau bersabda:

"Barangsiapa yang menghafal 10 ayat pertama Surah Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal." (HR. Muslim No. 809).

Selain itu, membaca Surah Al-Kahfi secara rutin juga menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam.

3. Surah Al-Waqiah

Surah Al-Waqiah yang terdiri atas 96 ayat dikenal luas sebagai salah satu surah yang sering diamalkan terkait doa memohon kelapangan rezeki.

Banyak ulama menganjurkan membaca surah ini secara rutin. Dalam sebuah hadis disebutkan:

"Barangsiapa membaca Surah Al-Waqiah setiap malam, maka Allah akan menjaganya dari kemiskinan."

Hadis tersebut menjadi dasar anjuran untuk membaca dan menghafalkan Surah Al-Waqiah sebagai bentuk ikhtiar disertai doa kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan rezeki dan dijauhkan dari kesulitan hidup.

4. Ayat Kursi

Ayat Kursi merupakan ayat ke-255 Surah Al-Baqarah dan dikenal sebagai ayat paling agung dalam Al-Quran. Ayat ini menjelaskan kebesaran, kekuasaan, dan sifat-sifat Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya segala sesuatu memiliki punuk, dan punuk-nya Al-Quran adalah Surah Al-Baqarah yang di dalamnya terdapat penghulu dari ayat-ayat suci Al-Quran, yaitu Ayat Kursi." (HR. At-Tirmidzi).

Ayat Kursi dianjurkan untuk dihafal dan dibaca secara rutin, terutama setelah salat wajib serta sebelum tidur, sebagai bentuk zikir dan doa memohon perlindungan kepada Allah SWT.

5. Dua Ayat Terakhir Surah Al-Baqarah

Dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah, yaitu ayat 285 dan 286, juga memiliki keutamaan besar sehingga dianjurkan untuk dihafal.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan." (HR. Bukhari No. 5009).

Kedua ayat tersebut berisi doa, permohonan ampun, serta perlindungan kepada Allah SWT sehingga sering diamalkan sebelum tidur.

6. Surah Ar-Rahman

Surah Ar-Rahman terdiri dari 78 ayat dan dikenal dengan pengulangan ayat fabiayyi aalaa'i rabbikumaa tukadzibaan yang mengingatkan manusia dan jin atas berbagai nikmat Allah SWT.

Dalam riwayat Imam Ja'far disebutkan:

"Barangsiapa membaca Surah Ar-Rahman, kemudian setiap kali membaca ayat fabiayyi aalaa'i rabbikumaa tukadzibaan (maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan) ia menjawab: 'Tidak ada satu pun nikmat dari Tuhan-ku yang aku dustakan.' Jika ia membacanya di malam hari dan meninggal, maka ia mati dalam keadaan syahid. Jika membacanya di siang hari dan meninggal, maka ia mati dalam keadaan syahid." (Tsawabul A’mal – Imam Ja'far).

Surah ini menjadi salah satu bacaan yang dianjurkan untuk memperkuat rasa syukur dan keimanan kepada Allah SWT.

7. Surah As-Sajdah

Surah As-Sajdah juga termasuk surah yang sering diamalkan Rasulullah SAW.

Dalam hadis riwayat Imam Ahmad disebutkan:

"Nabi tidak akan tidur sampai beliau membaca Alif Lam Mim Tanzil (As-Sajdah) dan Tabarakalladzi biyadihil mulk (Al-Mulk)." (HR. Ahmad).

Selain itu, Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW membaca Surah As-Sajdah pada rakaat pertama salat Subuh hari Jumat, sedangkan rakaat kedua membaca Surah Al-Insan.

Kebiasaan tersebut menunjukkan besarnya keutamaan Surah As-Sajdah sehingga umat Islam dianjurkan untuk membacanya secara rutin dan menghafalkannya sebagai bagian dari amalan harian.

Menghafal surah dan ayat-ayat pilihan tersebut bukan hanya menjadi ikhtiar memperbanyak amal saleh, tetapi juga membantu umat Islam lebih dekat dengan Al-Quran.

Keutamaannya sebagaimana disebutkan dalam hadis menjadi motivasi untuk terus membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan isi Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar