Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

GP Ansor Apresiasi Kunjungan Kapolri ke Mabes TNI dan Kejaksaan Agung

Kompas.com, 14 Juli 2026, 07:10 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengapresiasi kunjungan silaturahmi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Markas Besar TNI dan Kejaksaan Agung.

Langkah ini dinilai positif untuk memperkuat soliditas, sinergisitas, dan koordinasi antarlembaga negara dalam menjaga stabilitas nasional serta memperkuat penegakan hukum.

Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, menyatakan bahwa komunikasi yang baik antar pimpinan lembaga negara merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik.

Menurutnya, sinergi antara Polri, TNI, dan Kejaksaan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, mulai dari persoalan keamanan, penegakan hukum, hingga pemberantasan kejahatan luar biasa.

Addin menyampaikan bahwa kunjungan Kapolri tersebut mengirimkan pesan positif kepada masyarakat.

"Kami mengapresiasi kunjungan Kapolri ke Mabes TNI dan Kejaksaan Agung. Ini merupakan pesan yang sangat positif kepada publik bahwa antarlembaga negara terus menjaga soliditas dan memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas konstitusional masing-masing. Kebersamaan seperti ini penting untuk menjaga stabilitas nasional dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara," ujar Addin.

Baca juga: GP Ansor Rombak Kepengurusan, Libatkan Tokoh Muda NU untuk Perkuat Organisasi

Penegasan Pemberantasan Korupsi

Addin menegaskan bahwa sinergi tersebut harus diwujudkan dalam langkah konkret untuk menghadapi berbagai persoalan bangsa, terutama pemberantasan korupsi.

Korupsi disebutnya sebagai musuh bersama yang merusak tata kelola pemerintahan, menghambat pembangunan, dan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap negara.

"Korupsi harus ditempatkan sebagai musuh bersama. Karena itu, seluruh aparat penegak hukum harus terus memperkuat koordinasi, mengedepankan profesionalisme, dan saling mendukung sesuai kewenangan masing-masing agar upaya pemberantasan korupsi berjalan semakin efektif," tegasnya.

GP Ansor meyakini soliditas Polri, TNI, dan Kejaksaan akan memperkuat efektivitas negara dalam memberikan rasa aman, menegakkan supremasi hukum, serta menjaga persatuan bangsa.

Sinergi yang terus terbangun di tingkat pimpinan diharapkan menjadi teladan bagi seluruh jajaran sehingga kolaborasi antarlembaga semakin kokoh demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Kapolri Temui Jaksa Agung

Dilansir dari Antaranews, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Agung (Kejagung), Senin (13/7/2026), sebagai langkah memperkuat sinergi dan kolaborasi antara dua institusi penegak hukum dalam memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan kepada masyarakat.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Kapolri didampingi sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin beserta jajaran.

Kapolri mengatakan, hubungan antara Polri dan Kejaksaan selama ini terus dibangun dalam semangat kemitraan, terutama sebagai bagian dari sistem peradilan pidana (criminal justice system).

"Tentunya apa yang kita lakukan semua ini tentunya untuk terus memberikan rasa keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di bidang hukum," kata Listyo Sigit.

Salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah rencana pertukaran pendidikan antara personel Polri dan Kejaksaan. Program ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta meningkatkan pemahaman antarlembaga dalam proses penegakan hukum.

Menurut Kapolri, kolaborasi yang semakin erat akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dalam menghadirkan kepastian hukum maupun mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan.

"Yang jelas Kejaksaan dan kepolisian adalah keluarga besar, dan kita akan terus menjaga agar keluarga besar ini terus terjaga soliditas dan sinergitas yang ada. Mungkin itu yang akan terus kami laksanakan bersama dengan Pak Jaksa Agung untuk program-program kita ke depan," ujarnya.

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa sinergi antara Kejaksaan dan Polri merupakan kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dalam proses penegakan hukum.

Menurut dia, kualitas penegakan hukum sangat bergantung pada koordinasi yang baik sejak tahap penyelidikan hingga proses penuntutan di pengadilan.

"Hasil penyelidikan yang baik akan menghasilkan penuntutan yang baik dan penuntutan yang baik akan menghasilkan putusan yang baik. Itu adalah kewajiban, keharusan kita bersinergi," kata Burhanuddin.

Jaksa Agung juga meluruskan anggapan yang menyebut Polri dan Kejaksaan sebagai rival dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

"Teman-teman jangan berpikir kami ini rival, kami ini adalah versus, tidak. Jadi, sejak dulu kami sudah mengenal secara pribadi. Kemudian kami sama-sama, saya jadi Jaksa Agung, beliau jadi Kapolri," ujarnya.

Baca juga: Gowes 123 Km Bangkalan–Jombang, GP Ansor Ajak Anak Muda Telusuri Jejak Ulama

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Mabes Polri, antara lain Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono, Kakortastipidkor Polri Irjen Pol. Totok Suharyanto, serta Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Dari pihak Kejaksaan Agung hadir Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil) Mayjen TNI Ali Ridho, Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani, serta Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI Kuntadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar