Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kajian Islam: Utamakan Shalat dan Ajakan Berhenti Membandingkan Hidup di Media Sosial

Kompas.com, 15 Juli 2026, 19:01 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Shalat wajib harus menjadi prioritas utama dalam kehidupan seorang Muslim di tengah derasnya pengaruh teknologi dan media sosial.

Namun, tidak sedikit orang yang justru lebih panik saat kehilangan telepon genggam daripada ketika meninggalkan shalat.

Di sisi lain, kebiasaan membandingkan kehidupan dengan orang lain melalui media sosial juga kerap memicu rasa iri dan mengganggu ketenangan batin.

Baca juga: Khutbah Jumat Menyentuh Hati, Muhasabah demi Meraih Kebahagiaan di Akhirat

Pesan tersebut disampaikan Ketua Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Dr. H. AM Jumai, S.E., M.M., dalam kajian Islam bertajuk "Utamakan Shalat dan Berhenti Membandingkan Hidup di Media Sosial" di Masjid Al Fiqh Mujahidin, Mangkang, Semarang, Ahad (5/7/2026), seperti dilansir dari laman muhammadiyahsemarangkota.org.

Shalat Harus Menjadi Prioritas dalam Kehidupan

Dalam kajian bertema "Kunci Hidup Tenang", AM Jumai mengajak ratusan jamaah merenungkan tujuan hidup serta pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT di tengah ambisi materi dan berbagai persoalan sosial.

Baca juga: 5 Surat Terpendek dalam Al-Quran yang Mudah Dihafal dan Sering Dibaca Saat Shalat

Menurutnya, salah satu indikator yang patut menjadi bahan muhasabah adalah ketika seseorang merasa sangat gelisah kehilangan telepon genggam, tetapi tidak merasakan kegelisahan yang sama saat meninggalkan shalat.

“Sering kali seseorang sangat gelisah ketika kehilangan telepon genggam, tetapi merasa biasa saja ketika meninggalkan shalat. Ini menjadi bahan muhasabah: jangan sampai kecintaan kepada dunia lebih besar daripada kecintaan kepada Allah,” pesan Dr. H. AM Jumai di hadapan para jamaah yang hadir.

Ia menegaskan bahwa rezeki memang telah dijamin Allah SWT, tetapi hal itu tidak boleh membuat seorang Muslim bermalas-malasan.

Setiap orang tetap berkewajiban bekerja keras mencari nafkah yang halal tanpa mengabaikan kewajiban beribadah.

Menurutnya, menjaga shalat secara istiqamah akan memberikan ketenangan hati, memperkuat keharmonisan keluarga, sekaligus menghadirkan keberkahan dalam kehidupan.

Hindari Kebiasaan Membandingkan Diri di Media Sosial

AM Jumai juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah membandingkan pencapaian hidup dengan orang lain melalui media sosial.

Kebiasaan tersebut, menurutnya, kerap memicu rasa iri, tidak puas, dan mengganggu kesehatan mental.

Sebagai gantinya, ia mengajak jamaah memperbanyak rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Sikap syukur dinilai menjadi benteng terbaik untuk menjaga ketenangan jiwa di tengah derasnya arus informasi digital.

Selain itu, ia mendorong umat Islam agar menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar melalui berbagai bentuk kebaikan sederhana, seperti memberikan senyuman, membantu tetangga, maupun menjaga kebersihan masjid.

Tiga Kunci Menghadapi Ujian Kehidupan

Pada bagian akhir kajian, AM Jumai memaparkan tiga prinsip utama dalam menghadapi berbagai persoalan hidup, baik yang berkaitan dengan ekonomi, keluarga, maupun tantangan lainnya.

Menurutnya, setiap ujian perlu dihadapi dengan kesabaran, ikhtiar yang sungguh-sungguh, dan tawakal kepada Allah SWT. Ia menegaskan bahwa ujian bukanlah tanda kebencian Allah, melainkan sarana untuk meningkatkan derajat keimanan seorang hamba.

AM Jumai juga memberikan pesan khusus kepada setiap anggota keluarga. Kaum ibu diharapkan menjadi penyejuk rumah tangga melalui tutur kata yang lembut, sedangkan para ayah diminta menjalankan peran sebagai pemimpin keluarga yang menghadirkan rasa aman dan ketenangan.

Kajian ditutup dengan ajakan untuk memperbanyak istighfar, memperbanyak sedekah, serta rutin bershalawat sebagai bekal spiritual dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Melalui pesan tersebut, jamaah diharapkan mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah sekaligus tetap teguh menjalankan ibadah di tengah dinamika kehidupan modern.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar