Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Kemenag: 100.000 Diperkirakan Hadir

Kompas.com, 31 Juli 2026, 16:33 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Kementerian Agama memperkirakan sekitar 100 ribu orang akan menghadiri gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Lapangan Monas, Jakarta.

Acara ini diselenggarakan sebagai momentum mengawali peringatan kemerdekaan.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Muchlis M Hanafi, mengimbau seluruh peserta untuk datang lebih awal guna menghindari kepadatan menjelang dimulainya acara.

Persiapan Penyelenggaraan

Muchlis menyatakan Kementerian Agama selaku penanggung jawab terus mematangkan persiapan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Baca juga: Sambut Kemerdekaan RI, Kemenag Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Hal ini dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat.

Dalam beberapa hari terakhir, panitia memfokuskan perhatian pada kesiapan operasional di lapangan, meliputi pengaturan akses peserta, pengamanan, layanan kesehatan, transportasi, hingga dukungan teknis lainnya.

“Kami imbau peserta datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang dimulainya acara,” ujar Muchlis di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

“Seluruh aspek operasional terus kami siapkan melalui koordinasi yang erat dengan Sekretariat Negara, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta seluruh unsur panitia,” tambahnya.

Imbauan dan Fasilitas Peserta

Selain datang lebih awal, panitia mengimbau seluruh peserta agar memperhatikan beberapa hal.

Imbauan tersebut mencakup kehadiran sesuai titik kumpul dan estimasi waktu kedatangan yang telah dikoordinasikan melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama, instansi, atau kelompok masing-masing.

Peserta juga diimbau membawa perlengkapan ibadah bagi Muslim yang akan mengikuti Shalat Maghrib berjamaah, membawa perlengkapan pribadi secukupnya mengingat kegiatan berlangsung di ruang terbuka, serta mengikuti prosedur pemeriksaan keamanan di area masuk.

Selain itu, peserta diminta mengikuti arahan petugas dan koordinator lapangan terkait jalur masuk, titik kumpul, maupun jalur evakuasi apabila diperlukan, serta menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan bersama selama kegiatan berlangsung.

Muchlis menjelaskan panitia telah menyiapkan berbagai sarana pendukung, antara lain penataan panggung utama, sistem suara, pos kesehatan, pos keamanan, pusat informasi, serta skema transportasi dan pengaturan mobilisasi peserta dari berbagai daerah, termasuk dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Baca juga: HUT Jakarta Ke-499, Haul Akbar Ulama Betawi Siap Digelar di Monas

Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam mengawali peringatan kemerdekaan dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhusyukan agar kegiatan ini berlangsung dengan baik serta memberikan kesan yang membanggakan bagi kita semua,” katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kisah Bencana yang Diungkap dalam Al-Quran dan Hadis, dari Banjir hingga Wabah
Kisah Bencana yang Diungkap dalam Al-Quran dan Hadis, dari Banjir hingga Wabah
Aktual
Peristiwa Rabiul Awal: Mengenang Momen Rasulullah Lahir hingga Wafat
Peristiwa Rabiul Awal: Mengenang Momen Rasulullah Lahir hingga Wafat
Aktual
Doa Upacara 17 Agustus 2026, Teks Lengkap untuk Peringatan HUT ke-81 RI
Doa Upacara 17 Agustus 2026, Teks Lengkap untuk Peringatan HUT ke-81 RI
Doa dan Niat
Nama dan Gelar Nabi Muhammad SAW Beserta Maknanya
Nama dan Gelar Nabi Muhammad SAW Beserta Maknanya
Aktual
Menjawab Mitos Larangan Menikah di Bulan Rabiul Awal, Ini Hukum Islam dan Penjelasannya
Menjawab Mitos Larangan Menikah di Bulan Rabiul Awal, Ini Hukum Islam dan Penjelasannya
Aktual
Kisah Pemuda Pendosa yang Dimuliakan karena Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Kisah Pemuda Pendosa yang Dimuliakan karena Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Aktual
Apa Itu Sutrah dalam Shalat? Kenali Fungsi dan Hukumnya Menggunakannya
Apa Itu Sutrah dalam Shalat? Kenali Fungsi dan Hukumnya Menggunakannya
Aktual
Hukum Imam Salat Sambil Duduk, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Hukum Imam Salat Sambil Duduk, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Aktual
Daun Sirih Disulap Jadi Sabun, Cara Mahasiswa Muhammadiyah Ajari Siswa Hidup Bersih
Daun Sirih Disulap Jadi Sabun, Cara Mahasiswa Muhammadiyah Ajari Siswa Hidup Bersih
Aktual
Jelang Muktamar NU, Ali Masykur Musa: Semangat Kebangsaan Tak Boleh Luntur
Jelang Muktamar NU, Ali Masykur Musa: Semangat Kebangsaan Tak Boleh Luntur
Aktual
Jangan Jegal Gus Yahya dan Gus Salam dengan Tafsir Aturan
Jangan Jegal Gus Yahya dan Gus Salam dengan Tafsir Aturan
Aktual
Dari Iqra hingga Jurnalisme, Haedar Nashir: Islam Punya Tradisi Literasi yang Kuat
Dari Iqra hingga Jurnalisme, Haedar Nashir: Islam Punya Tradisi Literasi yang Kuat
Aktual
Doa Naik Kendaraan dan Bepergian: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Naik Kendaraan dan Bepergian: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Harian
Apakah Kentut dari Kemaluan Membatalkan Wudhu? Ini Pendapat Para Ulama
Apakah Kentut dari Kemaluan Membatalkan Wudhu? Ini Pendapat Para Ulama
Aktual
33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat dari Soetta, Kemenhaj Ungkap Travel Diduga Tak Berizin
33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat dari Soetta, Kemenhaj Ungkap Travel Diduga Tak Berizin
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar