Editor
KOMPAS.com - Surga merupakan balasan yang dijanjikan Allah SWT bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh.
Dalam Al-Qur'an dan hadis, surga disebut dengan sejumlah nama yang masing-masing menggambarkan keutamaan serta kenikmatan yang berbeda.
Dilansir dari laman Muhammadiyah, Anggota Majelis Tablīgh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jati Sarwo Edi, memaparkan penjelasan mengenai nama-nama surga dalam Islam berdasarkan Al-Qur'an dan hadis sahih.
Baca juga: Mengenal 8 Nama-nama Surga yang Disebutkan dalam Al Quran
Dalam kajian yang disiarkan TVMu pada Jumat (25/7/2025), ia mengulas delapan nama surga yang memiliki landasan paling kuat menurut telaah ulama, khususnya Syekh Ibn Qayyim al-Jawziyyah.
Jati menjelaskan, Ibn Qayyim al-Jawziyyah memang menyebutkan sekitar 12 nama surga dalam sejumlah karyanya.
Baca juga: Doa Sapu Jagat: Bacaan Arab, Latin, Arti, dan Waktu Terbaik Mengamalkannya
Namun, delapan nama berikut dinilai paling kuat karena memiliki dasar yang jelas dari Al-Qur'an dan hadis sahih serta mewakili kategori makna yang berbeda.
Delapan nama tersebut meliputi Jannat al-Firdaws, Dār al-Salām, Jannat al-Na‘īm, Jannat ‘Adn, Jannat al-Khuld, Dār al-Muqāmah, Jannat al-Ma’wā, dan Dār al-Ḥayawān.
Dikutip dari Kompas.com (23/11/2026), berikut penjelasannya:
Surga 'Adn disebut sebagai tempat tinggal yang penuh kenikmatan dan keridaan Allah SWT. Penyebutannya terdapat dalam Surah At-Taubah ayat 72.
وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا وَمَسَٰكِنَ طَيِّبَةً فِى جَنَّٰتِ عَدْنٍ ۚ وَرِضْوَٰنٌ مِّنَ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ
Artinya: "Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga 'Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar.” (Q.S. At Taubah: 72).
Nama Surga 'Adn juga disebut dalam Surah Ash-Shaff ayat 12.
يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ وَمَسَٰكِنَ طَيِّبَةً فِى جَنَّٰتِ عَدْنٍ ۚ ذَٰلِكَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ
Artinya: "Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar."
Jannat al-Na'im berarti surga yang dipenuhi berbagai kenikmatan. Nama ini disebutkan dalam Surah Luqman ayat 8.
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَهُمْ جَنَّٰتُ ٱلنَّعِيمِ
Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka surga Na’im." (Q.S. Luqman: 8).
Menurut Jati, surga ini diperuntukkan bagi mereka yang memadukan keimanan dengan amal saleh secara istiqamah.
“Tidak cukup hanya beriman tanpa amal, begitu juga tidak cukup beramal tanpa keimanan,” tegasnya.
Jannat al-Ma'wa berarti tempat tinggal atau tempat berdiam. Nama ini terdapat dalam Surah As-Sajdah ayat 19.
أَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمْ جَنَّٰتُ ٱلْمَأْوَىٰ نُزُلًۢا بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Artinya: “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka jannah tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa yang mereka kerjakan.”
Surga Ma'wa juga disebut dalam Surah An-Najm ayat 14-15.
عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى (١٤) عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى
Artinya: “(yaitu) di Sidratul Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal.” (Q.S. An Najm: 14-15).
Dār al-Salām dimaknai sebagai tempat keselamatan yang terbebas dari segala keburukan, bahaya, dan hal yang tidak disukai.
لَهُمْ دَارُ ٱلسَّلَٰمِ عِندَ رَبِّهِمْ ۖ وَهُوَ وَلِيُّهُم بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Artinya: “Bagi mereka (disediakan) darussalam (surga) pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan.” (Q.S. Al-An’am: 127).
Jati menjelaskan, berdasarkan tafsir al-Imam al-Baghawi dan al-Imam al-Sa'di, Dār al-Salām merupakan tempat bagi para wali Allah yang telah disucikan dari berbagai keburukan dunia.
Dār al-Muqāmah berarti tempat tinggal yang kekal. Nama surga ini disebutkan dalam Surah Fathir ayat 34-35.
وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌ شَكُورٌ (٣٤) الَّذِي أَحَلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ مِنْ فَضْلِهِ لا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌ (٣٥)
Artinya: “Dan mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami. Sungguh, Rabb kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. Yang dengan karunia-Nya menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga); di dalamnya kami tidak merasa lelah dan tidak pula merasa lesu.”
Maqāmul Amīn berarti tempat yang aman. Penyebutannya terdapat dalam Surah Ad-Dukhan ayat 51.
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam tempat yang aman.” (QS. Ad-Dukhan: 51).
Jannat al-Khuld berarti surga yang kekal. Nama ini terdapat dalam Surah Al-Furqan ayat 15.
قُلْ أَذَٰلِكَ خَيْرٌ أَمْ جَنَّةُ ٱلْخُلْدِ ٱلَّتِى وُعِدَ ٱلْمُتَّقُونَ ۚ كَانَتْ لَهُمْ جَزَآءً وَمَصِيرًا
Artinya: “Katakanlah: “Apa (azab) yang demikian itukah yang baik, atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?” Dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka?” (Q.S. Al-Furqan: 15).
Jannat al-Firdaws dikenal sebagai surga tertinggi. Rasulullah SAW menjelaskan keutamaannya dalam hadis berikut.
إنَّ في الجنةِ مائةَ درجةٍ ، أعدَّها اللهُ للمجاهدين في سبيلِه ، كلُّ درجتيْنِ ما بينهما كما بين السماءِ والأرضِ ، فإذا سألتم اللهَ فسلُوهُ الفردوسَ ، فإنَّهُ أوسطُ الجنةِ ، وأعلى الجنةِ ، وفوقَه عرشُ الرحمنِ ، ومنه تَفجَّرُ أنهارُ الجنةِ
Artinya: “Surga itu ada 100 tingkatan, yang dipersiapkan oleh Allah untuk para Mujahid di jalan Allah. Jarak antara dua surga yang berdekatan sejauh jarak langit dan bumi. Dan jika kalian meminta kepada Allah, mintalah surga Firdaus, karena itulah surga yang paling tengah dan paling tinggi yang di atasnya terdapat ‘Arsy milik Ar-Rahman, darinya pula (Firdaus) bercabang sungai-sungai surga.” (H.R. Bukhari).
Nama Surga Firdaus juga disebutkan dalam Surah Al-Kahfi ayat 107.
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal."
Jati menjelaskan bahwa Al-Qur'an menggambarkan surga dengan sungai-sungai yang mengalir, makanan yang melimpah, hingga berbagai kenikmatan yang disediakan bagi penghuninya.
Namun, seluruh gambaran tersebut hanya menjadi pendekatan agar manusia dapat memahami sebagian kecil dari keindahan surga.
Ia mengutip hadis qudsi berikut.
“Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ‘Aku menyiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang shalih sesuatu yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.” (H.R. Bukhari dan Muslim).
Jati juga mengutip penjelasan Ibn Qayyim mengenai berbagai kenikmatan surga, seperti sungai susu, madu, khamr yang tidak memabukkan, buah-buahan, serta pepohonan tanpa duri sebagaimana diterangkan dalam Al-Qur'an.
Menurutnya, seluruh kenikmatan itu merupakan bentuk kesempurnaan yang tidak memiliki kekurangan maupun mudarat.
Dengan gaya penyampaian yang santai, Jati sempat menyampaikan harapan agar di surga tersedia teknologi seperti telepon genggam.
“Semoga bisa digunakan untuk mengabadikan saat kita melihat wajah Allah,” ujarnya sambil tersenyum, seraya menegaskan bahwa harapan utamanya tetaplah ampunan dari Allah atas dosa-dosa.
Menutup kajiannya, Jati mengajak umat Islam untuk terus memperkuat keimanan dan menjaga istiqamah dalam beramal saleh sebagai bekal menuju surga Allah SWT.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak doa sapu jagat.
“Rabbanā ātinā fi al-dunyā ḥasanah wa fi al-ākhirati ḥasanah wa qinā ‘adhāba al-nār”.
Menurutnya, kajian mengenai nama-nama surga bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi menjadi motivasi spiritual agar setiap Muslim terus memperbaiki diri, memperkuat akidah, dan istiqamah dalam amal saleh demi meraih kehidupan abadi di surga Allah SWT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang