Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saudi Matangkan Layanan Umrah, Gubernur Madinah: Melayani Jemaah Adalah Kehormatan

Kompas.com, 5 Agustus 2026, 13:36 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com – Pemerintah Arab Saudi terus memperkuat persiapan penyelenggaraan musim umrah dengan menitikberatkan pada perencanaan sejak dini, koordinasi lintas lembaga, dan peningkatan kesiapan operasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan terbaik bagi para jemaah, khususnya para pengunjung Masjid Nabawi di Madinah.

Gubernur Madinah sekaligus Ketua Komite Tetap Haji dan Umrah Wilayah Madinah, Pangeran Salman bin Sultan, menegaskan bahwa melayani para tamu Allah merupakan kehormatan sekaligus amanah yang mendapat dukungan penuh dari kepemimpinan Kerajaan Arab Saudi.

Saat memimpin rapat Komite Tetap Haji dan Umrah, Pangeran Salman menekankan pentingnya memperkuat sinergi antarinstansi agar seluruh layanan bagi jemaah dapat berjalan optimal sejak awal musim umrah.

Baca juga: Kemenhaj Ancam Tutup Travel Umrah yang Telantarkan Jemaah

"Pelayanan kepada para jemaah merupakan kehormatan dan tanggung jawab yang mendapat dukungan penuh dari kepemimpinan Arab Saudi," tegasnya.

Fokus pada Perencanaan Dini dan Kesiapan Operasional

Dalam rapat tersebut, para peserta membahas berbagai rencana operasional menghadapi musim umrah mendatang.

Turut hadir dalam pertemuan itu antara lain Wakil Gubernur Madinah Pangeran Saud bin Nahar, Wakil Menteri Haji dan Umrah Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, serta perwakilan dari berbagai kementerian dan instansi pemerintah.

Kementerian Haji dan Umrah memaparkan sejumlah indikator musim umrah, termasuk statistik penerbitan visa umrah, jumlah kedatangan jemaah, serta berbagai program strategis yang telah disiapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Selain itu, berbagai sektor juga melaporkan tingkat kesiapan operasional guna memastikan seluruh layanan berjalan lancar sejak awal musim.

Madinah Siapkan Infrastruktur dan Kebersihan Kota

Pemerintah Kota Madinah turut mempresentasikan berbagai persiapan yang telah dilakukan untuk menyambut jutaan jemaah umrah.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi program kebersihan dan sanitasi kota, pengawasan aktivitas perdagangan, hingga kesiapan infrastruktur seperti jalan, terowongan, dan jembatan yang menjadi jalur mobilitas para jemaah.

Seluruh persiapan tersebut ditujukan agar para tamu Allah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk selama berada di Kota Madinah.

Perkuat Koordinasi Demi Layanan Berkualitas

Dalam rapat itu, Komite Tetap Haji dan Umrah juga membahas sejumlah isu strategis lainnya sebelum akhirnya mengeluarkan berbagai rekomendasi untuk memperkuat koordinasi antarlembaga.

Baca juga: Kemenhaj Akan Beri Sanksi Berat ke Travel Umrah Penelantar Jemaah

Rekomendasi tersebut diharapkan mampu menjaga standar pelayanan yang tinggi bagi seluruh jemaah umrah dan para peziarah Masjid Nabawi.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Arab Saudi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah melalui koordinasi yang lebih kuat, kesiapan operasional yang matang, serta pelayanan yang berorientasi pada kenyamanan dan keselamatan jemaah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Fenomena Sosial 'Marriage is Scary': Bagaimana Pandangan Islam?
Fenomena Sosial "Marriage is Scary": Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar