Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf

Kompas.com, 11 Agustus 2026, 19:38 WIB
Farid Assifa

Penulis

KOMPAS.com — Fenomena gerhana matahari sebagian akan menghiasi langit Britania Raya dan Irlandia pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Menyambut fenomena langka tersebut, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya & Irlandia mengajak masyarakat untuk melaksanakan Salat Kusuf atau salat gerhana matahari secara berjamaah.

Badan meteorologi Inggris, Met Office, menyebut gerhana matahari sebagian tersebut sebagai salah satu fenomena gerhana terbaik yang dapat disaksikan dari Britania Raya dalam beberapa dekade.

Baca juga: Siap-siap Gerhana Matahari Langka, Arab Gelap dan Terlama di Mesir

Fenomena ini bahkan disebut sebagai gerhana matahari terbesar yang terlihat dari Britania Raya sejak 1999. Masyarakat di wilayah tersebut juga harus menunggu hingga 2081 untuk menyaksikan gerhana serupa dari kawasan Britania Raya.

Gerhana akan berlangsung pada petang hari. Di London, misalnya, gerhana diperkirakan mulai sekitar pukul 18.17 waktu setempat, kemudian mencapai fase puncak sebelum berakhir sekitar pukul 20.06. Waktu dan tingkat tutupan matahari dapat berbeda-beda berdasarkan lokasi pengamatan.

Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, mengatakan fenomena gerhana sepatutnya tidak hanya dipandang sebagai peristiwa astronomi, tetapi juga momentum untuk mengingat kebesaran Allah SWT.

“Gerhana adalah momentum untuk merenungkan kebesaran Allah. Sebagaimana yang diajarkan Rasulullah, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menegakkan salat gerhana secara berjamaah, memperbanyak zikir, istigfar, doa, dan sedekah,” ujar Ince Dian dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2026).

Salat Gerhana Dilaksanakan Selama Gerhana

PCIM Britania Raya & Irlandia menyatakan ajakan tersebut terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini, menurut PCIM, sejalan dengan semangat Islam berkemajuan yang inklusif.

Tata cara Salat Kusuf yang disampaikan PCIM merujuk pada Maklumat Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.1/E/2025.

Salat gerhana dilaksanakan sebanyak dua rakaat secara berjamaah, tanpa azan dan ikamah. Pelaksanaannya dilakukan selama gerhana masih berlangsung dan sebelum masuk waktu Magrib.

Setelah salat selesai, imam dianjurkan menyampaikan khutbah yang berisi nasihat serta ajakan kepada jamaah untuk memperbanyak istigfar, doa, dan sedekah.

PCIM juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan fenomena tersebut sekadar tontonan. Gerhana dapat menjadi sarana meningkatkan kesadaran spiritual sekaligus memperbanyak amal kebajikan.

Diingatkan Tidak Melihat Matahari Secara Langsung

Selain mengajak melaksanakan ibadah, PCIM Britania Raya & Irlandia mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan aspek keselamatan ketika mengamati gerhana.

Masyarakat diminta tidak menatap matahari secara langsung tanpa alat pelindung mata yang sesuai. Penggunaan perlengkapan pengamatan yang aman diperlukan untuk mencegah kerusakan pada mata.

Baca juga: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Tata Cara Shalat Gerhana dan Doa yang Dianjurkan

Dengan fenomena yang disebut sebagai gerhana matahari terbesar yang dapat disaksikan dari Britania Raya sejak 1999, PCIM berharap momentum 12 Agustus 2026 dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menggabungkan pengamatan fenomena alam dengan peningkatan ibadah.

Gerhana, dalam perspektif Islam, menjadi pengingat bahwa manusia berada di hadapan tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Karena itu, ketika fenomena tersebut berlangsung, umat Islam dianjurkan memperbanyak salat, zikir, doa, istigfar, dan amal kebajikan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Surat Ad-Duha: Bacaan, Tulisan Arab, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Duha: Bacaan, Tulisan Arab, Makna, dan Keutamaannya
Doa Harian
Kemenag Gelar Geber Mas, 50.000 Masjid di Indonesia Dibersihkan
Kemenag Gelar Geber Mas, 50.000 Masjid di Indonesia Dibersihkan
Aktual
Belajar dari Ilmu Nahwu, Begini Cara Islam Ajarkan Suami Istri Kelola Konflik Rumah Tangga
Belajar dari Ilmu Nahwu, Begini Cara Islam Ajarkan Suami Istri Kelola Konflik Rumah Tangga
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar