KOMPAS.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang menyiapkan masjid dan mushola demi kenyamanan ibadah Muktamirin saat mengunjungi acara Muktamar Nahdlatul Ulama yang ke-35 di Jombang, Jawa Timur.
PCNU Jombang telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait Gerakan Masjid dan Mushola Ramah Muktamirin (sebutan untuk peserta Muktamar) dalam menyambut Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35.
Baca juga: Muktamar Ke-35 NU Siapkan 3 Posko Kesehatan, Layanan Medis Siaga 24 Jam
Dewan Masjid Indonesia (DMI) telah membersamai koordinasi tersebut bersama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Jombang. Rapat koordinasi bertempat di Omah The Kien Lauw, Grand Candi Village Jombang.
Wahyu Maretno selaku Koordinator Gerakan Masjid dan Mushola Ramah Muktamirin menyampaikan bahwa saat ini proses pendataan masjid dan mushola di seluruh Kabupaten Jombang terus dilakukan.
"Untuk saat ini kita sedang melakukan pendataan masjid dan mushola se-Kabupaten Jombang. Pendataan ini penting untuk mengetahui sebaran dan kesiapan masjid serta mushola yang nantinya menjadi bagian dari gerakan Masjid dan Mushala Ramah Muktamirin," pungkas Wahyu yang diberitakan NU Online Jombang.
Baca juga: Undar Jombang Sediakan 300 Penginapan Gratis untuk Muktamar NU, Kuota Hampir Penuh
Menurut Wahyu, mushola dan masjid dapat berfungsi sebagai tempat yang nyaman bagi para Muktamirin untuk beribadah dan beristirahat selama kegiatan Muktamar.
"Harapannya para Muktamirin yang datang ke Jombang tidak kesulitan menemukan tempat ibadah, tempat beristirahat, air minum, toilet, maupun informasi yang mereka butuhkan. Kita ingin masjid dan mushola hadir sebagai tempat yang nyaman dan ramah bagi para tamu Muktamar,” terangnya. Karena itu, MWCNU harus terlibat karena pendataan dan koordinasi dilakukan hingga tingkat wilayah kecamatan. Ia menerangkan bahwa MWCNU akan menjadi penggerak di wilayah masing-masing dengan ranting NU dan takmir masjid maupun mushola.
Baca juga: Ribuan Peserta Diperkirakan Hadir dalam Muktamar Ke-35 NU
Ketua Dewan Masjid Indonesia Jombang, H. Didin A Sholahuddin mengajak seluruh takmir dan mushola untuk berpartisipasi sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Kenyamanan muktamirin menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan Muktamar, sehingga rangkaian kegiatan diharapkan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan pengalaman yang baik bagi para peserta. Tidak perlu mewah, tetapi bersih dan ramah.
"Tidak harus mewah, yang penting bersih, nyaman, terbuka dan ramah. Fasilitas dasar seperti tempat shalat, air, toilet, dan kebersihan harus dipastikan siap. Jika memungkinkan, bisa ditambah tempat istirahat, air minum, serta informasi bagi muktamirin,” jelas Didin.
Baca juga: Cegah Penumpukan Sampah Saat Muktamar NU, Santri Tambakberas Dibentuk Jadi Tim Carbon Warriors
Menurut Didin, kesiapan fasilitas tersebut penting mengingat jumlah peserta dan masyarakat yang diperkirakan hadir selama pelaksanaan Muktamar. Masjid dan mushola di sekitar lokasi kegiatan dapat menjadi bagian dari dukungan masyarakat dalam menyambut kedatangan para muktamirin.
Selain menyediakan fasilitas dasar, takmir juga dapat membantu memberikan informasi yang dibutuhkan peserta selama berada di lingkungan sekitar. Hal tersebut dapat memudahkan muktamirin yang datang dari berbagai daerah untuk menemukan tempat ibadah, beristirahat, maupun memenuhi kebutuhan lainnya.
Keterlibatan pengurus masjid dan mushola diharapkan dapat menciptakan suasana yang nyaman bagi peserta Muktamar sekaligus menunjukkan kesiapan masyarakat Jombang dalam menyambut gelaran tersebut. Dengan fasilitas yang terjaga kebersihannya dan pelayanan yang ramah, para muktamirin diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT