Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah Kehidupan Nabi Muhammad SAW dari Kelahiran hingga Wafat

Kompas.com, 22 Agustus 2026, 06:54 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengenang perjalanan hidup Rasulullah sekaligus meneladani akhlak dan perjuangannya.

Sejarah Nabi Muhammad SAW sejak kelahiran, masa kenabian, hingga wafat menyimpan banyak pelajaran penting bagi umat Islam.

Baca juga: Nama dan Gelar Nabi Muhammad SAW Beserta Maknanya

Kelahiran dan Masa Kecil Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada hari Senin, 12 Rabi’ul Awal Tahun Gajah atau bertepatan dengan 21 April 571 Masehi di Kota Mekkah.

Tahun kelahiran beliau dikenal dengan peristiwa tentara bergajah pimpinan Abrahah yang hendak menghancurkan Ka’bah, tetapi digagalkan oleh burung Ababil sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Fil.

Baca juga: 4 Hikmah Kelahiran Nabi Muhammad SAW di Bulan Rabiul Awal

Nabi Muhammad SAW berasal dari suku Quraisy, suku yang paling dihormati di kalangan bangsa Arab saat itu, tepatnya dari Bani Hasyim.

Beliau telah menjadi yatim sejak dalam kandungan karena ayahandanya, Abdullah bin Abdul Muthalib, wafat lebih dahulu.

Setelah lahir, Nabi Muhammad SAW disusui oleh Halimah Sa’diyah yang dikenal dengan keikhlasannya. Ketika berusia enam tahun, ibunda beliau, Aminah, wafat sehingga Muhammad kecil menjadi yatim piatu.

Nabi kemudian diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib. Setelah sang kakek wafat, tanggung jawab merawat Nabi Muhammad SAW beralih kepada pamannya, Abu Thalib.

Meski tumbuh dalam keterbatasan, Muhammad kecil telah menunjukkan akhlak mulia, kejujuran, dan kecerdasan. Sifat tersebut membuat beliau mendapat gelar Al-Amin atau orang yang dapat dipercaya.

Masa Remaja Nabi Muhammad SAW

Sejak remaja, Nabi Muhammad SAW menjaga diri dari berbagai kebiasaan buruk yang berkembang di masyarakat Arab kala itu.

Sehari-hari, beliau terbiasa menggembala kambing, berdagang, dan membantu pamannya.

Ketika berusia 12 tahun, Muhammad ikut Abu Thalib dalam perjalanan dagang menuju Syam.

Dalam perjalanan tersebut, seorang pendeta bernama Buhaira melihat tanda-tanda kenabian pada diri beliau dan memperingatkan Abu Thalib agar menjaga keponakannya dari ancaman kaum Yahudi.

Pada usia 25 tahun, Muhammad dipercaya membawa barang dagangan milik Khadijah, seorang saudagar kaya di Mekkah.

Kejujuran dan kecakapannya membuat Khadijah terkesan hingga akhirnya meminang Muhammad untuk menjadi suaminya.

Pernikahan tersebut menjadi rumah tangga yang harmonis. Khadijah juga selalu mendukung perjuangan Nabi Muhammad SAW, termasuk ketika beliau menerima wahyu pertama.

Nabi Muhammad SAW Diangkat Menjadi Rasul

Memasuki usia 40 tahun, Muhammad semakin sering beribadah dan merenung di Gua Hira.

Pada suatu malam di bulan Ramadan, Malaikat Jibril datang menyampaikan wahyu pertama, yakni Surah Al-‘Alaq ayat 1–5.

Peristiwa tersebut menandai diangkatnya Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul terakhir. Pada awalnya, dakwah Islam dilakukan secara sembunyi-sembunyi selama tiga tahun.

Orang-orang pertama yang masuk Islam adalah Khadijah, Zaid bin Haritsah, Ali bin Abi Thalib, dan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Mereka kemudian dikenal sebagai as-sabiqunal awwalun (golongan pertama yang memeluk Islam).

Setelah itu, Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk berdakwah secara terang-terangan.

Dakwah tersebut mendapat penentangan keras dari kaum Quraisy, terutama tokoh-tokoh seperti Abu Jahal dan Abu Lahab.

Umat Islam pada masa itu menghadapi berbagai bentuk tekanan, mulai dari ejekan dan siksaan hingga ancaman. Kondisi tersebut menjadi salah satu ujian berat dalam perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW di Mekkah.

Isra Mi’raj dan Hijrah Nabi Muhammad SAW

Di tengah tekanan dakwah di Mekkah, Allah SWT memuliakan Rasulullah SAW dengan perjalanan Isra’ Mi’raj. Dari Masjidil Haram, beliau diperjalankan menuju Masjidil Aqsa, kemudian naik ke Sidratul Muntaha.

Dalam peristiwa tersebut, Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu bagi umat Islam. Isra Mi’raj menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Tekanan di Mekkah yang semakin berat juga membuat Nabi memerintahkan para sahabat untuk berhijrah ke Habasyah. Puncaknya, pada 622 M, Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat hijrah ke Madinah.

Peristiwa hijrah menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam dan kemudian dijadikan dasar penanggalan Hijriah.

Dakwah Nabi Muhammad SAW di Madinah

Selama 10 tahun di Madinah, Rasulullah SAW membangun masyarakat Islam yang berlandaskan iman, persaudaraan, dan keadilan.

Beliau mendirikan masjid sebagai pusat dakwah, mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Ansar, serta membuat Piagam Madinah yang mengatur kehidupan bersama antarumat beragama.

Rasulullah SAW juga memimpin berbagai peperangan untuk mempertahankan umat Islam, termasuk Perang Badar, Uhud, dan Khandaq.

Selain itu, beliau mengajarkan zakat, kurban, serta berbagai syariat yang menjadi bagian penting dalam ajaran Islam.

Pada tahun 10 Hijriah, Nabi Muhammad SAW menunaikan ibadah haji yang kemudian dikenal sebagai Haji Wada’.

Dalam khutbah terakhirnya, beliau menegaskan pentingnya persaudaraan, kesetaraan, serta kewajiban umat Islam untuk berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah.

Wafatnya Rasulullah SAW

Tidak lama setelah Haji Wada’, Rasulullah SAW jatuh sakit. Pada bulan Shafar tahun 11 Hijriah, beliau mengalami demam tinggi dan lima hari sebelum wafat, kondisi beliau semakin melemah.

Pada Senin, 12 Rabi’ul Awal 11 Hijriah (632 M), Nabi Muhammad SAW wafat pada usia 63 tahun di pangkuan istri ketiganya, Aisyah RA.

Wafatnya Rasulullah SAW meninggalkan duka mendalam bagi umat Islam. Meski demikian, ajaran dan keteladanan beliau tetap hidup hingga kini sebagai pedoman utama umat Islam di seluruh dunia.

Sejarah Nabi Muhammad SAW menunjukkan perjalanan panjang dari masa kecil, menerima wahyu, menjalankan dakwah, hingga membangun masyarakat Islam di Madinah.

Kisah perjuangan tersebut menjadi bagian penting yang dikenang umat Islam, termasuk melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Keteladanan Rasulullah tetap menjadi salah satu landasan bagi umat Islam dalam menjalankan kehidupan sesuai ajaran Islam.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Contoh Teks Sambutan Acara Maulid Nabi di RT, RW, dan Kelurahan
Contoh Teks Sambutan Acara Maulid Nabi di RT, RW, dan Kelurahan
Aktual
Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah yang Singkat dan Lengkap
Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah yang Singkat dan Lengkap
Aktual
Forum Ustadz Muda Bima Kirim Bantuan 1 Ton Beras ke NTT dengan Perahu
Forum Ustadz Muda Bima Kirim Bantuan 1 Ton Beras ke NTT dengan Perahu
Aktual
Tak Sekadar Ramah, Panitia Muktamar NU Perketat Verifikasi Peserta Resmi
Tak Sekadar Ramah, Panitia Muktamar NU Perketat Verifikasi Peserta Resmi
Aktual
Derry Sulaiman dan Willi Salim Hadiri Ijazah Kubro Dalailul Khairat, 3.000 Peserta Membeludak
Derry Sulaiman dan Willi Salim Hadiri Ijazah Kubro Dalailul Khairat, 3.000 Peserta Membeludak
Aktual
Deretan Da'i Nasional Siap Meriahkan Tabligh Akbar Nasional dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal
Deretan Da'i Nasional Siap Meriahkan Tabligh Akbar Nasional dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal
Aktual
Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Menjadi yang Tertinggi dalam 11 Tahun
Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Menjadi yang Tertinggi dalam 11 Tahun
Aktual
4 Peristiwa Penting dalam Kisah Hidup Nabi Muhammad SAW
4 Peristiwa Penting dalam Kisah Hidup Nabi Muhammad SAW
Aktual
Nama Anak dan Cucu Nabi Muhammad SAW serta Kisah Kehidupannya
Nama Anak dan Cucu Nabi Muhammad SAW serta Kisah Kehidupannya
Aktual
7 Hikmah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi Umat Islam
7 Hikmah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi Umat Islam
Aktual
Maulid Nabi: Sejarah, Makna, dan Tradisi Peringatannya di Indonesia
Maulid Nabi: Sejarah, Makna, dan Tradisi Peringatannya di Indonesia
Aktual
Sejarah Kehidupan Nabi Muhammad SAW dari Kelahiran hingga Wafat
Sejarah Kehidupan Nabi Muhammad SAW dari Kelahiran hingga Wafat
Aktual
Hidayat Nur Wahid Soroti Kerapuhan Mental Generasi Muda, Pesantren Dinilai Punya Jawaban
Hidayat Nur Wahid Soroti Kerapuhan Mental Generasi Muda, Pesantren Dinilai Punya Jawaban
Aktual
Bolehkah Zakat Diberikan kepada Korban Bencana? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Bolehkah Zakat Diberikan kepada Korban Bencana? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Aktual
Apa yang Dilakukan Muslim Saat Bangun Tidur? Ini Adab dalam Islam
Apa yang Dilakukan Muslim Saat Bangun Tidur? Ini Adab dalam Islam
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar