Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saudi Kecam Drone Houthi yang Mengarah ke Makkah, Tegaskan Hak Lindungi Dua Masjid Suci

Kompas.com, 17 September 2026, 09:28 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Arab Saudi mengecam keras serangan drone yang menurut pemerintah Saudi diluncurkan oleh kelompok Houthi dan mengarah ke Kota Makkah pada Selasa (15/9/2026).

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan serangan tersebut telah berhasil digagalkan setelah Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Saudi mencegat dan menghancurkan drone sebelum memasuki wilayah udara terlarang Makkah.

Dalam pernyataannya pada Rabu (16/9/2026), Kementerian Luar Negeri Saudi menyebut insiden tersebut sebagai serangan teroris dan tindakan yang dianggap memprovokasi umat Islam di seluruh dunia.

"Serangan" tersebut diarahkan ke Makkah, yang oleh Saudi disebut sebagai kota suci, tempat lahirnya wahyu dan kiblat umat Islam.

Baca juga: Tafsir Surat Al-Qari’ah: Gunung seperti Bulu Berhamburan Saat Kiamat

Saudi juga menyatakan insiden itu merupakan kelanjutan dari tindakan Houthi yang sebelumnya dituduh menargetkan serta melanggar kesucian tempat-tempat suci dan mengancam fasilitas sipil maupun ekonomi di wilayah Kerajaan.

Drone Dicegat Sebelum Masuk Wilayah Udara Makkah

Juru bicara Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengatakan drone tersebut dicegat pada Selasa sekitar pukul 18.50 waktu setempat.

Drone dihancurkan di sebelah selatan Makkah sebelum memasuki wilayah udara yang dibatasi di atas kota suci tersebut.

Saudi memuji kesiagaan Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan yang berhasil menggagalkan ancaman tersebut.

Menurut pemerintah Saudi, insiden pada September 2026 ini merupakan upaya kedua yang dikaitkan dengan Houthi untuk menargetkan Makkah.

Upaya pertama disebut terjadi pada 27 Juli 2017, ketika sebuah rudal balistik yang menurut Saudi diluncurkan oleh Houthi mengarah ke Makkah.

Namun, dalam perkembangan terkait, kelompok Houthi membantah bahwa mereka menargetkan Makkah atau tempat-tempat suci. Reuters juga melaporkan bahwa Houthi mengklaim melakukan sejumlah serangan terhadap sasaran di wilayah Saudi, tetapi menyangkal tuduhan menargetkan Makkah.

Saudi Serukan Sikap Tegas Masyarakat Internasional

Kementerian Luar Negeri Saudi kembali menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengecam serangan terhadap wilayahnya.

Saudi meminta komunitas internasional mengambil sikap tegas terhadap serangan Houthi yang disebut mengancam tempat-tempat suci, infrastruktur sipil dan ekonomi, serta kebebasan navigasi maritim dan perdagangan internasional.

Saudi juga menegaskan haknya untuk mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu guna mempertahankan keamanan Dua Masjid Suci, para jamaah, wilayah Kerajaan, warga negara, dan penduduknya.

Baca juga: Menag Nasaruddin: Super AI Tak Punya Moral, Agama Harus Bersuara

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Saudi Arabia dan Houthi. Reuters melaporkan bahwa konflik di kawasan tersebut kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir, dengan serangkaian serangan drone dan rudal serta operasi militer di Yaman.

Insiden di sekitar Makkah menjadi perhatian khusus karena kota tersebut merupakan lokasi Masjidil Haram dan Ka'bah serta menjadi tujuan utama ibadah haji dan umrah umat Islam dari berbagai negara.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar