Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terminal 4 Bandara Jeddah Beroperasi, Ini Dampaknya bagi Haji dan Umrah

Kompas.com, 28 September 2026, 17:52 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Pengelola Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Jeddah Airports Company, mulai mengoperasikan Terminal 4 secara bertahap pada Minggu (27/9/2026).

Pembukaan terminal baru tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas bandara sekaligus memperlancar pergerakan penumpang dan proses perjalanan, termasuk bagi jemaah haji dan umrah.

Pengoperasian Terminal 4 dilakukan secara bertahap sesuai rencana transisi yang telah ditetapkan. Sejumlah maskapai penerbangan internasional menjadi kelompok pertama yang dipindahkan ke terminal tersebut.

Maskapai yang masuk tahap awal antara lain Wizz Air, AJet, dan SalamAir.

Dalam tahap berikutnya, sejumlah maskapai asing yang selama ini beroperasi dari Terminal Utara (North Terminal) akan dipindahkan ke Terminal 4. Sebagian maskapai asing yang saat ini menggunakan Terminal 1 serta Terminal Haji dan Umrah juga akan dialihkan secara bertahap sesuai kebutuhan operasional.

Baca juga: Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik

Maskapai Dipindahkan Bertahap

Proses pemindahan maskapai ke Terminal 4 berlanjut sepanjang pekan berikutnya.

Fly Jinnah dijadwalkan pindah dari Terminal Haji dan Umrah B3 pada Senin (28/9/2026). Pada hari yang sama, Nesma Airlines dipindahkan dari North Terminal.

Kemudian, Akasa Air dijadwalkan berpindah dari Terminal Haji dan Umrah B3 pada Selasa (29/9/2026).

Pada Kamis (1/10/2026), giliran SyrianAir dan Pegasus yang dipindahkan dari North Terminal.

Selanjutnya, Azerbaijan Airlines dan Tunisair dijadwalkan berpindah pada Sabtu (3/10/2026).

Jeddah Airports menyatakan pemindahan maskapai lainnya akan dilakukan secara bertahap sesuai rencana operasional yang telah disiapkan.

Berpengaruh pada Pergerakan Jemaah Haji dan Umrah

Bagi jemaah haji dan umrah, pengoperasian Terminal 4 berpotensi memengaruhi lokasi keberangkatan maupun kedatangan penerbangan yang mereka gunakan.

Hal ini terutama berkaitan dengan pemindahan sejumlah maskapai yang sebelumnya menggunakan Terminal Haji dan Umrah.

Karena proses perpindahan dilakukan bertahap, jemaah perlu memastikan terminal keberangkatan sebelum menuju Bandara King Abdulaziz.

Jeddah Airports mengimbau penumpang mengecek terminal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing atau melalui situs web dan akun media sosial resmi Bandara Internasional King Abdulaziz.

Imbauan tersebut penting karena terminal penerbangan dapat berbeda sesuai maskapai dan jadwal penerbangan.

Terminal 4 Berkapasitas 15 Juta Penumpang

Terminal 4 memiliki luas sekitar 97.000 meter persegi dengan kapasitas hingga 15 juta penumpang per tahun.

Terminal tersebut dilengkapi sistem operasional dan fasilitas modern untuk mendukung kelancaran pelayanan penumpang.

Salah satu fasilitas yang relevan bagi penyelenggaraan perjalanan haji dan umrah adalah fasilitas khusus untuk proses check-in secara berkelompok bagi jemaah.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung penanganan rombongan jemaah dalam jumlah besar sekaligus memperlancar proses keberangkatan.

Bandara Jeddah Layani 53,4 Juta Penumpang

Pengoperasian Terminal 4 dilakukan di tengah peningkatan jumlah penumpang di Bandara King Abdulaziz.

Pada 2025, bandara tersebut mencatat rekor jumlah penumpang tahunan dengan melayani sekitar 53,4 juta penumpang.

Peningkatan tersebut mendorong pengelola bandara melakukan pengembangan infrastruktur dan kapasitas operasional.

Jeddah Airports menyebut pengoperasian Terminal 4 merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi Bandara King Abdulaziz seiring pertumbuhan jumlah penumpang.

Baca juga: Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi

Bagi jemaah haji dan umrah, penambahan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran proses perjalanan, terutama ketika terjadi peningkatan arus penumpang pada periode dengan aktivitas penerbangan yang tinggi.

Jemaah yang akan terbang melalui Bandara King Abdulaziz disarankan tidak hanya mengandalkan informasi dari rombongan atau sesama jemaah, tetapi memastikan terminal penerbangan melalui informasi resmi maskapai sebelum berangkat ke bandara.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar