Editor
KOMPAS.com - Tilawah dan tadarus Al-Quran merupakan dua amalan yang sering dilakukan umat Islam, terutama selama bulan Ramadhan.
Meski sama-sama melibatkan aktivitas membaca Al-Quran, tilawah menekankan ketepatan bacaan, sedangkan tadarus mencakup kegiatan mempelajari dan memahami ayat-ayat Al-Quran.
Baca juga: Qari Indonesia Muhammad Fauji Ridwan Juara I Tilawah Internasional di Kuala Lumpur
Keutamaan membaca sekaligus mengkaji Al-Quran juga dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA berikut ini.
مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ تَعَالَى، يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ، إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ، وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ، وَحَفَّتْهُمْ الْمَلاَئِكَةُ، وَذَكَرَهُمْ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ.
“Tidaklah sekelompok orang berkumpul di sebuah rumah dari rumah-rumah Allah (masjid), mereka membaca al-Qur’an serta mengkajinya, kecuali akan turun kepada mereka kedamaian/ ketenangan, rahmat Allah pun akan menyelimuti mereka, malaikat-malaikat akan mengelilingi mereka, dan Allah akan menyebutkan nama mereka di hadapan mahluk-mahluk yang ada di sisi-Nya.” (HR. Muslim).
Baca juga: 10 Contoh Kultum Ramadhan Singkat Menyentuh Hati, Cocok untuk Tarawih dan Tadarus
Tilawah Al-Quran merupakan kegiatan membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Amalan ini menekankan keterampilan membaca, mulai dari pelafalan huruf yang tepat, penerapan kaidah tajwid, hingga menjaga keindahan bacaan.
Ketepatan membaca menjadi bagian penting dalam tilawah agar umat Islam dapat melafalkan ayat-ayat Al-Quran sesuai dengan kaidah bacaannya. Bagi orang yang belum lancar membaca Al-Quran, tilawah juga dapat menjadi tahap awal untuk memperbaiki kemampuan membaca.
Tadarus Al-Quran tidak hanya mencakup aktivitas membaca, tetapi juga mempelajari dan memahami makna ayat yang dibaca. Kegiatan ini dilakukan dengan tartil, yakni membaca secara perlahan dan teratur, serta tadabbur atau merenungkan makna dan hikmah yang terkandung di dalam ayat.
Melalui tadarus, umat Islam dapat memperdalam pemahaman terhadap pesan Al-Quran dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, kegiatan ini tidak berhenti pada kelancaran membaca, tetapi juga mendorong pembaca untuk memahami kandungan ayat.
Tilawah dan tadarus memiliki manfaat yang saling melengkapi. Tilawah membantu umat Islam memperbaiki keterampilan membaca Al-Quran, sedangkan tadarus mendorong mereka memahami kandungan dan pesan yang terdapat di dalamnya.
Dalam konteks hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA, membaca dan mengkaji Al-Quran sama-sama menjadi bagian dari amalan yang mendatangkan ketenangan dan rahmat Allah.
Oleh karena itu, umat Islam dapat menjalankan kedua amalan tersebut sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan belajarnya.
Bulan Ramadan dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan interaksi dengan Al-Quran melalui dua program, yakni Tilawah Lafdziyah dan Tadarus Quran. Keduanya dapat disesuaikan dengan kemampuan membaca serta kebutuhan umat Islam dalam mempelajari Al-Quran.
Tilawah Lafdziyah ditujukan bagi umat Islam yang baru belajar membaca Al-Quran atau belum lancar melafalkan ayat-ayatnya. Program ini membantu peserta memperbaiki kemampuan membaca melalui latihan dan bimbingan agar dapat menguasai teknik dasar membaca Al-Quran dengan baik dan benar.
Bagi pemula, kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan membaca Al-Quran sekaligus meningkatkan ketepatan pelafalan dan penerapan tajwid.
Tadarus Quran dapat diikuti umat Islam yang sudah lancar membaca Al-Quran dan ingin meningkatkan pemahaman terhadap ayat-ayat yang dibaca. Kegiatannya mencakup membaca secara tartil, mempelajari makna ayat, serta merenungkan pesan yang terkandung dalam setiap surat.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kandungan Al-Quran.
Tilawah dan tadarus Al-Quran merupakan dua amalan yang memiliki fokus berbeda, tetapi saling melengkapi.
Tilawah membantu umat Islam memperbaiki bacaan, sedangkan tadarus memperdalam pemahaman terhadap makna dan pesan Al-Quran.
Selama Ramadan, umat Islam dapat memanfaatkan kedua kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan membaca, memperkuat pemahaman, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.