KOMPAS.com – Perusahaan biro perjalanan resmi di Indonesia yang melayani ibadah haji, umroh, wisata halal, serta badal haji dan badal umroh, jejak imani, menggelar program Umrah Lapis-Lapis Keberkahan 2026 bersama Ustaz H Salim A Fillah.
Program itu mengajak jemaah mempersiapkan perjalanan ibadah sekaligus memperdalam pemahaman agama dan menumbuhkan makna keberkahan dalam kehidupan.
Melalui rangkaian manasik, kajian tematik, dan refleksi spiritual, jemaah dibekali pemahaman mengenai rangkaian ibadah umrah sekaligus diajak meneladani perjalanan hidup Rasulullah.
Persiapan umrah tidak hanya mencakup kelengkapan dokumen perjalanan dan perlengkapan ibadah, tetapi juga pemahaman mengenai rangkaian ibadah yang akan dijalani. Untuk itu, jejak imani menggelar manasik secara luring bagi jemaah Umrah Lapis-Lapis Keberkahan 2026.
Para jemaah mengikuti kegiatan tersebut di ballroom hotel dengan antusias. Manasik dirancang untuk memadukan pembekalan ruhiyah dengan praktik ibadah, mulai dari tawaf, sai, penggunaan radiofon, hingga tata cara mengenakan kain ihram dengan benar.
Kesiapan batin juga menjadi bagian penting dalam pembekalan tersebut. Dipimpin oleh Ustaz H Salim A Fillah, sesi tazkiyatun nafs berlangsung haru. Sejumlah jemaah tampak menitikkan air mata saat mengikuti sesi tersebut.
Perpaduan antara pemahaman ibadah, kesiapan teknis, dan pendampingan diharapkan dapat membantu jemaah menjalani perjalanan dengan lebih tenang, terarah, dan khusyuk.
Program Umrah Lapis-Lapis Keberkahan juga mengajak jemaah mengenal lebih dekat perjalanan hidup, perjuangan, dan keteladanan Rasulullah.
Melalui kajian sirah Nabi, jemaah diajak memahami nilai-nilai pengorbanan dan kasih sayang, serta mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Para peserta manasik Umrah Lapis-Lapis Berkah 2026 berfoto bersama setelah acara selesai.Rangkaian kegiatan mencakup prosesi umrah, kajian tematik, refleksi spiritual, dan tadabur sirah yang disesuaikan dengan perjalanan jemaah.
Melalui pembekalan tersebut, jemaah diharapkan dapat membawa pulang pemahaman yang lebih utuh tentang Islam. Nilai-nilai yang dipelajari juga diharapkan mendorong jemaah untuk memperbaiki diri dan menjaga kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai penyelenggara perjalanan ibadah, jejak imani berupaya memadukan pendampingan ibadah dengan pelayanan perjalanan yang terencana. Upaya tersebut diwujudkan melalui perhatian terhadap kebutuhan jemaah, kejelasan dan digitalisasi informasi, serta koordinasi selama perjalanan.
Presiden Direktur PT Jejak Imani Perkah Bersama M Rizaldy Latief mengatakan bahwa jejak imani berupaya untuk terus memberikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman dengan persiapan, pendampingan selama perjalanan, serta rangkaian kegiatan yang sarat pembelajaran.
“Insyaallah, jejak imani selalu berkomitmen memberikan pelayanan dan pendampingan terbaik untuk para jemaah,” ujar Rizaldy Latief dalam siaran pers yang diterima Kompas.com pada Selasa (20/10/2026).
Informasi lebih lanjut mengenai program umrah bersama Ustaz H Salim A Fillah, pilihan perjalanan haji dan umrah, serta program Jelajah Dunya dapat diakses melalui akun Instagram @jejakimani dan situs resmi jejak imani.
Calon jemaah juga dapat berkonsultasi secara gratis mengenai rencana perjalanan ibadah bersama Tim Khidmat jejak imani.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.