Editor
KOMPAS.com - Kemendikdasmen menetapkan jadwal khusus Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta dari jenjang SMA/MA/sederajat, serta pondok pesantren yang setara.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharuddin menjelaskan, pelaksanaan TKA untuk kelompok tersebut dibagi menjadi dua tahap berdasarkan jenis mata pelajaran yang diujikan.
Baca juga: Jadwal TKA 2026, Portal Resmi, dan Kisi-kisi Materi SD hingga SMA
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 bagi santri pondok pesantren dibagi menjadi dua tahap, yakni ujian mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan.
Kemendikdasmen juga menyiapkan jadwal susulan bagi peserta yang berhalangan mengikuti ujian sesuai jadwal utama.
Baca juga: Jadwal TKA SMA/SMK 2026 untuk 4 Hari, Lengkap Per Sesi dan Durasinya
Jadwal TKA gelombang khusus dan ujian susulan bagi peserta PKBM, SKB, dan pondok pesantren sebagai berikut:
Jadwal susulan diperuntukkan bagi peserta yang mengalami kendala teknis, sakit, atau kondisi pengecualian lainnya, termasuk terdampak bencana.
Khusus peserta terdampak bencana, pendaftaran ujian susulan dapat difasilitasi melalui koordinasi dengan dinas pendidikan atau kantor wilayah Kementerian Agama.
Selain gelombang khusus bagi peserta PKBM, SKB, dan pondok pesantren, Kemendikdasmen menetapkan dua gelombang pelaksanaan TKA bagi peserta pendidikan formal jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK.
Berikut jadwal pelaksanaan dan susulan TKA 2026:
Pelaksanaan TKA susulan diperuntukkan bagi peserta yang mengalami kendala teknis, sakit, atau kondisi pengecualian lainnya, termasuk bencana.
Pemerintah mengimbau satuan pendidikan memperhatikan kesiapan peserta dan kondisi lingkungan sebelum mengikuti ujian.
Kemendikdasmen memberikan kesempatan mengikuti TKA susulan bagi peserta yang tidak dapat mengikuti ujian sesuai jadwal utama karena kondisi tertentu, termasuk bencana.
Khusus peserta yang terdampak bencana, pendaftaran untuk mengikuti jadwal susulan dapat difasilitasi melalui koordinasi dengan dinas pendidikan atau kantor wilayah Kementerian Agama.
Kepala BKPDM Kemendikdasmen Toni Toharuddin menegaskan, keselamatan dan kesehatan peserta didik serta tim pelaksana menjadi prioritas dalam setiap tahapan TKA.
"Kami menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan murid, juga seluruh tim pelaksanaan, merupakan prioritas utama kami. Sekolah yang kondisinya belum aman tidak dipaksakan mengikuti jadwal utama," kata Toni secara daring dalam kegiatan Taklimat Media Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK di Jakarta Pusat pada Jumat sore.
Menurut Toni, penentuan jadwal pelaksanaan TKA harus mempertimbangkan kondisi setiap satuan pendidikan, termasuk aspek keselamatan, kesehatan, akses, dan kesiapan penyelenggaraan.
Ia menambahkan, penyesuaian jadwal merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan layanan asesmen berjalan adil dengan tetap memperhatikan kondisi peserta didik di setiap wilayah.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.