Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Contoh Doa Penutup Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026, Penuh Harapan untuk Indonesia

Kompas.com, 26 Oktober 2026, 14:23 WIB
Farid Assifa

Penulis

KOMPAS.com - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat persatuan, cinta tanah air, dan tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan bangsa.

Pada Rabu, 28 Oktober 2026, Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98. Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, sebagaimana tercantum dalam pedoman Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Tema tersebut menekankan pentingnya semangat kebangsaan, ketangguhan menghadapi tantangan, serta kepedulian terhadap sesama. 

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, mulai dari kebutuhan pemerataan pendidikan, kesempatan kerja bagi anak muda, perkembangan teknologi digital, hingga pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.

Salah satu bagian dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda adalah pembacaan doa. Doa menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar generasi muda Indonesia mampu melanjutkan cita-cita para pendahulu bangsa.

Baca juga: 40 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 Bernuansa Islami, Cocok Dibagikan di Medsos

Lantas, seperti apa contoh doa penutup upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 yang dapat dibacakan di sekolah, kampus, kantor pemerintahan, maupun organisasi kepemudaan?

Berikut 10 contoh doa yang dapat dijadikan referensi dan disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggara.

10 Contoh Doa Penutup Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026

1. Doa penutup upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 yang singkat

Bismillahirrahmanirrahim.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih, kami bersyukur atas kesempatan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2026.

Tanamkanlah dalam hati kami semangat persatuan, cinta tanah air, dan tekad untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Jadikanlah kami generasi muda yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, serta bermanfaat bagi sesama.

Bimbinglah langkah kami agar mampu mengisi kemerdekaan dengan ilmu, kerja keras, dan pengabdian.

Ya Allah, lindungilah bangsa Indonesia dan karuniakanlah kedamaian serta kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

2. Doa penutup upacara Sumpah Pemuda untuk persatuan bangsa

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mempersatukan.

Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, kami memohon kepada-Mu agar persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia senantiasa terjaga.

Jauhkanlah kami dari permusuhan, kebencian, fitnah, dan segala perkataan maupun tindakan yang dapat memecah belah persaudaraan. Bimbinglah kami agar mampu menghormati perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, dan pandangan.

Ya Allah, jadikanlah keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun negeri. Tumbuhkanlah semangat gotong royong, musyawarah, dan kepedulian di antara seluruh anak bangsa.

Jangan biarkan perbedaan menjauhkan kami, tetapi jadikanlah perbedaan sebagai jalan untuk saling mengenal, memahami, dan menguatkan.

Karuniakanlah kepada Indonesia kehidupan yang aman, damai, dan penuh persaudaraan.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

3. Doa penutup upacara Hari Sumpah Pemuda untuk generasi muda Indonesia

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Membimbing.

Kami memohon kepada-Mu, jadikanlah generasi muda Indonesia sebagai generasi yang cerdas, beriman, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Karuniakanlah kepada kami semangat untuk terus belajar, keberanian untuk mencoba, keteguhan dalam menghadapi kesulitan, serta kerendahan hati untuk menerima nasihat dan memperbaiki diri.

Jauhkanlah kami dari kemalasan, keputusasaan, pergaulan yang merusak, dan perilaku yang menjauhkan kami dari kebaikan.

Ya Allah, bimbinglah kami agar tidak hanya menjadi generasi yang pandai berbicara, tetapi juga mampu menunjukkan karya dan pengabdian nyata.

Jadikanlah ilmu, keterampilan, dan kreativitas kami sebagai jalan untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

4. Doa penutup upacara Sumpah Pemuda untuk pendidikan dan masa depan pemuda

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui.

Kami memohon agar Engkau membukakan jalan bagi seluruh anak bangsa untuk memperoleh pendidikan yang layak dan kesempatan mengembangkan potensi diri.

Berikanlah kemudahan kepada para pelajar, mahasiswa, dan pemuda yang sedang berjuang meraih cita-cita. Kuatkanlah mereka yang menghadapi keterbatasan ekonomi, kesulitan belajar, maupun berbagai tantangan dalam perjalanan hidupnya.

Ya Allah, berkahilah para guru, dosen, dan seluruh pendidik yang dengan sabar membimbing generasi penerus bangsa.

Tumbuhkanlah semangat belajar sepanjang hayat, kejujuran dalam menuntut ilmu, serta tekad untuk menggunakan pengetahuan bagi kemaslahatan masyarakat.

Jadikanlah pendidikan sebagai jalan untuk mengurangi ketimpangan, membuka kesempatan, dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

5. Doa penutup upacara Hari Sumpah Pemuda untuk menghadapi tantangan era digital

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana.

Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat, bimbinglah kami agar mampu menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi secara bertanggung jawab.

Karuniakanlah kepada generasi muda kecerdasan untuk membedakan kebenaran dan kebohongan, kebijaksanaan dalam menyampaikan pendapat, serta kedewasaan untuk menghormati orang lain di ruang digital.

Jauhkanlah kami dari kebiasaan menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, perundungan, dan segala tindakan yang merugikan sesama.

Ya Allah, jadikanlah teknologi sebagai sarana untuk belajar, berkarya, berinovasi, dan memperluas manfaat bagi masyarakat.

Bimbinglah kami agar kemajuan zaman tidak membuat kami kehilangan jati diri, melupakan nilai kemanusiaan, atau meninggalkan tanggung jawab terhadap bangsa.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

6. Doa penutup upacara Sumpah Pemuda untuk lapangan kerja dan kesejahteraan pemuda

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi Rezeki.

Engkau mengetahui harapan dan perjuangan generasi muda Indonesia dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Kami memohon agar Engkau membukakan pintu rezeki dan kesempatan bagi para pemuda untuk belajar, bekerja, berwirausaha, serta mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.

Kuatkanlah mereka yang sedang mencari pekerjaan, merintis usaha, dan berjuang membantu keluarga. Berikanlah ketabahan ketika menghadapi kegagalan serta kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.

Ya Allah, tumbuhkanlah semangat kemandirian, kejujuran, dan kerja keras dalam diri kami. Jauhkanlah kami dari jalan yang tidak benar demi memperoleh keberhasilan.

Bimbinglah para pemimpin dan pemangku kebijakan agar menghadirkan kesempatan yang adil bagi generasi muda untuk berkembang dan berkontribusi.

Semoga setiap anak bangsa memiliki kesempatan untuk hidup bermartabat dan turut membangun kesejahteraan Indonesia.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

7. Doa penutup upacara Hari Sumpah Pemuda untuk melawan korupsi dan ketidakadilan

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Adil.

Tanamkanlah dalam hati kami kejujuran, amanah, dan keberanian untuk menegakkan kebenaran.

Jauhkanlah bangsa kami dari korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, penipuan, dan segala bentuk ketidakadilan yang menyengsarakan rakyat.

Bimbinglah para pemimpin agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan kepentingan masyarakat, dan mengambil keputusan secara adil.

Ya Allah, jadikanlah generasi muda Indonesia sebagai generasi yang berintegritas, tidak mudah tergoda oleh keuntungan yang tidak halal, dan berani menolak perbuatan yang merugikan orang lain.

Berikanlah kami kekuatan untuk menjaga nilai-nilai kejujuran, baik dalam kehidupan pribadi, pendidikan, pekerjaan, maupun pengabdian kepada negara.

Semoga Indonesia menjadi negeri yang menjunjung keadilan, menghargai kebenaran, dan memberikan perlindungan kepada seluruh rakyatnya.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

8. Doa penutup upacara Sumpah Pemuda untuk kepedulian sosial dan lingkungan

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih.

Jadikanlah kami generasi yang memiliki hati penuh empati dan tidak menutup mata terhadap kesulitan sesama.

Tumbuhkanlah kepedulian kami kepada anak-anak yang membutuhkan pendidikan, keluarga yang mengalami kesulitan, masyarakat yang tertimpa bencana, serta saudara-saudara kami yang membutuhkan pertolongan.

Ajarkanlah kami untuk tidak hanya memikirkan keberhasilan diri sendiri, tetapi juga berusaha menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ya Allah, tumbuhkanlah kesadaran dalam diri kami untuk menjaga alam, mengurangi kerusakan lingkungan, menghemat sumber daya, dan merawat bumi sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

Jadikanlah semangat gotong royong dan kepedulian sosial sebagai kekuatan bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan.

Semoga kami mampu mewariskan Indonesia yang lebih bersih, sehat, damai, dan layak bagi generasi mendatang.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Baca juga: Teks Doa Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026, Lengkap dengan Doa Ashabul Kahfi

9. Doa penutup upacara Hari Sumpah Pemuda untuk para pemimpin dan kemajuan Indonesia

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kami memohon kepada-Mu agar Engkau membimbing para pemimpin bangsa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Karuniakanlah kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, keberanian dalam menegakkan kebenaran, serta ketulusan dalam mengutamakan kepentingan rakyat.

Satukanlah langkah pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, dan generasi muda untuk membangun Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

Ya Allah, jauhkanlah negeri kami dari perpecahan, konflik, bencana, dan segala marabahaya. Limpahkanlah kedamaian dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote.

Jadikanlah Indonesia bangsa yang kuat, berdaulat, bermartabat, serta mampu memberikan sumbangsih positif bagi perdamaian dunia.

Bimbinglah kami agar kemajuan yang diraih senantiasa disertai keadilan, kepedulian, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

10. Doa penutup upacara Sumpah Pemuda penuh harapan untuk masa depan Indonesia

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mendengar.

Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, kami mengenang perjuangan para pemuda yang telah menanamkan benih persatuan bagi bangsa Indonesia.

Jangan biarkan semangat mereka berhenti sebagai catatan sejarah atau seremonial tahunan. Jadikanlah semangat Sumpah Pemuda sebagai tekad yang hidup dalam tindakan kami sehari-hari.

Bimbinglah kami agar mampu menjaga persatuan, mencintai tanah air, menghargai perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Ya Allah, kuatkanlah generasi muda Indonesia agar gigih menghadapi tantangan, berani memperjuangkan kebenaran, dan senantiasa memiliki empati terhadap sesama.

Berikanlah masa depan yang penuh harapan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia. Jadikanlah kami generasi yang mampu melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan ilmu, integritas, kreativitas, dan pengabdian.

Ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, para guru kami, serta para pendahulu bangsa yang telah berjuang bagi kemerdekaan Indonesia.

Terimalah doa dan ikhtiar kami. Limpahkanlah rahmat dan keberkahan bagi negeri tercinta.

Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban nar.

Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Doa Resmi Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 dari Kemenpora

Untuk upacara resmi, panitia perlu mengutamakan naskah yang tercantum dalam pedoman pemerintah. Berdasarkan pemberitaan yang mengutip surat edaran Kemenpora tentang upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, susunan acara mencakup pembacaan doa sebelum laporan akhir pemimpin upacara.

Salah satu redaksi doa singkat yang dimuat dalam pemberitaan tersebut adalah:

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban nar.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Catatan: Naskah singkat di atas dikutip dari pemberitaan yang merujuk pedoman Kemenpora. Untuk memastikan kesesuaian kata demi kata, terutama jika digunakan dalam upacara kedinasan, panitia sebaiknya memeriksa dokumen surat edaran dan naskah doa resmi secara langsung.

Tips Membacakan Doa Penutup Upacara Hari Sumpah Pemuda

Gunakan bahasa yang khidmat dan mudah dipahami

Petugas doa sebaiknya menggunakan bahasa yang santun, jelas, dan tidak terlalu bertele-tele. Pilih kalimat yang dapat dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang.

Sesuaikan doa dengan tema Hari Sumpah Pemuda 2026

Tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” dapat menjadi inspirasi dalam menyusun doa tentang cinta tanah air, ketangguhan menghadapi tantangan, dan kepedulian sosial. 

Perhatikan durasi dan pelafalan

Untuk upacara resmi, doa sebaiknya dibacakan dengan tempo tenang dan durasi yang sesuai susunan acara. Jika menggunakan bacaan Arab, pastikan pelafalannya benar.

Bedakan naskah resmi dan doa alternatif

Sepuluh contoh di atas merupakan referensi yang disusun untuk berbagai kebutuhan. Jika panitia menggunakan pedoman resmi pemerintah, naskah yang diwajibkan dalam pedoman tersebut harus didahulukan.

Baca juga: Sumpah Pemuda, Benarkah Cinta Tanah Air Bagian dari Iman?

Penutup

Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan pengingat bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang bersedia belajar, bekerja, menjaga persatuan, dan peduli terhadap sesama.

Melalui doa penutup upacara Hari Sumpah Pemuda 2026, masyarakat dapat menyampaikan harapan agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang patriotik, gigih, dan berempati. Harapan itu akan semakin bermakna apabila diwujudkan melalui tindakan nyata untuk membangun Indonesia yang adil, damai, dan sejahtera.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar