Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Khutbah Jumat: Renungan Bencana Banjir di Sumatera dan Seruan Muhasabah

Kompas.com, 4 Desember 2025, 11:54 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Musim penghujan kembali membawa ujian bagi sebagian saudara kita di Sumatera. Banjir bandang, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur bukan hanya menyisakan duka, tetapi juga mengingatkan kita pada urgensi muhasabah, solidaritas, dan kepedulian sosial.

Berikut adalah naskah khutbah Jumat bertema "Renungan Bencana Banjir: Hikmah, Empati, dan Tanggung Jawab" yang dapat digunakan oleh para khatib. Teks ini disusun dengan rujukan ayat Al-Qur’an dan hadis sahih sebagai pengingat bagi umat.

Baca juga: Sholat Taubat: Cara Praktis, Doa, dan Manfaat untuk Memohon Ampunan Allah

Khutbah Pertama

الحمدُ لِلَّهِ رَبِّ العالَمِينَ، نَحمَدُهُ وَنَستَعينُهُ وَنَستَغفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِن شُرُورِ أَنفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعمالِنَا. مَن يَهدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَن يُضلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.

أَشهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحبِهِ أَجمَعِينَ.

أَمَّا بَعدُ، فَاتَّقُوا اللَّهَ عِبَادَ اللَّهِ، اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُسلِمُونَ.

Jemaah Shalat Jum'at yang dirahmati Allah Swt,

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Kita memohon pertolongan, ampunan, dan perlindungan dari segala musibah yang tampak maupun tersembunyi.

Saudara-saudara kaum Muslimin yang dimuliakan Allah,
Beberapa wilayah di Sumatera tengah dilanda bencana besar. Banjir, longsor, dan meluapnya sungai memaksa ribuan warga mengungsi. Di sinilah kita diingatkan untuk melihat bencana tidak hanya sebagai peristiwa alam, tetapi sebagai pesan Ilahi agar manusia kembali pada jalan-Nya.

Allah berfirman:

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut akibat ulah tangan manusia, agar Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, supaya mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. Ar-Rum: 41)

Ayat ini bukan menyalahkan korban, melainkan mengajak seluruh manusia bermuhasabah atas cara kita memperlakukan bumi: penggundulan hutan, alih fungsi lahan, serta kelalaian menjaga lingkungan.

Bencana juga menjadi bentuk ujian. Allah berfirman:

“Dan sungguh Kami akan menguji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 155)

Musibah bukan tanda murka Allah bagi korban, tetapi ujian bagi semua: yang terdampak diuji kesabaran, sementara yang selamat diuji empati serta kesediaan membantu.

Rasulullah SAW bersabda:

“Perumpamaan kaum mukmin dalam hal saling mencintai, saling mengasihi, dan saling menyayangi adalah seperti satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit, seluruh tubuh merasakan panas dan tidak bisa tidur.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, penderitaan warga Sumatera adalah penderitaan kita bersama. Umat Islam tidak boleh menjadi penonton, tetapi harus berdiri bersama mereka.

Kita diajak bukan hanya berdoa, tetapi juga bergerak membantu. Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ath-Thabrani, dinyatakan hasan oleh Al-Albani)

فَاتَّقُوا اللَّهَ عِبَادَ اللَّهِ، وَاعمَلُوا عَلَى تَربِيَةِ الأَجيَالِ تَربِيَةً تُنَمِّي فِيهِمُ الوَعيَ وَالقِيَمَ وَالقِيادَةَ وَالأَخلَاقِ، لِتَكُونَ الأُمَّةُ قَوِيَّةً بِوَعيِهَا وَرِجَالِهَا وَنِسَائِهَا.

أَقُولُ قَولِي هَذَا، وَأَستَغفِرُ اللَّهَ العَظِيمَ لِي وَلَكُم، فَاستَغفِرُوهُ، إِنَّهُ هُوَ الغَفُورُ الرَّحِيمُ.

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى إِحْسَانِهِ، وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيقِهِ وَامْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ تَعْظِيمًا لِشَأْنِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، الدَّاعِي إِلَى رِضْوَانِهِ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

Hadirin sidang Jum'at yang dimuliakan Allah Swt,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah. Bencana ini menjadi pengingat tentang lemahnya manusia dan besarnya kasih sayang Allah yang menginginkan kita kembali pada jalan yang lurus.

Ada tiga renungan penting dari musibah ini:

1. Muhasabah Personal dan Kolektif

Setiap bencana adalah seruan untuk kembali kepada Allah, memperbaiki moral, kejujuran, serta amanah dalam mengelola lingkungan dan kekuasaan.
Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah suatu kaum mengkhianati amanah kecuali Allah menimpakan ketakutan kepada mereka.” (HR. Ibnu Majah, hasan)

2. Kewajiban Tolong-Menolong

Allah memerintahkan:

“Tolong-menolonglah dalam kebajikan dan ketakwaan.” (QS. Al-Ma’idah: 2)

Ini termasuk berdonasi, membantu logistik, menyebarkan informasi aman, dan tidak menyebarkan hoaks.

3. Menjaga Lingkungan Adalah Ibadah

Nabi SAW bersabda:

“Dunia ini hijau dan indah, dan Allah menjadikan kalian sebagai khalifah di dalamnya. Allah akan melihat bagaimana kalian mengelolanya.” (HR. Muslim)

Kerusakan lingkungan bukan hanya kesalahan teknis, tetapi kegagalan moral. Setiap pohon yang ditebang sembarangan, setiap sungai yang dicemari, adalah pengkhianatan terhadap amanah Allah.

Untuk itu, marilah kita berdoa bagi korban bencana alam di Sumatera dan sekitarnya:

Ya Allah, jadikan musibah di Sumatera sebagai pelajaran, bukan hukuman bagi kami.

Ya Allah, lindungi saudara-saudara kami yang tertimpa bencana.

Lapangkan rezeki mereka, kuatkan hati mereka, dan kembalikan rumah serta kehidupan mereka dengan keadaan lebih baik.

Baca juga: Di Madinah, Menag Nasaruddin Umar Ajak Ulama Dunia Doakan Korban Bencana Sumatera

Ya Allah, anugerahkan kepada kami kemampuan untuk membantu dan menolong mereka.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أُمَّتَنَا، وَوَفِّقْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، وَبَارِكْ فِي عُلَمَائِنَا وَدُعَاتِنَا، وَاجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ بَلَدًا آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ، وَوَفِّقْنَا لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَعْمَالِنَا وَأَعْمَارِنَا وَأَهْلِينَا وَذُرِّيَّاتِنَا.

(عِبَادَ اللَّهِ)
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar