Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kunjungan Keluarga Napi Turun Saat Lebaran 2026, Wisata SAE LANUKA di Nunukan Justru Melejit

Kompas.com, 27 Maret 2026, 07:48 WIB
Ahmad Dzulviqor,
Farid Assifa

Tim Redaksi

NUNUKAN, KOMPAS.com – Kunjungan keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Nunukan, Kalimantan Utara, mengalami penurunan signifikan pada momen Lebaran 2026.

Dari total 2.157 kunjungan keluarga napi pada 2025, jumlah tersebut turun menjadi 1.909 pengunjung pada Lebaran tahun ini. Data tersebut merupakan akumulasi kunjungan selama empat hari perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kalapas Nunukan, Puang Dirham, menegaskan bahwa penurunan tersebut tidak bisa diartikan sebagai berkurangnya kepedulian keluarga terhadap warga binaan.

“Penurunan kunjungan ini jangan diartikan sebuah cerminan dari harapan keluarga WBP yang tak peduli. Saya yakin mereka menyimpan kerinduan dan memiliki harapan besar untuk perubahan perilaku para warga binaan,” ujar Puang Dirham melalui pesan tertulis, Kamis (26/3/2026).

Baca juga: Libur Lebaran Jadi Panggung Budaya, Ratusan Warga Sumenep Adu Kreativitas Anyam Ketupat di Pantai Lombang

Pihak lapas, lanjutnya, tetap melakukan pengaturan agar kunjungan Lebaran tetap berjalan aman, nyaman, dan bermakna.

“Saya juga sudah menginstruksikan seluruh petugas untuk tetap mengedepankan pelayanan yang humanis, namun tidak sedikitpun mengendurkan kewaspadaan keamanan,” imbuhnya.

Puang juga menekankan pentingnya momen kebersamaan bagi para warga binaan dengan keluarganya, terutama di hari raya.

“Yang kita inginkan, ketika momen kunjungan terjadi, khususnya di momen Idul Fitri yang biasanya saling maaf maafan, kita berusaha bagaimana caranya kerinduan mereka tersampaikan. Intinya meski mereka berada dalam jeruji besi, ada saatnya mereka juga memiliki quality time dengan keluarganya,” kata Puang.

Wisata SAE LANUKA Justru Meningkat

Di sisi lain, jumlah kunjungan ke destinasi wisata milik Lapas Nunukan, SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi) LANUKA, justru mengalami peningkatan.

Pada Lebaran 2025, tercatat sekitar 4.186 pengunjung, sementara pada Lebaran 2026 meningkat menjadi 4.584 orang.

“Lebaran kali ini jumlah pengunjung sekitar 4.584 orang, ada peningkatan lumayan banyak,” kata Puang Dirham.

SAE LANUKA merupakan destinasi wisata perbukitan yang dikelola langsung oleh para WBP. Tempat ini menawarkan pengalaman edukatif dengan berbagai ornamen etnis serta aktivitas seperti pertanian, peternakan, dan perkebunan.

Dengan tiket terjangkau, pengunjung dapat menikmati suasana hijau, melihat langsung aktivitas warga binaan, hingga bersantai bersama keluarga. Anak-anak juga dapat bermain di kolam buatan dan berfoto di spot-spot ikonik, termasuk patung hewan dan miniatur penjara.

Di puncak kawasan, pengunjung disuguhi ikon budaya berupa Tugu Mandau dan Talawang (tameng khas Dayak), yang sarat makna filosofis tentang konsekuensi perbuatan dan pentingnya menjaga diri dari tindakan negatif.

Baca juga: Jadwal Hari Besar Islam 2026 Usai Lebaran dan Cuti Bersama

Selain itu, tersedia pula berbagai oleh-oleh hasil karya warga binaan, mulai dari kaos sablon, kuliner, kaligrafi, hingga batik khas Nunukan, Lulantatibu.

“Penghasilan dari penjualan tiket kita bayarkan untuk pajak negara, sebagian untuk operasional demi perawatan dan kenyamanan SAE LANUKA,” kata dia.

“Kita juga sediakan oleh oleh khas SAE LANUKA, yang semua buatan WBP. Ada kaos sablon, beragam kuliner, kaligrafi hingga batik khas Nunukan, Lulantatibu, yang menjadi salah satu simbol persatuan etnies di perbatasan RI – Malaysia,” kata Puang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Fenomena Sosial 'Marriage is Scary': Bagaimana Pandangan Islam?
Fenomena Sosial "Marriage is Scary": Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar