Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Keberangkatan Haji Asal Jambi Dipastikan Dimulai 5 Mei 2026, Bantah Kabar Pembatalan

Kompas.com, 9 April 2026, 20:24 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Penyelenggaraan ibadah haji 2026 dipastikan tetap berjalan meski kondisi geopolitik di Timur Tengah masih menjadi perhatian.

Pemerintah Indonesia memastikan keberangkatan jemaah tidak dibatalkan karena belum ada keputusan resmi dari Arab Saudi.

Secara nasional, jadwal haji dimulai pada 21 April 2026 sesuai regulasi yang telah ditetapkan.

Baca juga: Kartu Nusuk Jemaah Haji 2026 Siap Dibagikan di Embarkasi Sebelum Berangkat

Di tingkat daerah, jemaah asal Provinsi Jambi dijadwalkan mulai berangkat pada 5 Mei 2026 dengan total 3.306 orang termasuk pendamping.

Kebijakan ini mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 7 Tahun 2025 yang mengatur rencana strategis penyelenggaraan haji.

Pemerintah menegaskan seluruh tahapan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Baca juga: Pemerintah Bentuk Satgas Haji Ilegal, Targetkan Penipuan dan Visa Ilegal

Jadwal Keberangkatan Haji Jambi 2026

Keberangkatan jemaah haji asal Jambi terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter) dengan rincian sebagai berikut:

  • 5 Mei 2026 (BTH 13): 437 jemaah asal Kota Jambi, 4 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 4 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)
  • 11 Mei 2026 (BTH 19): 157 jemaah asal Kerinci dan 282 jemaah asal Merangin, bersama 2 PHD dan 4 PPIH
  • 13 Mei 2026 (BTH 20): 288 jemaah Kota Jambi, 150 jemaah Muaro Jambi, 1 jemaah asal Tebo, serta 2 PHD dan 4 PPIH
  • 15 Mei 2026 (BTH 21): 272 jemaah Tanjung Jabung Barat dan 167 jemaah Tanjung Jabung Timur, bersama 6 petugas
  • 16 Mei 2026 (BTH 22): 249 jemaah Kerinci, 105 jemaah Kota Jambi, 85 jemaah Tebo, serta 6 petugas
  • 17 Mei 2026 (BTH 23): 128 jemaah Sungai Penuh, 210 jemaah Batanghari, 101 jemaah Merangin, 1 jemaah Kerinci, serta 5 petugas
  • 19 Mei 2026 (BTH 24): 105 jemaah Tanjung Jabung Barat, 7 Kerinci, 1 Batanghari, 6 Kota Jambi, 2 Merangin, 115 Tebo, 200 Sarolangun, serta 7 petugas
  • 20 Mei 2026 (BTH 25): 190 jemaah asal Bungo beserta pendamping

Ibadah Haji 2026 Tetap Berjalan di Tengah Ketegangan Geopolitik

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyampaikan bahwa situasi geopolitik global tidak dapat diprediksi, namun terdapat indikasi kondisi yang kondusif.

“Malah sekarang kita mendapatkan gambaran sudah ada kesepahaman yaitu untuk jeda berperang,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan jemaah menjadi prioritas utama sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Di pasal mana pun di undang-undang haji, di undang-undang kewarganegaraan, itu pasal perlindungan itu penting,” tuturnya.

Marwan memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada keputusan pembatalan ibadah haji dari pihak Arab Saudi, sehingga Indonesia tetap memberangkatkan jemaah.

“Kita tidak membatalkan haji, karena pihak Saudi juga tidak menyatakan pembatalan, kita berangkat,” jelasnya.

Ia juga menyebut bahwa berbagai simulasi telah dilakukan untuk memastikan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan.

Pemerintah Fokus pada Persiapan dan Layanan

Kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI ke Jambi dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal menjelang keberangkatan.

“Ya, persiapan haji kita karena tinggal secara formal pemberangkatan tinggal 12–11 hari lagi. Mungkin Jambi tidak berada di dalam jadwal awal pemberangkatan,” tegasnya.

“Tapi, tetap saja kita akan meyakinkan semua pihak bahwa penyelenggaraan ibadah haji tetap berjalan normal sekalipun geopolitik sering dipertanyakan,” sambungnya.

Marwan juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan bagi jemaah dibandingkan tahun sebelumnya.

“Yang kedua, layanan terhadap jemaah kita ini harus lebih baik dibanding yang dahulu. Karena sekarang ini menterinya sudah secara khusus, Menteri Haji dan Umrah,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul "Jadwal Keberangkatan Haji Asal Jambi 2026, Berangkat Pertama pada 5 Mei" dan "Komisi VIII DPR RI Pastikan Ibadah Haji 2026 Tak Dibatalkan, Kapan Haji Jambi Berangkat?". 

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar