Editor
KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan Arab Saudi meluncurkan Hajj 1447 AH Health Awareness Guide atau Panduan Kesadaran Kesehatan Haji 1447 H dalam delapan bahasa dengan slogan “Hajj in Health” guna meningkatkan kesadaran preventif dan menjaga kesehatan jamaah haji dari seluruh dunia.
Panduan tersebut dirancang mendampingi jamaah sepanjang perjalanan ibadah haji, mulai dari persiapan sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Dalam panduan itu, Kementerian Kesehatan Arab Saudi memberikan edukasi terkait perlindungan dari kelelahan akibat cuaca panas (heat exhaustion) dan sengatan panas (heatstroke), pencegahan infeksi saluran pernapasan di tengah kepadatan jamaah, hingga langkah menjaga keamanan makanan untuk menghindari penyakit bawaan makanan.
Baca juga: WNI di Makkah Kembali Ditangkap karena Jual Jasa Haji Ilegal di Medsos
Selain itu, panduan tersebut juga memuat instruksi pertolongan pertama dan langkah respons cepat dalam kondisi darurat sebelum jamaah mendapatkan layanan medis.
Pemerintah Saudi juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok prioritas atau jamaah berisiko tinggi agar kondisi kesehatan mereka tetap stabil selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Panduan kesehatan haji itu tersedia dalam delapan bahasa, yakni Arab, Inggris, Perancis, Urdu, Persia, Indonesia, Turki, dan Melayu.
Langkah ini dilakukan agar pesan kesehatan dapat menjangkau jamaah dari berbagai negara dan latar belakang bahasa.
Peluncuran panduan tersebut merupakan bagian dari Program Transformasi Sektor Kesehatan yang menjadi salah satu pilar utama dalam visi besar Saudi Vision 2030.
Baca juga: Cara Unik Jemaah Indonesia Tandai Kelompoknya, Pakai Bros Mawar hingga Blangkon
Kementerian Kesehatan Arab Saudi menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan konten edukasi kesehatan guna membantu jamaah menjalankan ibadah dengan aman, sehat, dan nyaman.
Panduan tersebut bisa di-download di: https://static.moh.gov.sa/assets/pdf/Hajj-Book-Arabic.pdf.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.