Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Lombok, Bertahap dari 2-21 Juni 2026

Kompas.com, 2 Juni 2026, 20:54 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Pemulangan jemaah haji Debarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai berlangsung pada 2 Juni 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 21 Juni 2026.

Sebanyak 15 kelompok terbang (kloter) akan tiba secara bertahap dari Tanah Suci melalui Bandara Internasional Lombok.

PT Angkasa Pura memastikan seluruh fasilitas bandara dan personel operasional telah disiapkan untuk mendukung kelancaran proses kedatangan jemaah haji.

Baca juga: Kisah Haru Penjual Sepatu yang Dapat Gelar Haji Mabrur Tanpa ke Makkah

Kesiapan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar proses pemulangan berlangsung aman, tertib, nyaman, dan lancar hingga jemaah kembali ke daerah asal masing-masing.

Bandara Lombok Siagakan Fasilitas dan Personel

General Manager Bandara Lombok, Aidhil Philip Julian, mengatakan seluruh pemangku kepentingan telah melakukan koordinasi untuk memastikan pelayanan kepada jemaah haji berjalan optimal.

Baca juga: Bagaimana Nasib Barang Bawaan yang Disita dari Koper Jemaah Haji? Ini Penjelasan Garuda

“Seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) telah berkoordinasi secara optimal untuk memastikan pelayanan kepada para jamaah haji yang kembali ke tanah air berlangsung lancar, mulai dari proses pendaratan, penanganan bagasi, hingga keberangkatan menuju asrama haji untuk kemudian kembali ke daerah asal masing-masing,” ujar Aidhil Philip Julian di Lombok Tengah, Selasa.

Ia mengatakan selama masa debarkasi pihak bandara berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui kesiapan fasilitas, personel, dan koordinasi lintas instansi.

"Secara aman, tertib, dan nyaman," katanya.

Menurut Aidhil, proses kepulangan jemaah haji Debarkasi Lombok telah berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.

"Kami bersyukur proses kedatangan kelompok terbang (kloter) pertama Debarkasi Lombok asal Lombok Timur ini dapat berjalan dengan baik," kata dia.

Kloter Pertama Tiba Lebih Awal

Kedatangan perdana jemaah haji Debarkasi Lombok berlangsung pada Selasa (2/6/2026).

Kloter pertama yang berasal dari Lombok Timur tiba dari Jeddah, Arab Saudi, menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA5401.

"Kedatangan jamaah haji kelompok terbang pertama Debarkasi Lombok yang tiba dari Jeddah, Arab Saudi, pada Selasa (2/6), pukul 00.02 WITA menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA5401," katanya.

Sementara berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, kloter pertama dijadwalkan tiba pada pukul 00.15 WITA.

Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Lombok 2026

Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Lombok berlangsung mulai 2 hingga 21 Juni 2026 dan terbagi dalam 15 kloter.

Berikut jadwal kedatangan jemaah haji dari Arab Saudi:

Kloter 1 sampai Kloter 5

Kloter 1: Selasa, 2 Juni 2026 pukul 00.15 WITA
Kloter 2: Rabu, 3 Juni 2026 pukul 04.15 WITA
Kloter 3: Kamis, 4 Juni 2026 pukul 12.15 WITA
Kloter 4: Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 00.15 WITA
Kloter 5: Minggu, 7 Juni 2026 pukul 10.50 WITA

Kloter 6 sampai Kloter 10

Kloter 6: Senin, 8 Juni 2026 pukul 19.45 WITA
Kloter 7: Rabu, 10 Juni 2026 pukul 03.10 WITA
Kloter 8: Kamis, 11 Juni 2026 pukul 10.10 WITA
Kloter 9: Jumat, 12 Juni 2026 pukul 18.15 WITA
Kloter 10: Minggu, 14 Juni 2026 pukul 02.15 WITA

Kloter 11 sampai Kloter 15

Kloter 11: Senin, 15 Juni 2026 pukul 10.10 WITA
Kloter 12: Selasa, 16 Juni 2026 pukul 23.20 WITA
Kloter 13: Kamis, 18 Juni 2026 pukul 08.50 WITA
Kloter 14: Jumat, 19 Juni 2026 pukul 17.45 WITA
Kloter 15: Minggu, 21 Juni 2026 pukul 08.05 WITA

Seluruh jadwal tersebut menjadi acuan proses pemulangan jemaah haji asal NTB yang kembali ke Indonesia setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar